Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fisioterapis UMS Latih Lansia Sukoharjo Atasi Nyeri Punggung Bawah

Fisioterapis UMS Latih Lansia Sukoharjo Atasi Nyeri Punggung Bawah

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 12 mahasiswa Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) angkatan X yang bertugas di Puskesmas Baki menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Nyeri Punggung Bawah”. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Lansia di Balai Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 60 warga lansia ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) yang akrab disebut boyokan. Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal dapat menurunkan produktivitas, mengurangi kemandirian, hingga berdampak pada kualitas hidup lansia.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2023, nyeri punggung bawah masuk dalam 10 besar penyakit terbanyak. Mayoritas warga Desa Duwet yang berprofesi sebagai petani rentan mengalami kondisi ini akibat aktivitas membungkuk lama di sawah, mengangkat beban berat, dan posisi kerja yang kurang ergonomis.

Dalam penyuluhan, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS kelompok 3 angkatan X, Aulia Farah Maharani, S.Kes., menerangkan bahwa nyeri punggung bawah merupakan rasa sakit atau ketidaknyamanan pada punggung bagian bawah akibat masalah pada otot, tulang, saraf, maupun sendi. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan kerja, kurangnya aktivitas fisik, hingga faktor usia.

“Kami juga mengenalkan gejala LBP, seperti nyeri pada pinggang hingga bokong, rasa kaku pada punggung, keterbatasan gerak, bahkan kesemutan di tungkai. Peserta diajarkan cara mengangkat beban yang benar dengan posisi jongkok, punggung lurus, serta menggunakan kekuatan otot kaki, bukan punggung,” ungkap Aulia, Sabtu (4/10).

Penyuluhan tentang Nyeri Punggung Bawah oleh Mahasiswa Fisoterapis UMS

Selain teori, lanjutnya, lansia juga diajak mempraktikkan latihan peregangan dan penguatan otot sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Latihan ini bertujuan menjaga kelenturan dan kestabilan tulang belakang. Suasana penyuluhan menjadi hidup ketika peserta mencoba gerakan dengan antusias, meskipun beberapa masih tampak canggung.

“Untuk mengukur pemahaman warga, tim mahasiswa Fisioterapis UMS memberikan kuesioner sederhana sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang nyeri punggung bawah dan cara pencegahannya. Sejumlah peserta bahkan mengaku baru mengetahui teknik mengangkat beban yang benar sehingga lebih percaya diri menerapkannya,” paparnya.

Di sela kegiatan, pemeriksaan kesehatan rutin Posbindu juga tetap berjalan. Lansia mendapatkan layanan cek tekanan darah, berat badan, lingkar perut, gula darah, asam urat, hingga kolesterol. Data tersebut dicatat bidan desa dan kader posyandu sebagai bahan evaluasi kesehatan masyarakat.

“Kegiatan penyuluhan yang digelar Rabu (13/8) itu menjadi bukti nyata kolaborasi perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan masyarakat desa. Edukasi ergonomi bagi petani serta kebiasaan olahraga ringan diharapkan dapat menekan angka kejadian LBP di pedesaan,” tegasnya.

Bidan Desa Duwet, Dewi Rohani, S.Keb., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UMS. “Alhamdulillah terasa terbantu, karena biasanya saya sendiri. Warga juga senang karena mendapat ilmu baru tentang latihan nyeri punggung bawah dan cara mengangkat barang yang benar,” ujarnya.

Kepala Desa Duwet, Suparno, turut menyampaikan terima kasih atas dukungan mahasiswa. “Kehadiran mereka membuat acara lebih lengkap. Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi juga penyuluhan dan latihan yang bisa langsung dipraktikkan warga. Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan tentang kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu nyeri punggung bawah. Dengan adanya praktik langsung, masyarakat merasa lebih mudah memahami cara menjaga kesehatan punggung. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas sangat dibutuhkan.

