Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andriansyah Ramadan

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut semua pihak untuk dapat berkompetensi agar tidak tergerus dan terlindas oleh zaman. Digitalisasi di seluruh belahan dunia memaksa kita untuk ikut andil dan ambil peran di dalamnya jika tidak ingin mengalami ketertinggalan.

Era industri 4.0 telah menghadirkan fenomena disrupsi pada berbagai sendi kehidupan. Peran manusia akan mulai tergantikan dengan teknologi digital. Segala kemajuan yang ada membawa dampak posistif dan negatif bagi kehidupan kita, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Berbagai bentuk kemajuan pengetahuan dan teknologi telah dirasakan bersama. Pada satu sisi, kemajuan ini dirasakan membawa perubahan yang lebih baik, memberian kemudahan manusia dalam berbagai kebutuhan dan pekerjaan.

Tapi pada sisi yang lain justru menimbulkan permasalahan tersendiri bagi umat. Perubahan yang ada terjadi pada berbagai lini dan sendi kehidupan, di antaranya pola hidup keagamaan, pendidikan, kesehatan, politik dan bisnis.

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan populasi yang besar dan penetrasi internet yang terus meningkat, Indonesia memiliki untuk Tenggara.

Ekonomi sector seperti e-commerce, layanan keuangan digital, teknologi Pendidikan, transportasi berbasis aplikasi, hingga teknologi finansial (fintech). Fenomena ini tidak hanya menciptakan peluang ekonomi baru, tetapi juga mengubah cara bertransaksi dan berinteraksi di dalamnya. Ekonomi digital telah menjadi katalis utama dalam transformasi ekonomi global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Google, Temasek, dan Bain & Company (2023), nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari USD 130 miliar padam tahun 2025.

Hal ini didukung oleh berbagai factor, seperti adopsi teknologi digital yang pesat, pertumbuhan pengguna internet, serta investasi yang terus meningkat dalam sektor teknologi. Sektor seperti e-commerce, ride-hailing, dan fintechmenjadi tulang punggung ekonomi digital, menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung inklusi keuangan.

Kemunculan era 4.0 menandakan transformasi industri besar yang terkait erat dengan kemajuan teknologi. Kemajuan dalam pengembangan industri, yang sejalan dengan kemajuan teknologi, telah membawa dampak positif bagi negara-negara, terutama dalam meningkatkan perekonomian mereka. Teknologi digital memungkinkan negara-negara ekonomi mereka ke ranah digital yang terus berkembang. Era ekonomi digital dimulai pada tahun 1980-an dengan diperkenalkannya komputer pribadi (PC) dan internet sebagai alat untuk bisnis. Teknologi ini meletakkan dasar bagi perkembangan belanja online. Seiring berjalannya waktu, seiring berkembangnya sistem teknologi, fase awal ekonomi digital bertransisi ke era baru yang ditandai dengan akses internet tanpa batas, teknologi canggih, dan komputasi awan sebagai komponen integral dari ekonomi digital. Indonesia, dengan sumber daya yang melimpah, memiliki potensi yang signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Pertumbuhan ekonomi digital dipandang sebagai peluang bagi para pelaku bisnis untuk mengembangkan model bisnis inovatif yang dapat membantu Indonesia maju sebagai negara maju. Hal ini mendorong hubungan yang lebih kuat antara sektor-sektor ekonomi dan memperbaiki struktur kegiatan ekonomi yang ada. Konsep ekonomi digital ini berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Meskipun ekonomi digital di Indonesia membawa banyak manfaat, hal ini juga menghadirkan tantangan bagi pemerintah dalam membentuk kebijakan yang efektif. Perkembangan ekonomi ini membuka pintu bagi model-model bisnis baru, integrasi di seluruh sektor bisnis, dan transformasi di bidang-bidang bisnis yang sudah ada. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika menyoroti potensi ini.

Ekonomi digital adalah suatu bentuk aktivitas ekonomi yang menggunakan teknologi digital sebagai inti dari proses produksinya. Konsep ini pertama kali muncul seiring dengan perkembangan internet dan teknologi informasi yang mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi. Ekonomi digital melibatkan penggunaan perangkat elektronik, internet, dan teknologi komunikasi dalam berbagai sektor ekonomi, termasuk perdagangan, keuangan, transportasi, dan pendidikan.

