Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Run For Protest, Para Pelari Solo Mengubah Langkah Menjadi Suara Keadilan

Run For Protest, Para Pelari Solo Mengubah Langkah Menjadi Suara Keadilan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 52 menit yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Olahraga lari tak selalu tentang mengejar personal best, memecahkan rekor, atau sekadar menjaga kebugaran. Di Solo, Minggu pagi, semangat berlari menjelma menjadi ruang untuk menyuarakan keresahan dan tuntutan terhadap kebijakan negara melalui aksi bertajuk RUN FOR PROTEST: PACE FOR JUSTICE.

Mengambil momentum Car Free Day (CFD), sejumlah pelari berkumpul di kawasan Margi Keprabon sejak pukul 06.00 WIB pada 1 November 2026. Dengan rute sepanjang Jalan Slamet Riyadi, mereka mengikuti fun run yang dikemas sebagai aksi protes damai.

Berbeda dari kegiatan lari pada umumnya, para peserta membawa berbagai media aspirasi, mulai dari poster, karton, banner kecil, hingga pesan-pesan tuntutan yang tertulis di kaus. Setiap langkah menjadi simbol bahwa ruang publik, termasuk lintasan lari, dapat menjadi tempat menyampaikan suara masyarakat.

Jimmy, inisiator gerakan ini, mengungkapkan bahwa RUN FOR PROTEST bermula dari spontanitas di media sosial. Sebuah cuitan sederhana yang ia unggah melalui Threads justru mendapatkan respons positif dari banyak pengguna media sosial, khususnya komunitas pelari.

“Saya dipercaya teman-teman di media sosial untuk bisa menginisiasi gerakan kita, para pelari fomo ini, bahwa sesungguhnya kita juga bisa bersuara. Dikarenakan kita sudah terlalu lelah dengan kebijakan-kebijakan negara yang terlalu why,” ujar Jimmy.

Menurutnya, gerakan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap persoalan bangsa tidak harus disampaikan melalui demonstrasi konvensional. Anak muda, termasuk komunitas pelari, juga memiliki ruang dan cara tersendiri untuk menyampaikan aspirasi.

Jimmy menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah aksi untuk menciptakan keributan. Sejak awal, ia mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban, menghormati pengguna CFD lainnya, dan memastikan kegiatan berlangsung secara damai.

“Ini adalah fun run yang disertai protes. Kita berlari bersama, tertib, dan tetap menghormati masyarakat lain yang sedang menikmati CFD,” demikian pesan Jimmy.

Dari Kalimantan Timur, Ikut Berlari Membawa Aspirasi

Semangat gerakan ini juga menarik perhatian peserta dari luar Solo. Salah satunya Alisah, mahasiswa asal Kalimantan Timur yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Solo.

Keikutsertaannya menunjukkan bahwa keresahan terhadap persoalan bangsa tidak mengenal batas daerah. Baginya, gerakan seperti ini menjadi ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kepedulian dan mengambil bagian dalam menyuarakan aspirasi.

“Meskipun saya berasal dari Kalimantan Timur dan sekarang sedang kuliah di Solo, keresahan terhadap kondisi bangsa ini adalah keresahan kita bersama. Lewat aksi ini, saya ingin menunjukkan bahwa menyuarakan aspirasi bisa dilakukan dengan cara yang kreatif, damai, dan menyenangkan. Kami mungkin berlari, tetapi bukan berarti kami sedang lari dari masalah. Justru kami ingin ikut menyuarakan perubahan,” ungkap Alisah.

Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang memperlihatkan bahwa gerakan ini tidak sekadar mempertemukan orang-orang dengan hobi yang sama. Lebih dari itu, terdapat kesadaran bersama bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan mengawal kebijakan publik.

Bukan Sekadar Pace, tetapi Suara yang Tidak Ingin Diam

RUN FOR PROTEST: PACE FOR JUSTICE membawa pesan bahwa olahraga dan kepedulian sosial bukanlah dua hal yang harus dipisahkan. Di tengah tren lari yang semakin populer di kalangan anak muda, gerakan ini mencoba menghadirkan makna baru. Berlari bukan hanya untuk kesehatan diri, tetapi juga sebagai ekspresi kepedulian terhadap masa depan bersama.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa menyuarakan aspirasi dapat dilakukan dengan beragam cara, selama tetap mengedepankan kedamaian, ketertiban, dan penghormatan terhadap hak orang lain.

