Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muhammadiyah Kalimantan Timur menilai bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak dapat dilepaskan dari lemahnya kebijakan dan penegakan hukum lingkungan. Hal tersebut mengemuka dalam Lokakarya Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (24/1/2026).

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar dari Bencana Banjir Sumatra: Membangun Pengelolaan Sumber Daya Alam Kalimantan Timur yang Aman, Berkelanjutan, dan Berkeadilan” itu menjadi ruang kritik sekaligus refleksi terhadap arah pembangunan nasional dan daerah.

Anggota DPD RI Komite I, Dr. dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.N., yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa pendekatan teknis semata tidak cukup dalam menangani bencana ekologis. Menurutnya, negara harus berani melakukan pembenahan mendasar terhadap kebijakan sumber daya alam.

“Selama kebijakan masih permisif terhadap perusakan lingkungan dan penegakan hukumnya lemah, maka bencana hanya soal waktu,” ujarnya.

Ia menyoroti praktik pemberian izin pertambangan, perkebunan skala besar, dan alih fungsi lahan yang kerap mengabaikan kajian lingkungan. Dampaknya, kawasan resapan air berkurang drastis, sementara permukiman terus berkembang di wilayah rawan bencana.

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

“Ketika negara abai, rakyat yang pertama menjadi korban. Karena itu, Muhammadiyah harus hadir memberi kritik, masukan, sekaligus solusi,” katanya.

Diskusi juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengawasan lingkungan. Peserta lokakarya sepakat bahwa tumpang tindih kewenangan dan lemahnya koordinasi sering dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menghindari tanggung jawab ekologis.

Lokakarya ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain peninjauan ulang perizinan di wilayah rawan bencana, penguatan sanksi hukum bagi perusak lingkungan, serta pelibatan masyarakat sipil dan organisasi keagamaan dalam pengawasan kebijakan.

Muhammadiyah Kaltim berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan hidup.(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 32 ANAK IKUTI KHITAN KERJASAMA BPO KOKAM KALTIM DAN BAZNAS KUKAR

    32 ANAK IKUTI KHITAN KERJASAMA BPO KOKAM KALTIM DAN BAZNAS KUKAR

    • calendar_month Senin, 25 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 549
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Sebulu – Di penghujung tahun Badan Pelaksana Operasional Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (BPO KOKAM) Kalimantan Timur kembali menggelar khitanan massal. Kegiatan dilangsungkan di Sebulu Kutai Kertangera pada Ahad, 24 desember 2023. Pelaksanaan kegiatan diselenggarakan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sebulu dengan peserta sebanyak 32 anak yang melibatkan tim medis dari Puskesmas Sebulu dan […]

  • Tancap Gas Kampus Berdampak, UMS Ajak 87 PT Jateng Ikuti Kosabangsa dan Mahasiswa Berdampak

    Tancap Gas Kampus Berdampak, UMS Ajak 87 PT Jateng Ikuti Kosabangsa dan Mahasiswa Berdampak

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengajak 87 perguruan tinggi di Jawa Tengah untuk mengikuti program Kolaborasi Sosial Pembangunan Bangsa dan Masyarakat (Kosabangsa) dan Mahasiswa Berdampak. Ihwal tersebut mengemuka dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Kosabangsa dan Sosialisasi Program Mahasiswa Berdampak di Auditorium Moh. Djazman, UMS, Rabu (11/5). Sosialisasi yang menggandeng Direktorat Penelitian […]

  • UMS dan University of Eastern Pangasinan Jalin Kerja Sama Internasional

    UMS dan University of Eastern Pangasinan Jalin Kerja Sama Internasional

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memperkuat jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of Eastern Pangasinan (UEP), Filipina. Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan pesan komitmen dalam sambutannya. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas mobilitas mahasiswa maupun […]

  • Pulihkan Semangat Anak Pasca Banjir, KawanMU Gelar Kegiatan Psikososial di Meunasah Lhok Pidie Jaya Aceh

    Pulihkan Semangat Anak Pasca Banjir, KawanMU Gelar Kegiatan Psikososial di Meunasah Lhok Pidie Jaya Aceh

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pidie Jaya – KawanMU melaksanakan kegiatan dukungan psikososial bagi anak-anak di Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (18/1/2026). Kegiatan ini bertujuan mengembalikan keceriaan dan semangat anak-anak pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Dukungan psikososial dilakukan melalui aktivitas bermain bola bersama anak-anak. Kegiatan sederhana ini mampu menghadirkan kegembiraan sehingga anak-anak tidak […]

  • Mahasiswa Fisioterapi UMS Paparkan Riset Neuroplastisitas di SEAPAC 2025

    Mahasiswa Fisioterapi UMS Paparkan Riset Neuroplastisitas di SEAPAC 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sherin Nada Salsabila, mencatatkan prestasi dengan berpartisipasi pada konferensi internasional South East Physical Activity Conference (SEAPAC) 2025 yang diadakan di Thailand. Dalam forum tersebut, ia memaparkan kajian mengenai neuroplastisitas yang berjudul ‘Neuroplasticity in Motor-Sensory Based Rehabilitation for Cerebral Palsy’. Penelitian yang ia presentasikan merupakan […]

  • Perkuat Sinergi Gerakan Agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di Ranah Mahasiswa, Silaturahmi PC IMM Sukoharjo ke Jajaran PP ‘Aisyiyah

    Perkuat Sinergi Gerakan Agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di Ranah Mahasiswa, Silaturahmi PC IMM Sukoharjo ke Jajaran PP ‘Aisyiyah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Aufa Ubadah An Nu’man
    • visibility 78
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sukoharjo melaksanakan sowan dan silaturahmi dengan jajaran Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah di Gedung PP ‘Aisyiyah, Yogyakarta, Senin (12/10/2026). Pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, serta membangun sinergi gerakan dalam mengaktualisasikan agenda Risalah Perempuan Berkemajuan di ranah kemahasiswaan. Kedatangan jajaran PC IMM Sukoharjo […]

expand_less