Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Anwar Abbas: Bagaimana Yiwu Bisa Menjadi Kekuatan Ekonomi Dunia?

Anwar Abbas: Bagaimana Yiwu Bisa Menjadi Kekuatan Ekonomi Dunia?

  • account_circle Anwar Abbas
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YIWU – Perjalanan Yiwu, sebuah kota di Provinsi Zhejiang, China, dari pasar tradisional menjadi salah satu pusat perdagangan grosir terbesar di dunia menunjukkan pentingnya kebijakan ekonomi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk berusaha. Transformasi tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi, tetapi juga oleh keberanian pemerintah membuka peluang bagi tumbuhnya kewirausahaan rakyat.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, menilai kisah Yiwu menghadirkan pelajaran penting bagi negara-negara yang ingin membangun perekonomian secara inklusif. Perubahan kebijakan yang memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berdagang dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Pengalaman Yiwu menunjukkan bahwa masyarakat perlu diberikan ruang, kesempatan, dan kemudahan untuk mengembangkan usaha. Ketika pemerintah mampu menciptakan kebijakan yang mendukung kegiatan ekonomi rakyat, potensi masyarakat dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang besar,” katanya pada (24/10/2026).

Dari Pembatasan Perdagangan Menuju Pusat Ekonomi Global

Pada era Mao Zedong, China menerapkan sistem ekonomi terpusat yang membatasi kepemilikan pribadi dan aktivitas perdagangan swasta. Perubahan mulai berlangsung setelah Deng Xiaoping mendorong reformasi ekonomi, membuka jalan bagi berkembangnya kegiatan usaha masyarakat.

Di Yiwu, momentum penting terjadi pada 1982 ketika Xie Gaohua, pejabat Partai Komunis setempat, memberikan ruang legal bagi masyarakat untuk berdagang. Pembukaan Pasar Huqingmen pada 5 September 1982 menjadi salah satu tonggak awal transformasi tersebut.

Yiwu kemudian mengembangkan strategi Xingshang Jianshi, yakni menjadikan perdagangan sebagai fondasi pembangunan kota. Pemerintah menyediakan infrastruktur dan fasilitas pasar, sedangkan masyarakat mengembangkan usaha sesuai peluang yang tersedia.

“Untuk memajukan wilayahnya, Yiwu menerapkan strategi yang dikenal sebagai Xingshang Jianshi, yakni mengembangkan perdagangan sebagai fondasi pembangunan kota. Melalui strategi ini, pemerintah menyediakan infrastruktur dan ruang perdagangan, sementara masyarakat diberi kelulasaan untuk memanfaatkannya dalam mengembangkan usaha,” ungkap Anwar Abbas.

Ia menyebutkan, pendekatan ini memperlihatkan bagaimana kebijakan publik dan inisiatif masyarakat dapat saling memperkuat. Perdagangan yang sebelumnya dibatasi justru berkembang menjadi penggerak aktivitas ekonomi, menciptakan kesempatan usaha, dan memperluas jaringan distribusi produk.

Infrastruktur, Kewirausahaan, dan Transformasi Digital

Perkembangan Yiwu semakin pesat setelah China bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001. Pembukaan Distrik 1 Yiwu International Trade City pada 22 Oktober 2002 menandai langkah penting menuju perdagangan berskala internasional.

Kini, Yiwu dikenal sebagai pusat perdagangan berbagai komoditas kecil dengan jaringan pembeli yang menjangkau lebih dari 200 negara dan wilayah. Kota ini juga terus mengembangkan perdagangan digital melalui integrasi pemasaran daring, transaksi lintas negara, dan layanan logistik.

Bagi Indonesia, pengalaman tersebut cukup relevan dalam memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah dapat mendorong kemajuan pelaku usaha melalui penyederhanaan perizinan, akses pembiayaan, pembangunan pasar, peningkatan keterampilan, serta perluasan akses ke pasar internasional.

Dalam konteks itu, Anwar Abbas menekankan pentingnya menjadikan pelaku usaha rakyat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat kebijakan.

“Pembangunan ekonomi harus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk tumbuh dan mandiri. Pemerintah perlu hadir melalui kebijakan yang adil, infrastruktur yang memadai, dan akses pasar yang terbuka agar usaha rakyat mampu berkembang serta memberikan manfaat yang luas,” ucapnya.

