Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Superflu Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Epidemiolog UMS

Superflu Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Epidemiolog UMS

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena “Super Flu” sedang ramai menjadi perhatian publik sebenarnya merujuk pada varian virus influenza tipe A subvarian H3N2 dengan subclade K. Subclade K merupakan varian baru yang pertama kali teridentifikasi oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025.

Pakar Epidemiologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan bahwa fenomena “super flu” tidak perlu disikapi secara berlebihan. Meski memiliki gejala yang lebih berat dibanding flu musiman, penyakit ini dinilai tidak sebahaya Covid-19 dan dapat dikendalikan dengan langkah pencegahan yang tepat.

Epidemiolog UMS, Prof. Dr. Yuli Kusumawati, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan, kasus super flu yang terkonfirmasi di Indonesia saat ini berjumlah 62 orang dan tersebar di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan, dengan kelompok paling rentan seperti wanita, anak-anak, dan lansia.

“Super flu ini pada dasarnya adalah flu biasa, disebabkan oleh virus influenza tipe A H3N2, yang merupakan hasil mutasi dari virus sebelumnya. Sifatnya lebih agresif, lebih mudah menular, dan gejalanya lebih berat,” ujar Yuli (5/1). Ia menyebutkan gejala yang muncul antara lain demam tinggi hingga 39-41 derajat Celsius, batuk, pilek berat, nyeri otot, dan rasa lemas.

Epidemiolog, Prof. Dr. Yuli Kusumawati, SKM., M.Kes saat diwawancarai mengenai fenomea Super Flu

Meski demikian, Yuli menekankan bahwa angka kasus yang tercatat kemungkinan belum menggambarkan kondisi sebenarnya. Dalam perspektif surveilans epidemiologi, fenomena ini dapat dianalogikan sebagai fenomena “gunung es”, karena banyak kasus kemungkinan masih terdiagnosis sebagai flu biasa tanpa pemeriksaan genom virus.

Menurutnya, faktor iklim turut berperan dalam meningkatnya resiko mutasi dan penularan virus. Indonesia sebagai negara tropis dengan musim hujan dan kondisi iklim ekstrem dinilai memberi ruang bagi virus untuk terus bermutasi.

“Banyak kasus kemungkinan masih tercatat sebagai flu biasa karena belum dilakukan pemeriksaan genom virus. Virus adalah makhluk hidup yang beradaptasi dengan lingkungan. Perubahan iklim dan cuaca ekstrem memudahkan virus bertahan dan menyebar ke manusia,” jelasnya.

Dari sisi tingkat bahaya, Yuli memastikan super flu tidak memiliki tingkat fatalitas seperti Covid-19. “Jika terjadi kematian, umumnya bukan disebabkan langsung oleh virus flu, tetapi karena adanya penyakit penyerta atau komorbid pada pasien,” ujarnya. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa panik.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan berbasis promotif dan preventif, serta mendorong masyarakat untuk memperkuat pencegahan berbasis perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga imunitas dengan gizi seimbang, istirahat cukup, serta menggunakan masker saat bergejala atau berada di kerumunan. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi risiko yang akurat agar tidak memicu ketakutan berlebihan.

“Yang dibutuhkan adalah kewaspadaan, bukan kepanikan. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, jaga imunitas dengan gizi seimbang, istirahat cukup, serta gunakan masker bila bergejala atau berada di kerumunan,” tuturnya.

Selain itu, ia menyebut vaksin influenza yang ada masih relevan sebagai pencegahan sekunder super flu ini. Meskipun vaksin yang tersedia saat ini dikembangkan dari strain influenza sebelumnya dan tidak bersifat wajib, efektivitasnya dinilai tetap memadai dalam menurunkan risiko infeksi dan derajat keparahan super flu, khususnya pada kelompok rentan.