Sebab, pada akhirnya, setiap langkah memiliki makna. Dan kali ini, langkah para pelari bukan semata-mata mengejar garis finis, melainkan menyampaikan pesan bahwa keadilan tetap layak diperjuangkan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Dadang Kahmad,

    Prof. Dadang Kahmad,

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Tenggarong – Revitalisasi kader dan dakwah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara 2025, yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, pada 11–12 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Organisasi, Kader, dan Peran Dakwah di Kutai Kartanegara”, forum tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. H. Dadang Kahmad, M.Si. Dalam […]

  • Mahasiswa KKN UMSurabaya Kelompok 3 Edukasi PHBS dan Kesehatan Gigi bagi Siswa SDN 2 Kedungsoko

    Mahasiswa KKN UMSurabaya Kelompok 3 Edukasi PHBS dan Kesehatan Gigi bagi Siswa SDN 2 Kedungsoko

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Nganjuk — Membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan diri tidak bisa dilakukan secara instan; ia harus ditanamkan sebagai fondasi sejak usia dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya Kelompok 3 menggelar program edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kesehatan gigi dan mulut bagi siswa kelas 1 dan […]

  • Rangkaian Rapmafest #12 Resmi Dimulai, Akan Hadirkan Kompetisi dan Gigs Musik

    Rangkaian Rapmafest #12 Resmi Dimulai, Akan Hadirkan Kompetisi dan Gigs Musik

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-28 dengan mengusung Rapmafest #12. Acara ini menjadi ajang kreativitas dan hiburan serta kolaborasi yang menjadi wadah untuk mengekspresikan bakat sekaligus kemampuan. Rapmafest #12 mengangkat tema “Tune The Vibes” menggambarkan keselarasan frekuensi, menghubungkan rasa dan semangat, dengan menghadirkan energi baru yang […]

  • Mahasiswa PLP UMS Terlibat dalam Program Morning Habit untuk Menguatkan Karakter Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta

    Mahasiswa PLP UMS Terlibat dalam Program Morning Habit untuk Menguatkan Karakter Siswa di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Matematika turut terlibat dalam pelaksanaan Program Morning Habit di SMA Muhammadiyah 1 Surakarta. Program pembiasaan pagi tersebut menjadi bagian dari budaya sekolah yang bertujuan membangun karakter religius, disiplin, dan kemandirian peserta […]

  • Perkuat Budaya Literasi Siswa, Mahasiswa PLP UMS Kolaborasi Gelar Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SMK Batik 2 Surakarta

    Perkuat Budaya Literasi Siswa, Mahasiswa PLP UMS Kolaborasi Gelar Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SMK Batik 2 Surakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 193
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dalam upaya menumbuhkan minat membaca dan memperkuat karakter peserta didik, siswa Program Pengenalan Lingkungan Sekolah 2 (PLP 2) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan SMK Batik 2 Surakarta mengadakan kegiatan literasi bertema “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung semarak ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Acara […]

  • Atraksi Tapak Suci Santri Turut Meriahkan Tabligh Akbar dan Pengukuhan PCM-PCA Bumiayu di Pesantren MBS Bumiayu

    Atraksi Tapak Suci Santri Turut Meriahkan Tabligh Akbar dan Pengukuhan PCM-PCA Bumiayu di Pesantren MBS Bumiayu

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 267
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Atraksi jurus-jurus tapak suci yang dimainkan oleh 9 santri MBS Bumiayu turut memeriahkan pembukaan Tabligh Akbar dalam rangka Pengukuhan PCM-PCA Bumiayu di halaman Pesantren Modern MBS Bumiayu, Sabtu (2/9/2023). Wadir Tarbiyah MBS Bumiayu, Bambang Wahyu Supriyanto, M.Pd mengatakan Tapak Suci merupakan ekstrakurikuler wajib yang diikuti oleh seluruh santri. “Alhamdulillah walau pun latihan […]

expand_less