Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Pilar Muhammadiyah, Satu Komitmen Perjuangan: Up Grading PDPM Banyumas Kukuhkan Jati Diri Kader

Tiga Pilar Muhammadiyah, Satu Komitmen Perjuangan: Up Grading PDPM Banyumas Kukuhkan Jati Diri Kader

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH; PURWOKERTO – Dakwah Islam Berkemajuan bukan sekadar slogan, melainkan jalan perjuangan yang harus terus dihidupkan oleh setiap kader Pemuda Muhammadiyah. Dakwah yang mencerahkan, membebaskan, dan memberdayakan hanya akan lahir dari kader yang kokoh ideologinya, kuat organisasinya, serta berintegritas dalam mengemban amanah Persyarikatan.

Atas dasar itulah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas menyelenggarakan Up Grading Organisasi dan Administrasi di Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Purwokerto, Ahad (2/8/2026). Sebanyak 90 kader dari 27 Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Banyumas dipersiapkan menjadi generasi pelanjut yang tidak sekadar menggerakkan organisasi, tetapi juga menjadi pelopor Dakwah Islam Berkemajuan di tengah dinamika kehidupan umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Kader Pemuda Muhammadiyah dituntut memiliki kesadaran bahwa perjuangan organisasi merupakan bagian dari ibadah. Setiap program yang dirancang, setiap administrasi yang ditata, setiap keputusan yang diambil, hingga setiap pelayanan kepada masyarakat merupakan manifestasi dakwah amar makruf nahi mungkar yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Drs. H.M. Thohar, M.Si., yang menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Gerakan Amar Makruf Nahi Munkar, dan Gerakan Tajdid. Ia mengingatkan bahwa kader Pemuda Muhammadiyah harus berideologi kokoh, berakhlak mulia, disiplin menjalankan amanah, serta siap menjadi pelopor Dakwah Islam Berkemajuan dan perubahan di tengah masyarakat.

Ketua PDPM Banyumas, Subhan Purno Aji, S.I.P., M.A., menegaskan bahwa kader Pemuda Muhammadiyah harus mampu membaca perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri ideologinya. Kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan tantangan global tidak boleh menjauhkan kader dari nilai-nilai Islam. Sebaliknya, seluruh perkembangan tersebut harus dijadikan sarana memperluas dakwah melalui penguatan pendidikan, ekonomi, pelayanan sosial, serta kolaborasi untuk kemaslahatan umat.

Senada dengan itu, Ketua PWPM Jawa Tengah, Abdul Ghofar Ismail, S.E., M.M., mengingatkan bahwa kader tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Pemuda Muhammadiyah harus tampil sebagai pelopor perubahan yang menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Dakwah bukan hanya disampaikan melalui mimbar, tetapi diwujudkan dalam karya nyata, kepemimpinan yang melayani, dan keberanian mengambil peran strategis di tengah kehidupan bangsa.

Sekretaris PWPM Jawa Tengah, Roy Alviantoro, S.Kep., Ns., M.M., menambahkan bahwa kekuatan organisasi bertumpu pada komunikasi yang sehat, budaya saling percaya, serta administrasi yang profesional. Organisasi yang tertib akan mampu melahirkan regenerasi yang berkelanjutan dan menjaga kesinambungan perjuangan Persyarikatan.

Hal tersebut dipertegas oleh Wakil Bendahara PWPM Jawa Tengah, dr. Muhammad Dipa Daulata, M.H., HRA., AIFO-K., yang menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan organisasi. Transparansi pengelolaan keuangan, akuntabilitas program, dan kejujuran dalam menjalankan amanah adalah bagian dari akhlak dakwah yang harus diwujudkan oleh setiap kader.

Penguatan administrasi juga menjadi perhatian utama. Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Infa Wilindaya, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa administrasi bukan sekadar urusan teknis, melainkan instrumen menjaga kesinambungan perjuangan. Arsip, laporan, dan data organisasi merupakan jejak sejarah dakwah yang akan menjadi pijakan bagi generasi berikutnya dalam melanjutkan estafet kepemimpinan. Organisasi yang besar adalah organisasi yang mampu menjaga memori perjuangannya melalui tata kelola yang profesional dan bertanggung jawab.

Di balik kelancaran kegiatan, puluhan personel KOKAM Surya Kusuma Marda Banyumas mengawal seluruh rangkaian acara dengan penuh kedisiplinan. Pengamanan tersebut menjadi wujud nyata semangat pengabdian kepada Persyarikatan, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan aman, tertib, dan khidmat. Diskusi yang hidup, pertukaran gagasan, dan terjalinnya ukhuwah antarkader semakin menegaskan bahwa dakwah berkemajuan dibangun melalui kolaborasi, persaudaraan, dan semangat belajar yang tidak pernah berhenti.

