Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Solusi Modern Cek Gula Darah Tanpa Tusuk Jari, Tim UMS Sabet Medali Emas di Kancah Internasional

Solusi Modern Cek Gula Darah Tanpa Tusuk Jari, Tim UMS Sabet Medali Emas di Kancah Internasional

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – inovatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menghadirkan solusi modern pemeriksaan kadar gula darah tanpa tusuk jari berhasil mencuri perhatian dunia. Lewat inovasi bertajuk “GluScan: Innovative Ray Based Non Invasive Blood Sugar Detection With Real Time Visualization on Mobile App”, tim UMS memperkenalkan alat pendeteksi gula darah berbasis sinar infrared yang terintegrasi dengan aplikasi mobile.

Kreasi tersebut mengantarkan Tim GluScan menyabet medali emas pada ajang World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2025, yang berlangsung 21–25 September 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kompetisi ini digelar Indonesian Young Scientist Association (IYSA) berkolaborasi dengan SEGi University dan diikuti peserta dari lebih 10 negara.

Terdiri dari Syaban Al Musyaffaa Ibnu Ahmad sebagai ketua, bersama empat rekannya yakni Nandifa Azzahra Salsabila, Dita Nur Aulia Anggraini, Muhammad Mukhorroja Adz Dzaka, dan Ammar Miftahudin Anshori, tim ini mengusung inovasi di bidang teknologi kesehatan non-invasif. Dengan memanfaatkan sinar infrared, GluScan dirancang sebagai solusi praktis yang memberikan hasil deteksi real-time langsung ke aplikasi.

Ketua Tim GluScan, Syaban Al Musyaffaa Ibnu Ahmad menyampaikan kompetisi ini sangat berkesan baginya. “Senang sekali, soalnya kami persiapkan ini dari bulan Juli dan itu banyak sekali kendala dan hambatan, pokoknya trouble-nya banyak banget,” ungkap Syaban saat dimintai keterangan pada Jumat, (3/10).

Ia menjelaskan bahwa alat pendeteksi kadar gula darah ini dirancang sebagai solusi pemeriksaan kadar gula darah tanpa menusuk jari dengan jarum.

“Zaman sekarang pengen ngecek gula darah itu banyak sekali yang masih menggunakan metode invasif (tusuk jari). Walaupun ada alat yang sudah tidak menggunakan metode invasif, itu banyak dari mereka yang belum terintegrasi sama aplikasi. Sehingga masih berdiri secara independen,” jelas Syaban.

GluScan ini beroperasi dengan bantuan pancaran sinar infrared dan jari kelingking digunakan sebagai objek. “Nanti setelah dipancarkan (infrared) ke jari, akan dipancarkan kembali ke sensor yang menangkap hasil pancaran. Nanti sensor itu akan mendeteksi kira-kira kadar gula darahnya sekian. Setelahnya sensor langsung kirim ke microcontroller untuk disampaikan ke aplikasi,” ujar Syaban memberikan penjelasan mengenai mekanisme pemakaian GluScan.

Sebelum WICE, Syaban mengaku bersama beberapa anggota tim GluScan telah mengikuti berbagai kompetisi dalam kancah nasional dan internasional. Mereka terbentuk dari sekelompok mahasiswa dengan program studi (prodi) berbeda, namun disatukan oleh tujuan yang sama dalam kompetisi WICE.

Dalam proses pemantapan alat di Malaysia, mereka mengalami tantangan terbesar ketika dihadapkan dengan rusaknya alat solder yang mereka bawa dari Indonesia. Dzaka salah satu anggota tim mengungkap, tantangan dapat teratasi dengan koordinasi dan kolaborasi antar anggota.

“Terus dengan suasana yang emang rame, terus pusing juga. Pokoknya perasaannya campur-campur waktu itu panik. Tapi qadarullah, alhamdulillah, bisa selesai sebelum presentasi dan presentasi berjalan dengan lancar,” ucap Dzaka dengan penuh rasa syukur.

Dosen pembimbing tim, Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T., , mengapresiasi prestasi tersebut. Ia menegaskan, kemenangan mahasiswa UMS di kancah internasional bukan sekadar capaian kompetisi, melainkan bukti pendampingan kampus dalam membentuk karakter berdaya saing global.

