Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

Lokakarya LHKP: Bencana Ekologis Tak Bisa Diselesaikan dengan Pendekatan Teknis

  • account_circle Redaksi Kabarmuh
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Muhammadiyah Kalimantan Timur menilai bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra tidak dapat dilepaskan dari lemahnya kebijakan dan penegakan hukum lingkungan. Hal tersebut mengemuka dalam Lokakarya Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Kaltim yang digelar di Samarinda, Sabtu (24/1/2026).

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Belajar dari Bencana Banjir Sumatra: Membangun Pengelolaan Sumber Daya Alam Kalimantan Timur yang Aman, Berkelanjutan, dan Berkeadilan” itu menjadi ruang kritik sekaligus refleksi terhadap arah pembangunan nasional dan daerah.

Anggota DPD RI Komite I, Dr. dr. H. Andi Sofyan Hasdam, Sp.N., yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa pendekatan teknis semata tidak cukup dalam menangani bencana ekologis. Menurutnya, negara harus berani melakukan pembenahan mendasar terhadap kebijakan sumber daya alam.

“Selama kebijakan masih permisif terhadap perusakan lingkungan dan penegakan hukumnya lemah, maka bencana hanya soal waktu,” ujarnya.

Ia menyoroti praktik pemberian izin pertambangan, perkebunan skala besar, dan alih fungsi lahan yang kerap mengabaikan kajian lingkungan. Dampaknya, kawasan resapan air berkurang drastis, sementara permukiman terus berkembang di wilayah rawan bencana.

Ketua LHKP PWM Kaltim, H.M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkepentingan mengawal kebijakan publik agar berpihak pada keselamatan rakyat. Ia menilai isu lingkungan bukan hanya persoalan aktivis, tetapi menyangkut hak dasar masyarakat atas lingkungan hidup yang sehat.

“Ketika negara abai, rakyat yang pertama menjadi korban. Karena itu, Muhammadiyah harus hadir memberi kritik, masukan, sekaligus solusi,” katanya.

Diskusi juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengawasan lingkungan. Peserta lokakarya sepakat bahwa tumpang tindih kewenangan dan lemahnya koordinasi sering dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk menghindari tanggung jawab ekologis.

Lokakarya ini menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain peninjauan ulang perizinan di wilayah rawan bencana, penguatan sanksi hukum bagi perusak lingkungan, serta pelibatan masyarakat sipil dan organisasi keagamaan dalam pengawasan kebijakan.

Muhammadiyah Kaltim berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keselamatan dan keberlanjutan lingkungan hidup.(ay.1)

  • Penulis: Redaksi Kabarmuh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutup Rangkaian Milad IMM ke-62, IMM UMPwr Dorong Kader Berkontribusi Nyata bagi Masyarakat

    Tutup Rangkaian Milad IMM ke-62, IMM UMPwr Dorong Kader Berkontribusi Nyata bagi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 84
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOREJO – Dalam rangka menyemarakan penutupan Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang ke-62, Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr), menggelar silaturahmi bersama untuk mempererat tali silaturahmi antar Pimpinan Komisariat (PK). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Drs. H. Pujiono selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo, Ibu Nur Ngazizah M.Si selaku Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Purworejo, Pimpinan […]

  • LPPIK ADAKAN WORKSHOP EVALUASI SEBAGAI LANGKAH PERBAIKAN PELAKSANAAN BAITUL ARQAM

    LPPIK ADAKAN WORKSHOP EVALUASI SEBAGAI LANGKAH PERBAIKAN PELAKSANAAN BAITUL ARQAM

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 300
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Surakarta – Sehubungan dengan dirasa perlunya evaluasi pelaksanaan BA mahasiswa UMS, LPPIK menyelenggarakan Workshop Evaluasi yang dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2023, tepatnya hari Rabu di ruang rapat LPPIK UMS. Workshop ini diawali oleh sambutan yang diberikan oleh ketua LPPIK, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Selama ini pihaknya sudah melakukan evaluasi, tetapi hal tersebut […]

  • Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    Penutupan DAD PK IMM Shabran UMS, Cetak Kader Digdaya yang Siap Terjun ke Medan Dakwah

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SURAKARTA, KABARMUH.ID – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Shabran UMS selesai melaksanakan Darul Arqom Dasar (DAD) pada Rabu 12 November 2025 di Gedung Tabligh Institute Yogyakarta. Acara yang bertemakan “Purifikasi Ideologi IMM & Muhammadiyah Untuk Merekontruksi Kader Yang Digdaya,” ditutup dengan mendatangkan Dr. Syakir Jamaluddin, M.A., selaku Ketua Bidang IV Majelis Tabligh […]

  • Buka Rakornas LDK PP, Haedar Nashir Dorong Dakwah Komunitas Muhammadiyah Lebih Mikro dan Kontekstual

    Buka Rakornas LDK PP, Haedar Nashir Dorong Dakwah Komunitas Muhammadiyah Lebih Mikro dan Kontekstual

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SEMARANG — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kader dan aktivis Muhammadiyah untuk takut berkompetisi dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, kompetisi yang sehat justru menjadi bagian dari dinamika dakwah dan pembaruan Muhammadiyah. Hal itu disampaikan Haedar saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga […]

  • Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    Meriah, UMS Gelar Upacara HUT RI ke-80 dengan Rangkaian Parade Prestasi Mahasiswa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (17/8). Acara berlangsung di Lapangan Gedung Induk Siti Walidah dengan melibatkan mahasiswa asing, unit kegiatan mahasiswa (UKM), marching band, hingga peragaan prestasi inovatif karya mahasiswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah para peserta upacara […]

  • Makna Filosofis Keris Naga Sapta dalam Gelaran POMNAS XIX di UMS

    Makna Filosofis Keris Naga Sapta dalam Gelaran POMNAS XIX di UMS

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 cabang olahraga pencak silat yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ditutup dengan nuansa filosofis yang kental. Simbol yang dihadirkan pada pembukaan hingga penutupan adalah keris Naga Sapta, pusaka sarat makna yang menjadi representasi keseimbangan dan kebijaksanaan. Dalam penutupan […]

expand_less