Kisah Yiwu pada akhirnya mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi membutuhkan lebih dari sekadar modal besar. Kebijakan yang tepat, infrastruktur yang mendukung, dan keberanian masyarakat untuk berusaha dapat mengubah aktivitas perdagangan sederhana menjadi kekuatan ekonomi yang mendunia.

Kontributor: Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh

Editor: Anqiya Zaki Mushoddiq

  • Penulis: Anwar Abbas
  • Editor: Anqiya Zaki Mushoddiq

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Akbar 33X: “Aku Ada Untukmu” Hadir di UMS, Bahas Makna Zikir dan Refleksi Lagu 33X Perunggu

    Kajian Akbar 33X: “Aku Ada Untukmu” Hadir di UMS, Bahas Makna Zikir dan Refleksi Lagu 33X Perunggu

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta, 27 November 2025 — Dalam rangka memperluas ruang dakwah dan edukasi spiritual bagi mahasiswa serta masyarakat umum, HW UMS berkolaborasi dengan Tapak Suci dan IMM Abduh sukses menyelenggarakan Kajian Akbar bertajuk “33X: Aku Ada Untukmu” pada Selasa, 26 November 2025 bertempat di Masjid Sudalmiyah Rais, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini mengangkat inspirasi […]

  • Seminar Pasar Modal PC IMM Sukoharjo Hadirkan Praktisi Keuangan, Bekali Mahasiswa Strategi Investasi Saham

    Seminar Pasar Modal PC IMM Sukoharjo Hadirkan Praktisi Keuangan, Bekali Mahasiswa Strategi Investasi Saham

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Solo tampak berbeda pada Jumat siang, 19 Juni 2026. Bukan deru transaksi saham yang mendominasi ruangan, melainkan riuh antusiasme puluhan mahasiswa dan generasi muda Solo Raya yang berkumpul untuk satu tujuan: menata masa depan finansial mereka sejak dini. Di tempat inilah, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah […]

  • Dosen IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad, Enam Santri Al-Firdaus Raih Sanad

    Dosen IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad, Enam Santri Al-Firdaus Raih Sanad

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam penguatan tradisi keilmuan Al-Qur’an melalui pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Muhammadiyah Al-Firdaus Kartasura. Melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT), program tersebut mengantarkan enam santri memperoleh sanad Qira’at ‘Āṣim riwayat Ḥafṣ dan Syu‘bah setelah mengikuti […]

  • Keluarga Non-Muslim Akui UMS Inklusif, Dapat Tawaran Beasiswa dari Rektor

    Keluarga Non-Muslim Akui UMS Inklusif, Dapat Tawaran Beasiswa dari Rektor

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif dalam Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat-Sabtu (3-4/4). Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, M.Hum., https://www.ums.ac.id/profile/harun-joko-prayitno menyampaikan bahwa UMS terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang latar belakang. […]

  • Pengajian Jumat Kliwon PCM Bumiayu di Al-Kautsar Jadi Momentum Penguatan Gerakan Filantropi Muhammadiyah

    Pengajian Jumat Kliwon PCM Bumiayu di Al-Kautsar Jadi Momentum Penguatan Gerakan Filantropi Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Ribuan jamaah dari 25 ranting Muhammadiyah se-Cabang Bumiayu memadati kompleks Pondok Pesantren Al-Kautsar Muhammadiyah Bumiayu dalam Pengajian Rutin Jum’at Kliwon yang diselenggarakan Majelis Tabligh dan Pembinaan Masjid-Mushola Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu, Jumat (8/5/2026). Sejak ba’da Sholat Jumat hingga menjelang Ashar, kawasan pesantren dipenuhi jamaah dari berbagai desa di wilayah Bumiayu dan […]

  • Semarak Musycab Kunduran, Meriah dan Mencerahkan

    Semarak Musycab Kunduran, Meriah dan Mencerahkan

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 574
    • 1Komentar

    Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kunduran, dalam rangka menyambut Musycab (musyawarah cabang) Muhammadiyah dan Aisyiyah periode muktamar ke 48, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kunduran selenggarakan rangkaian acara yang menarik sejak  jum’at lalu ( 21/7/2023). Rangkaian acara dimulai dari kegiatan Pawai Ta’aruf, menurut laporan panita kurang lebih ada sekitar 700 peserta yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Kepesertaan […]

expand_less