“Universitas mendukung penuh inovasi mahasiswa. Saya berpesan agar mereka terus mengembangkan diri, tidak hanya mengejar prestasi tetapi juga menjadikannya sebagai investasi untuk masa depan,” tutur Fatih.

Ke depan, tim GluScan berencana mengembangkan alat ini lebih lanjut sekaligus mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Prestasi internasional ini menegaskan bahwa ide dan gagasan mahasiswa UMS mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan di bidang kesehatan. (Roselia/Humas)

editor: unaise albunayya

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabayyun Menuju Pemilu 2024

    Tabayyun Menuju Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro Pemilihan umum adalah salah satu pilar demokrasi yang sangat penting dalam suatu negara. Di Indonesia, pemilihan umum (Pemilu) merupakan proses yang diadakan secara berkala untuk memilih wakil rakyat yang akan mewakili kepentingan masyarakat di tingkat lokal, regional, dan nasional. Pemilu 2024, yang akan datang, akan menjadi pesta demokrasi yang sangat dinanti-nanti. […]

  • PMB UMS Terima Kunjungan MBS Poncowati Lampung Tengah, Ajak Siswa Kenali Dunia Kampus dan Peluang Beasiswa

    PMB UMS Terima Kunjungan MBS Poncowati Lampung Tengah, Ajak Siswa Kenali Dunia Kampus dan Peluang Beasiswa

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Poncowati, Lampung Tengah, pada Rabu (12/11). Kunjungan ini diikuti oleh 41 siswa kelas 12 dan 9 pendamping sebagai bagian dari kegiatan studi kampus dalam rangka memperluas wawasan santri mengenai dunia perguruan […]

  • Sambut Peringatan Bulan PRB, MDMC bersama STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar Seminar Nasional

    Sambut Peringatan Bulan PRB, MDMC bersama STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar Seminar Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Aceh – Menyambut Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024, MDMC PP Muhammadiyah bekerja sama dengan STIKes Muhammadiyah Aceh, serta didukung oleh BNPB dan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, mengadakan seminar nasional dengan tema “Peran Komunitas dan Rumah Sakit dalam Kesiapsiagaan Bencana dan Dukungan pada Klaster Kesehatan”. (8/10/2024) Seminar ini menghadirkan berbagai pakar […]

  • Alumni UMS Bertemu Najwa Shihab, Ceritakan Perjalanan dari Celengan Beasiswa Narasi hingga Penggerak Literasi Digital

    Alumni UMS Bertemu Najwa Shihab, Ceritakan Perjalanan dari Celengan Beasiswa Narasi hingga Penggerak Literasi Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perjalanan inspiratif datang dari alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Ari Septian, S.Pd., yang belum lama ini mendapat kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan Najwa Shihab di kantor Narasi, Jakarta. Pertemuan tersebut merupakan agenda meet up pertama Celengan Beasiswa Narasi, program beasiswa bantuan pendidikan yang telah berjalan sejak 2021. Ari menjadi salah satu […]

  • Mengenal Pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Indonesia

    Mengenal Pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.263
    • 0Komentar

         Oleh : Zeriflita Aura Rinjani (202110230311054) Era globalisasi tidak lepas dengan adanya modernsasi yang dapat kita simpulkan dari berbagai sudut pandangan yang berbeda-beda mencakup berbagai aspek kehidupan. Keinginan untuk melakukan perubahan menjadi salah satu bentuk adanya modernsasi yang didasari oleh dasar pemikiran juga ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, tidak jarang bahwa setiap manusia […]

  • Daycare Lansia Bernuansa Edukasi, Gagasan Progresif Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta

    Daycare Lansia Bernuansa Edukasi, Gagasan Progresif Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Surakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surakarta resmi meluncurkan Elderly School of ‘Aisyiyah (ESA), sebagai bentuk inisiasi Daycare Lansia pada Kamis(17/7) di Gedung PDA Kota Surakarta. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pengguntingan melati dan kunjungan ke ruang daycare, serta dihadiri tokoh-tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Surakarta. Ketua PDA Surakarta, Dr. Mahasri Shobahiya, […]

expand_less