“Secara keseluruhan, kegiatan mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS di Desa Duwet tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri menjaga kesehatan. Harapannya, kegiatan serupa bisa terus digelar di desa-desa lain sehingga lansia semakin sehat, produktif, dan bahagia,” pungkas Suparno.(Fika/Humas)

Editor: Farhan Shiddiq

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Perkuat Silaturahmi Mahasiswa Asing lewat Jamuan Makan Bersama Rektor

    UMS Perkuat Silaturahmi Mahasiswa Asing lewat Jamuan Makan Bersama Rektor

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan jamuan makan bersama bagi 20 mahasiswa asing pada Rabu malam (24/12) di kediaman Rektor UMS. Kegiatan ini dihadiri mahasiswa dari berbagai negara, seperti Thailand, Kamboja, Myanmar, Laos, Zimbabwe, Rwanda, Yaman, Uganda, Bangladesh, Kenya, Timor Leste, Maroko, Palestina, Guinea, Turkmenistan, dan Gambia, yang sedang menempuh studi di UMS. […]

  • Tanamkan PHBS Sejak Dini, Mahasiswa Kesmas UMS Kenalkan Pilah Sampah dan CTPS

    Tanamkan PHBS Sejak Dini, Mahasiswa Kesmas UMS Kenalkan Pilah Sampah dan CTPS

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) An Afida Atsna dan Rara Vera Nathania, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di TK Aisyiyah Sindon pada Sabtu, (30/5/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 35 anak tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan anak usia dini mengenai pengelolaan sampah serta pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat […]

  • ‘Celengan Tuhan’

    ‘Celengan Tuhan’

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 801
    • 0Komentar

    Oleh : Naufal Febrian   Sebuah mobil-mobilan kayu berderik-derik melintasi setiap jamaah yang sedang duduk tepekur. “Berisik!” aku mengumpat dalam hati. “Kenapa rodanya harus terbuat dari besi sih? Kenapa juga gak dilumuri oli biar gak sakit ke telinga?” Sejurus sebelum tertunduk kembali kuperhatikan seorang pria yang duduk di shaf depanku merogoh saku kokonya. Serius ia […]

  • Ketua LPP PWM Jateng: Pengasuh dan Mudir Harus 24 Jam Dampingi Santri dan Ustadz

    Ketua LPP PWM Jateng: Pengasuh dan Mudir Harus 24 Jam Dampingi Santri dan Ustadz

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 263
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, Purbalingga – Ketua LPP PWM Jawa Tengah KH. M. Irzal Fadholi didampingi anggota lembaga beserta Lazismu UMS hadir di pesantren Darussalam Slingga Purbalingga guna memberikan semangat dan pendampingan pengelolaan pesantren yang baik, Ahad, (17/9/2023). Kehadiran rombongan diterima langsung mudir PPMTQ dan Kepala MA PPMTQ Darussalam di kantor pesantren. Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Quran (PPMTQ) […]

  • PRM Ngumpak Dalem Bojonegoro Gelar Pengajian Berhadiah, Warga Antusias Hadiri Kegiatan

    PRM Ngumpak Dalem Bojonegoro Gelar Pengajian Berhadiah, Warga Antusias Hadiri Kegiatan

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bojonegoro — Dalam upaya meningkatkan semangat dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngumpak Dalem Bojonegoro menggelar pengajian rutin dengan pendekatan unik, yakni menggunakan metode hadiah (doorprize) bagi para jamaah yang hadir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at malam (8 Agustus 2025 ) di Masjid Ahmad Dahlan SDMUDABO Kampus 2 Ds Sumodikaran, […]

  • Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

    Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Muhammadiyah Kalimantan Timur menilai bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak dapat dilepaskan dari lemahnya kebijakan dan penegakan hukum lingkungan. Hal tersebut mengemuka dalam Lokakarya Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar dari Bencana Banjir Sumatra: Membangun Pengelolaan Sumber […]

expand_less