Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Dukung Kurikulum Coding dan AI 2025, Dosen PTI Siap Latih Guru Solo Raya

UMS Dukung Kurikulum Coding dan AI 2025, Dosen PTI Siap Latih Guru Solo Raya

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Semarang – Sebagai bentuk kontribusi aktif dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan informatika, delapan dosen prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dosen UMS, Hardika Dwi Hermawan menjadi salah satu peserta terbaik

Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu pada tanggal 5–10 Mei 2025 di Semarang dan 14–19 Mei 2025 di Surabaya, dengan peserta yang berasal dari berbagai kalangan profesional, guru, dan dosen dari seluruh Indonesia.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membekali para calon fasilitator dengan pemahaman yang komprehensif mengenai materi, metode, dan kurikulum mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang akan mulai diterapkan di sekolah pada tahun ajaran 2025/2026.

Adapun dosen-dosen dari prodi PTI UMS yang mengikuti kegiatan ini adalah: Jan Wantoro, Ph.D., Sukirman, Ph.D., Irma Yuliana, M.Eng., Ahmad Chamsudin, M.Eng., Hardika Dwi Hermawan, M.Sc.ITE., Arif Setiawan, M.Eng., Aditya Nur Cahyo, M.Eng., dan Ryan Rizki Adhisa, M.Kom.

Menurut salah satu peserta ToT, Irma Yuliana, M.Eng., penting untuk tidak hanya menekankan aspek pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada pemahaman proses dan prinsip komputasi yang mendasarinya, seperti Computational Thinking (CT).

“Penekanannya bukan hanya di pemanfaatan, tapi juga tahu prosesnya. Karena kalau semua hanya mengandalkan prompt, nanti jadinya simsalabim tanpa tahu peliknya proses,” jelas Irma, Rabu (14/5).

Ia mencontohkan, dalam image processing seperti enhancement atau pencarian Region of Interest (ROI), tersedia banyak alternatif algoritma. Namun tanpa pemahaman dasar, akan sulit untuk mengetahui algoritma yang digunakan Akal Imitasi (AI) atau kecerdasan artifisial, dan implikasinya.

Hal serupa berlaku pada bidang videografi, yang melibatkan tahapan pra-produksi, proses, dan pasca-produksi.

“Sekarang, dengan prompt saja bisa langsung jadi. Tapi lama-lama, akan sangat langka orang yang benar-benar paham. Ini bisa menjadi ancaman, karena bangsa yang tidak paham proses akan sangat mudah dipermainkan,” lanjutnya.

Dengan selesainya kegiatan ToT ini, dosen PTI UMS akan segera melanjutkan langkah berikutnya yaitu melakukan pengimbasan terhadap guru-guru di wilayah Solo Raya mulai bulan Juni 2025. Kegiatan pengimbasan ini menjadi bagian dari upaya mendukung kesiapan sekolah-sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial dalam tahun ajaran baru 2025/2026.

Selain itu, pada agenda penutupan yang ditutup langsung oleh Staf Kemendikdasmen RI (9/5), Dosen PTI UMS, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc.ITE., juga mendapatkan penghargaan sebagai Peserta terbaik di kelasnya dengan skor 95.82. Hal ini juga menjadi bukti keseriusan Prodi PTI UMS dalam mempersiapkan tim terbaiknya.

Kaprodi PTI UMS, Arif Setiawan, M.Eng., menyambut baik langkah strategis nasional ini dan menegaskan komitmen Prodi PTI dalam mendukungnya.

“Prodi PTI UMS selalu berupaya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan informatika. Selain menjadi bagian dari jaringan Biro Bebras Indonesia, kami juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan kegiatan strategis, seperti ToT Koding dan Kecerdasan Artifisial ini. Harapannya, kompetensi yang kami peroleh dapat segera ditransfer kepada guru-guru di wilayah Solo Raya untuk mendukung implementasi kurikulum baru,” ujar Arif. (Fika/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Agus Sukaca: Tauhid Adalah Ruh yang Menyatukan Seluruh Gerakan Muhammadiyah

    KH. Agus Sukaca: Tauhid Adalah Ruh yang Menyatukan Seluruh Gerakan Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Samarinda – Di tengah semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi Muhammadiyah memasuki abad kedua, penguatan ideologi gerakan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Pesan itulah yang mengemuka dalam Pengajian Pimpinan Muhammadiyah Kalimantan Timur yang disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Kalimantan Timur, dr. KH. Agus Sukaca, M.Kes., Sabtu (18/7/2026) di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Mengangkat tema […]

  • Zakat Fitrah dan Dampak Sosial Penyaluran Zakat

    Zakat Fitrah dan Dampak Sosial Penyaluran Zakat

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Zakat fitrah menjadi salah satu ibadah wajib bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setiap muslim yang mampu diwajibkan menunaikan zakat ini sebagai bentuk penyucian diri sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Di tengah masyarakat, istilah yang sering digunakan adalah zakat fitrah. Namun dalam kajian istilah keislaman, penyebutan yang lebih […]

  • Seru! KKN MAS Kelompok 15 Ajak Siswa SDN 5 Sungai Pinang Kenalan Sama Sampah

    Seru! KKN MAS Kelompok 15 Ajak Siswa SDN 5 Sungai Pinang Kenalan Sama Sampah

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak — Suasana SDN 5 Sungai Pinang, Desa Koto Ringin, Rabu (13/8/2025) mendadak ramai dan penuh tawa. Pasalnya, teman-teman dari KKN MAS Kelompok 15 datang untuk ngajak para siswa belajar bareng soal… sampah! Tapi bukan sembarang belajar. Kegiatan ini dibungkus dengan cara yang seru: mulai dari perkenalan, game interaktif, sampai sesi tanya jawab yang […]

  • BikersMu Chapter Kabupaten Bogor Ikuti Safety Riding di PT. Wahana Makmur Sejati

    BikersMu Chapter Kabupaten Bogor Ikuti Safety Riding di PT. Wahana Makmur Sejati

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BOGOR – 21 September 2025 BikersMu Chapter Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya berkendara yang aman dan tertib di jalan raya. Pada tanggal 21 September 2025, rombongan BikersMu mengikuti kegiatan Safety Riding yang diselenggarakan di PT. Wahana Makmur Sejati, Main Dealer Honda Banten – Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya […]

  • Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    Cegah Stunting Berbasis Keluarga, PPK Ormawa PRISMA UMS Gandeng Pemkab Sukoharjo Perkuat Pendampingan 1.000 HPK

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukoharjo terus diperkuat melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (UKM PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo untuk mengembangkan program pencegahan stunting berbasis keluarga di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Program […]

  • KUHP Nasional dan KUHAP Berlaku, Bentuk Reformasi Total?

    KUHP Nasional dan KUHAP Berlaku, Bentuk Reformasi Total?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional mulai Januari 2026 menandai babak baru sistem hukum pidana Indonesia. Namun, implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang diproyeksikan mendukung KUHP baru masih menyisakan pertanyaan, apakah perubahan ini benar-benar mencerminkan reformasi total atau sekadar koreksi terhadap sistem lama? Dosen Hukum Pidana Universitas Muhammadiyah […]

expand_less