Ketua Panitia, Tri Nugroho, S.Pd., menegaskan bahwa Up Grading ini bukan sekadar pelatihan organisasi. Administrasi yang tertib merupakan ruang tempat sejarah perjuangan ditulis, amanah dipertanggungjawabkan, dan kesinambungan kepemimpinan dijaga. Karena itu, penguatan ideologi, tata kelola organisasi, dan strategi gerakan harus berjalan beriringan sebagai fondasi lahirnya kader-kader unggul.

Up Grading Organisasi dan Administrasi PDPM Banyumas menjadi ikhtiar meneguhkan kembali misi besar Pemuda Muhammadiyah sebagai gerakan kader, gerakan dakwah, dan gerakan tajdid. Dari forum ini diharapkan lahir kader-kader yang berakidah lurus, berakhlak mulia, cakap memimpin, profesional mengelola organisasi, serta siap mengabdikan diri untuk Persyarikatan, umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Pemuda Muhammadiyah adalah pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah. Dakwah Islam Berkemajuan hanya akan tetap menyala apabila setiap kader menjaga kemurnian ideologi, memperkuat militansi gerakan, memperkokoh ukhuwah, dan menghadirkan karya nyata yang memberi manfaat seluas-luasnya bagi kehidupan. Dari Banyumas, nyala dakwah itu terus dijaga untuk menerangi Indonesia.

Kontributor: Tarqum Aziz/JurnalisMu

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    SECUIL PENGABDIAN MAHASISWA UMM UNTUK MASYARAKAT INDUSTRI PASURUAN

    • calendar_month Selasa, 18 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Malang – Setiap kampus memiliki program agar mahasiswanya dapat berguna bagi masyarakat luas. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) merupakan salah satu program yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Malang, program yang menjadi wadah bagi mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kuliah kepada masyarakat dengan harapan dapat bermanfaat bagi masyarakat. PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) yang berada […]

  • Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (17/8). Acara berlangsung di Lapangan Gedung Induk Siti Walidah dengan melibatkan mahasiswa asing, unit kegiatan mahasiswa (UKM), marching band, hingga peragaan prestasi inovatif karya mahasiswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah para peserta upacara […]

  • Patuhi Physical Distancing, Lazismu Berau Siap Jemput Zakat

    Patuhi Physical Distancing, Lazismu Berau Siap Jemput Zakat

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.409
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Tanjung Redeb – Memasuki pekan ketiga bulan Ramadan 1441 H, Lazismu Berau membentuk panitia pengumpulan dan penyaluran zakat sejak Rabu (5/5). Kepanitiaan ini berfungsi memfasilitasi secara khusus ibadah harta (maliyah) umat muslim di sekitar Tanjung Redeb. Lazismu Berau menggunakan sistem tambahan dalam memberikan pelayan zakat di masa pandemi ini. Ketua Lazismu Berau, H. Jaka […]

  • Perjalanan Pendidikan Yang Tertindas

    Perjalanan Pendidikan Yang Tertindas

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 576
    • 0Komentar

    Oleh : Salma Riskiyah Azizah (202110230311007) Pengalaman pribadi saya yang berkaitan dengan pemikiran Paulo Freire yang ada pada buku pendidikan kaum tertindas. Sejak saya duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, pendidikan yang saya terima yaitu hanya pendidikan sistem bank. Pendidikan dimana hanya guru sebagai sumber informasi yang didapatkan oleh siswa. Sistem pendidikan […]

  • IMM–Mahasiswa Palestina Bangun Sinergi Pendidikan, Kaderisasi, dan Isu Kemanusiaan

    IMM–Mahasiswa Palestina Bangun Sinergi Pendidikan, Kaderisasi, dan Isu Kemanusiaan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menerima kunjungan Persatuan Mahasiswa Palestina di Indonesia (PMPI) pada Rabu, 03 Februari 2026. Dalam sebuah pertemuan yang menegaskan komitmen kedua organisasi untuk membangun sinergi program, mempererat solidaritas kemanusiaan, serta membuka ruang kolaborasi jangka panjang di bidang pendidikan, kepemudaan dan kemanusiaan. Ketua Umum DPP IMM, […]

  • Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    Kebaikan Alat Manipulasi: Permainan Moral dalam Sudut Pandanng Eksploitasi Marxis

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Penulis: M. Nur Isholattudin Pernahkah anda ketika sesorang meminta bantuan kepada kita, kita menghambat tidak bisa menolaknya padahal ingin menolak? Ya, itu perasaan sungkan atau sering kita sebut tidak enakan (orang pleser) yang mungkin tanpa sadar kita sudah termasuk golongan orang senang. Sering terjadi dalam kehidupan kita, mungkin sesorang akan menganggap kita orang yang jahat […]

expand_less