Di Indonesia, perkembangan ekonomi digital berjalan sangat pesat. Pada tahun 2023, sektor ekonomi digital diperkirakan menyumbang lebih dari 40% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu faktor pendorongnya adalah digitalisasi UMKM. UMKM yang beralih ke platform digital, seperti Tokopedia dan Shopee, mampu meningkatkan pendapatan dan jangkauan pasar mereka. Program pemerintah seperti Gerakan Nasional Literasi Digital juga berkontribusi dalam mendorong adopsi teknologi digital oleh masyarakat.

Namun, tantangan yang dihadapi dalam perkembangan ekonomi digital meliputi kesenjangan digital, rendahnya literasi digital di beberapa daerah, dan perlindungan data. Pemerintah Indonesia telah berusaha mengatasi masalah ini dengan membangun infrastruktur digital di daerah terpencil dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan data pribadi.

Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain juga berkontribusi pada ekonomi digital. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menciptakan model bisnis baru yang lebih inovatif. Contohnya adalah penggunaan AI untuk analisis data pelanggan dan IoT untuk meningkatkan efisiensi dalam sektor logisti.

Editor: Muhammad Farhan

Tags
  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM Sukoharjo-HW UMS Kolaborasi Galang Dana untuk Masyarakat Terdampak Bencana NTT

    IMM Sukoharjo-HW UMS Kolaborasi Galang Dana untuk Masyarakat Terdampak Bencana NTT

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo, 28 Agustus 2026 — Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo berkolaborasi dengan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan aksi penggalangan dana pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan di […]

  • UMS dan Unismuh Makassar Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap PTMA

    UMS dan Unismuh Makassar Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap PTMA

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID., SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran sebagai kampus rujukan nasional bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Hal ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ke UMS pada Kamis (16/10), yang bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan dan berbagi strategi pengelolaan di bidang penerimaan mahasiswa baru serta administrasi akademik. Pertemuan ini […]

  • Kemegahan Edutorium UMS Sebagai Tuan Rumah POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat

    Kemegahan Edutorium UMS Sebagai Tuan Rumah POMNAS XIX 2025 Cabor Pencak Silat

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali membuktikan kemampuannya sebagai penyelenggara event nasional dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga Pencak Silat. Kemegahan Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS menjadi sorotan atlet-atlet di seluruh di Indonesia dalam menunjang kesuksesan kegiatan ini, baik dari segi kemudahan akses hingga fasilitas […]

  • Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    Istiqamah Bersama Al-Qur’an, Program Dakwah Mualaf Kulonprogo Tuai Perkembangan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo — Memasuki bulan ketiga, Program Kemitraan Dakwah Pembinaan Mualaf kerja sama Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BAZNAS RI di Kulonprogo semakin meneguhkan aspek spiritual peserta. Kegiatan yang didampingi Subandi kali ini difokuskan pada pembiasaan membaca Al-Qur’an, pengenalan huruf hijaiyah, serta hafalan doa dan surat pendek pada Halaqah hari Kamis, 12 Maret 2026. […]

  • Mahasiswa KKNDik UMS Gelar Seminar Parenting di MIM Gambiranom, Perkuat Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

    Mahasiswa KKNDik UMS Gelar Seminar Parenting di MIM Gambiranom, Perkuat Peran Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, GAMBIRANOM Upaya penguatan peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang serta proses belajar anak terus didorong oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui penyelenggaraan Seminar Parenting di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Gambiranom. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, (4/2), tersebut mengangkat tema Penguatan Peran Orang Tua dalam Mendampingi Tumbuh Kembang dan Proses Belajar Anak […]

  • Musyker IMM PBII UAD: Optimalisasi Peran IMM sebagai Wadah Perkaderan

    Musyker IMM PBII UAD: Optimalisasi Peran IMM sebagai Wadah Perkaderan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 336
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat PPkn, Bahasa Inggris, dan Indonesia (PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Musyawarah Kerja (Muskyer) Pada 12 Maret 2024 bertempat di Ruang Sidang Kampus 2A Lantai 3 Kampus 2 UAD. Mengusung tema “Eksplorasi bersama menuju pimpinan yang progresif dan adaptif”. Musyker IMM PBII merupakan agenda rutin tahunan di […]

expand_less