Menutup penjelasannya, Yuli menilai pengalaman Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19 menjadi modal penting dalam kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular aga tidak menjadi wabah (Kejadian luara biasa) ke depan.

“Kesadaran masyarakat untuk memakai masker, membatasi kontak, dan melakukan isolasi saat sakit sudah jauh lebih baik. Ini menjadi kekuatan kita dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa mendatang,” pungkasnya. (Alvian/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banggakan Sekolah, Siswa MA Muhammadiyah Seri Kembang Sabet Juara di Kejuaraan O2SN

    Banggakan Sekolah, Siswa MA Muhammadiyah Seri Kembang Sabet Juara di Kejuaraan O2SN

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, OGAN ILIR – Riski Ramadan, siswa kelas X MA Muhammadiyah Seri Kembang, sukses menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil mendapatkan juara satu dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang bulu tangkis yang bertempat di Balai Desa Salatiga, Indralaya tingkat SMA/Sederajat se-Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (21/5). perjalanan riski dalam pertandingan ini diraih setelah melakukan pertandingan […]

  • Kajian Tafsir Online UMS: Kupas Pesan Ketuhanan dalam Surah Al-Mursalat

    Kajian Tafsir Online UMS: Kupas Pesan Ketuhanan dalam Surah Al-Mursalat

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kajian tafsir online Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali digelar dengan pembahasan Surah Al-Mursalat ayat 1–28 yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Dr. Ainur Rha’in, S.Th.I, M.Th. Kajian ini mengupas makna sumpah Allah, peran malaikat, hingga janji pasti tentang datangnya hari kiamat. Dalam pemaparannya, Ainur menjelaskan bahwa pada ayat 1–5, Allah […]

  • COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    COUPLE GOALS: PASANGAN SUAMI-ISTERI NAHKODAI PDPM-PDNA BANYUMAS PERIODE 2023-2026

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 288
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyumas – Pasangan suami isteri, Subhan Purno Aji dan Dyah Pipit Ariyani sah ditetapkan untuk memimpin PDPM-PDNA Banyumas periode 2023-2026 dalam Musyda di SD Muhammadiyah Rawalo pada Ahad (26/11). Keputusan tersebut menunjukkan komitmen dan keseriusan dari pasangan Aji dan Pipit dalam mengabdikan diri untuk memajukan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Kabupaten Banyumas. Terpilihnya pasangan […]

  • UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Peluang Karier Tenaga Kesehatan ke Jerman

    UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Peluang Karier Tenaga Kesehatan ke Jerman

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Unaise Albunayya
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Peluang karier internasional bagi lulusan tenaga kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di berbagai negara. Merespons peluang tersebut, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka akses mobilitas tenaga kesehatan lulusan UMS ke Jerman. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan secara daring melalui […]

  • PC IMM AR FAKHRUDDIN Kota Yogyakarta Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Membumikan Nilai Transformatif

    PC IMM AR FAKHRUDDIN Kota Yogyakarta Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Membumikan Nilai Transformatif

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    KABAR MUH. ID Yogyakarta – 27 Februari 2026 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) AR Fakhruddin Kota Yogyakarta resmi dilantik dalam sebuah seremoni khidmat yang diselenggarakan dengan mengusung tema “Membumikan Nilai Transformatif: Menuju Gerakan Kota yang Autentik.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan arah gerakan IMM di tingkat kota agar semakin relevan, progresif, […]

  • Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    Cegah Hipertensi pada Lansia, Mahasiswa UMS Kembangkan Teh Kaya Antioksidan dari Rosella dan Apel

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menghadirkan inovasi teh herbal berbahan dasar bunga rosella dan apel yang kaya antioksidan. Produk ini dikembangkan sebagai upaya pencegahan hipertensi pada lansia melalui program Penelitian dan Pengabdian ke pada Masyarakat Ormawa (PPO) tahun 2025. Kelima mahasiswa tersebut yakni Dirhayuni Anggun Sisrah, […]

expand_less