Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Kiprah sekolah Muhammadiyah dalam membangun pendidikan berkelanjutan berbasis pelestarian lingkungan kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari, Lampung Timur, sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Green Principal Award (IGPA) Batch 8 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada (PSPD UGM), Kamis–Sabtu (7–9/5/2026).

Dua penghargaan prestisius tersebut yakni Best Circular School Creator and Innovator serta Outstanding Dedicated Principal on Circular School Initiatives yang diberikan kepada Kepala SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari, M. Romadona, S.Pd., Gr., atas dedikasi dan inovasinya dalam mengembangkan konsep sekolah sirkular berbasis pesantren.

Penghargaan ini menjadi capaian penting, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi dunia pendidikan Muhammadiyah di daerah. Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, krisis sampah, dan degradasi lingkungan, sekolah berbasis pesantren di Lampung Timur tersebut berhasil menunjukkan bahwa institusi pendidikan mampu hadir sebagai pusat inovasi ekologis sekaligus laboratorium pembentukan karakter generasi muda.

Ajang IGPA sendiri merupakan program nasional yang mempertemukan kepala sekolah, pegiat pendidikan, serta penggerak lingkungan dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendorong lahirnya kepemimpinan pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan (sustainability).

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan di Kampus Biru UGM, para peserta mengikuti serangkaian lokakarya, diskusi, hingga presentasi inovasi terkait pengembangan ekosistem hijau di lingkungan pendidikan. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan air hujan mandiri, pengurangan limbah sekolah, pengembangan energi ramah lingkungan, hingga strategi penguatan ekonomi sirkular berbasis komunitas pendidikan.

Dalam forum tersebut, delegasi SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari tampil membawakan program bertajuk “Green Boarding Circular di Jantung Pesantren”. Program ini menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai Islam, budaya pesantren, dan inovasi lingkungan dalam kehidupan sehari-hari para santri.

Melalui konsep tersebut, lingkungan pesantren tidak hanya dijadikan sebagai tempat belajar agama dan akademik, tetapi juga sebagai ruang praktik nyata pendidikan ekologis yang berkelanjutan.

Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan sekolah yang dinilai berhasil menghubungkan pendidikan karakter, nilai spiritual Islam, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup dalam satu ekosistem pendidikan yang aplikatif.

Salah satu daya tarik utama presentasi tersebut adalah hadirnya produk-produk inovatif berbasis ekonomi sirkular yang dikembangkan langsung oleh para santri.

Adapun tiga produk unggulan yang dipresentasikan meliputi:

1. Pensil Ajaib (Sprout Pencil)

Produk ini merupakan pensil ramah lingkungan yang pada bagian ujungnya disisipkan kapsul kecil berisi benih sayuran. Ketika ukuran pensil sudah pendek dan tidak lagi digunakan, pensil dapat ditanam ke tanah sehingga benih di dalamnya tumbuh menjadi tanaman.

Konsep ini menjadi simbol edukasi sederhana bahwa setiap barang yang digunakan manusia tetap dapat memberikan manfaat baru bagi lingkungan.

2. Seed Greeting Cards

Produk berikutnya berupa kartu ucapan berbahan dasar bubur kertas hasil daur ulang limbah administrasi kantor tata usaha sekolah. Menariknya, kartu tersebut tidak berakhir menjadi sampah setelah digunakan, melainkan dapat ditanam dan tumbuh menjadi bunga marigold.

Inovasi ini dinilai berhasil mengubah limbah kertas menjadi produk kreatif bernilai ekonomi sekaligus memiliki dampak ekologis.

3. Eco-Business Card

Santri juga mengembangkan kartu nama profesional berbahan kertas daur ulang yang di dalamnya tersimpan benih tanaman siap tumbuh. Produk ini dirancang sebagai alternatif kartu nama konvensional yang umumnya langsung dibuang setelah digunakan.

Melalui inovasi tersebut, sekolah ingin menanamkan kesadaran bahwa konsep bisnis dan profesionalitas tetap dapat berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Kepala SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari, M. Romadona, S.Pd., Gr., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih sekolahnya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pesantren, mulai dari guru, ustadz, tenaga kependidikan, hingga para santri.

“Penghargaan ini bukan hanya milik kepala sekolah, tetapi hasil kerja bersama seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari. Kami percaya bahwa pendidikan tidak cukup hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga harus melahirkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap bumi dan lingkungan,” ujarnya.

Romadona menambahkan bahwa gerakan sekolah hijau yang dikembangkan di pesantrennya merupakan bagian dari implementasi nilai dakwah Muhammadiyah dalam menjaga alam sebagai amanah Allah SWT.

“Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab sebagai khalifah fil ardh. Karena itu, menjaga lingkungan bukan sekadar program sekolah, tetapi bagian dari nilai ibadah dan dakwah yang harus ditanamkan kepada para santri sejak dini,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai inovasi yang dikembangkan sekolah lahir dari proses pembiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari santri, seperti memilah sampah, mendaur ulang barang bekas, mengurangi penggunaan plastik, hingga memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna.

Menurutnya, pendidikan lingkungan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui praktik langsung dibandingkan sekadar teori di dalam kelas.

Ke depan, SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari berkomitmen untuk terus mengembangkan konsep green boarding school berbasis ekonomi sirkular dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam penguatan pendidikan lingkungan hidup.

Melalui raihan dua penghargaan nasional ini, sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya, khususnya di Provinsi Lampung dan Indonesia secara umum, untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan yang berkemajuan, berkelanjutan, dan berpihak pada kelestarian alam.

Di tengah tantangan krisis lingkungan global, langkah kecil dari sebuah pesantren di Lampung Timur itu menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari ruang-ruang pendidikan.

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konkret Gerakan, IMM Sukoharjo Lakukan Penanaman Pohon

    Konkret Gerakan, IMM Sukoharjo Lakukan Penanaman Pohon

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 173
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukoharjo berkolaborasi dan bersinergi dengan LH DPD IMM Jateng untuk melakukan penanaman 100 bibit pohon. Agenda penghijauan itu dilakukan dalam upaya pelestarian lingkungan (4/8/2024). Izzul Khaq selaku Ketua Umum IMM Cabang Sukoharjo menuturkan bahwa fenomena climate change kian terasa dan semakin mengerikan jika kita mengetahui dampaknya. Ia […]

  • Majelis Akhwat Progresif HMP IQT UMS: Tetap Tangguh Tanpa Kehilangan Identitas

    Majelis Akhwat Progresif HMP IQT UMS: Tetap Tangguh Tanpa Kehilangan Identitas

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta  — Bidang Kajian Qur’an dan Dakwah (KQD) Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Majelis Akhwat Progresif (MAP) pada Selasa, 27 Mei 2025. Acara ini berlangsung di Taman Djazman, Kampus 1 UMS, mengangkat tema “Menjadi Progresif tanpa Kehilangan Identitas: Refleksi Akhwat Zaman Now.” Kegiatan tersebut […]

  • Spielen, Erwirtschaften und Ordentliche Gewinne bei Mafia Casino in Deutschland erhalten

    Spielen, Erwirtschaften und Ordentliche Gewinne bei Mafia Casino in Deutschland erhalten

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Als Spieler, der schon manches gesehen hat, suche ich gezielt nach Seiten, die mehr bieten als bloße Bespaßung https://mafiascasino.org/de-de/. Ich möchte, dass meine Treue einen echten Nutzen hat. Mafia Casino ist mir mit dem Versprechen “Play Earn” ins Auge gesprungen. Dieses Modell transformiert das Zocken in eine lohnende Aktivität, bei der Vergütungen direkt ins Erlebnis […]

  • Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren telah Sukses Memilih Nahkoda Baru dalam Musyawarah Ranting

    Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren telah Sukses Memilih Nahkoda Baru dalam Musyawarah Ranting

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Laren Cabang Bumiayu Daerah Brebes mengadakan Musyawarah Ranting (Musyran) secara bersamaan di Masjid al-Mujahidin, Ahad, (15/10/2023 M/29 Rabi’ul Awal 1445 H). Sebagai rangkaian agenda lima tahunan dalam Persyarikatan Muhammadiyah diselenggarakannya Musyawarah Ranting. Tak terkecuali Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Laren yang menggelar ajang […]

  • Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam

    Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIDOARJO – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Kelompok 70 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar kegiatan pembukaan program di Balai Desa Sumurgayam pada Sabtu (25/07/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan praktik mengajar di madrasah sekaligus praktik pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumurgayam. Acara pembukaan dihadiri oleh perwakilan Kepala Desa beserta perangkat Desa Sumurgayam, […]

  • IMM Shabran Delegasikan Ikuti Diskusi Buku dan Workshop Literasi Digital MPI PP Muhammadiyah

    IMM Shabran Delegasikan Ikuti Diskusi Buku dan Workshop Literasi Digital MPI PP Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 224
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendelegasikan kepada 3 kadernya untuk mengikuti kegiatan Diskusi Buku dan Workshop Literasi Digital Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh MPI PP Muhammadiyah. Ketiga kader IMM shabran tersebut, yakni M. Hasbi Ashshidiqi Kader asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ahmad Satrio Imanuddin Kader asal […]

expand_less