Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BEM Farmasi UMS Kenalkan Eco-enzyme dan Biopori untuk Atasi Masalah Sampah

BEM Farmasi UMS Kenalkan Eco-enzyme dan Biopori untuk Atasi Masalah Sampah

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sampah masih menjadi persoalan yang seolah tiada habisnya. Di Indonesia, ihwal sampah belum sepenuhnya tertangani. Padahal ada sejumlah upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah.

Setidaknya ada dua langkah yang jamak digunakan untuk menyelesaikan bab sampah di Indonesia, yakni eco-enzyme dan biopori. Eco-enzyme adalah cairan alami hasil fermentasi sampah organik.

Sementara biopori adalah lubang dalam tanah untuk menampung sampah organik. Lubang ini juga digunakan untuk menyerap air hujan sekaligus membuat pupuk kompos.

Dua jenis pengolahan sampah inilah yang coba diperkenalkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui program Desa Binaan 2025. Program itu merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian Ormawa 2025 yang digelar di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ketua Pelaksana Desa Binaan 2025 Maulana Bayu mengatakan pengenalan eco-enzyme dan biopori itu dilakukan agar masyarakat Desa Ketoyan mampu mengolah sampah organik secara mandiri.

“Kami mengajak warga untuk langsung mempraktikkan cara membuat eco-enzyme dari limbah organik rumah tangga serta lubang biopori untuk mengurangi genangan air dan sampah organik,” ujar lelaki yang akrab disapa Bayu itu, Jumat (10/10).

Selama sosialisasi dilakukan, warga diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan dan pemasangan biopori. Warga juga berkesempatan membuat eco-enzyme langsung dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga.

Bayu menjelaskan penggunaan eco-enzyme dan biopori memiliki manfaat tambahan selain mengatasi persoalan sampah. Kedua benda itu turut mendukung penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ketoyan. Pemanfaatan sampah organik ini akan mengurangi sarang jentik nyamuk Aedes aegypti alias nyamuk demam berdarah.

Mahasiswa anggota BEM Fakultas Farmasi UMS tengah memaparkan cara pembuatan biopori.

Steering committee Desa Binaan 2025 Aulita Keisya Darmawan mengatakan program ini berangkat dari keprihatinan BEM Fakultas Farmasi UMS terhadap tingginya kasus DBD di Desa Ketoyan.

“Diharapkan dengan inovasi yang sederhana dan murah, warga mampu menerapkan kebiasaan baru yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” harap Aulita.

Kegiatan di Desa Ketoyan, lanjut Aulita, dilakukan selama dua hari, yakni 23 Agustus dan 20 September 2025 yang diikuti sebanyak 28 warga. “Terdiri dari ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), kader posyandu, dan karang taruna,” imbuhnya.

Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah melalui Pemanfaatan Eco Enzyme dan Biopori” ini menjadi langkah BEM Fakultas Farmasi UMS untuk mendorong masyarakat Desa Ketoyan agar lebih peduli dengan kesehatan dan lingkungan.

Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi organisasi mahasiswa lainnya di UMS untuk memberdayakan masyarakat berbasis lingkungan dan kesehatan. (Gede/Humas)

editor: unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

    Kaltim Jadi Titik Baru Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah, Perkuat Aksi Iklim Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 33
    • 0Komentar

      SAMARINDA — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur resmi membuka Mainstreaming Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah di Samarinda, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang diikuti lima puluh peserta ini menjadi tonggak penting, karena untuk pertama kalinya program nasional tersebut digelar di luar Pulau Jawa. Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Kaltim, Taufan Tirkaamiana, menjelaskan bahwa Gerakan 1000 Cahaya […]

  • Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    Wakil Ketua PCM Majenang: PontrenMu Darul Ulum Majenang jadi Wadah Calon kader Persyarikatan

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 177
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Sebanyak 100 santri mengikuti secara hikmat proses Akhirussanah lulusan ke-19 yang digelar oleh Pondok Pesantren Modern Darul ‘Ulum Muhammadiyah Majenang Cilacap di Halaman Masjid Birul Walidain Majenang, Kamis (23/05/2024). KH. Drs. Charhali selaku Wakil Ketua PCM Majenang memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder PontrenMu Darul Ulum Majenang yang telah melakukan pencerahan dan pemberdayaan […]

  • Keluarga Mahasiswa FMIPAKES Universitas Muhammadiyah Riau Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Sumbar dan Sumur

    Keluarga Mahasiswa FMIPAKES Universitas Muhammadiyah Riau Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Sumbar dan Sumur

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PEKANBARU – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Provinsi Sumatra Barat (SUMBAR) dan Sumatra Utara (SUMUT), Keluarga Mahasiswa Fakultas MIPA dan Kesehatan (FMIPAKES) menginisiasi kegiatan galang dana kemanusiaan. Kegiatan solidaritas ini dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak peristiwa bencana alam yang terjadi di kedua wilayah tersebut. (27/11/25) […]

  • Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

    Konsep Kerukunan Antarumat Beragama dalam Perspektif Pemikiran Prof. Dinn Syamsuddin

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Oleh : Ihsan Sofwan Idris, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, yang lebih dikenal sebagai Din Syamsuddin, lahir di Sumbawa Besar pada 31 Agustus 1958. Sejak muda ia menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang membentuk dasar keilmuan dan kedisiplinannya. Ia kemudian melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengambil […]

  • Dekan FK UMS Tekankan Pentingnya Perawatan Kulit untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Kusta

    Dekan FK UMS Tekankan Pentingnya Perawatan Kulit untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Kusta

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE., Dipl.STD-HIV/AIDS., FINSDV., FAADV., menjadi narasumber dalam kegiatan Leprosy Prevention and Integrated Management Approach (LEPRIMA) 2026 yang digelar pada 30–31 Mei 2026 di Cibinong, Bogor. Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Kelompok Studi Morbus Hansen Indonesia (KSMHI) dan […]

  • Dosen FEB UMS Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Literasi Akuntansi UMKM

    Dosen FEB UMS Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Tingkatkan Literasi Akuntansi UMKM

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi pelaku UMKM di Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hibah Integrasi Tri Dharma (HIT) FEB UMS. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Meeting Room Lantai 3 Gedung FEB UMS ini mengangkat tema […]

expand_less