
KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Dalam upaya memperkuat kualitas kesehatan keluarga berlandaskan nilai-nilai Islami, Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Pondok menyelenggarakan kajian kesehatan bertajuk “Kesehatan Reproduksi Remaja dan Pasangan Usia Subur”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 18 Januari 2026, bertempat di Masjid Al-Amin Dusun Temulus, Desa Pondok, Kecamatan Grogol.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 75 peserta yang terdiri dari jajaran Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah, kader Nasyiatul Aisyiyah (NA), serta jamaah perempuan dan pasangan usia subur di lingkungan sekitar. Kehadiran berbagai elemen usia ini menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah dalam mengawal isu kesehatan lintas generasi.
Kegiatan ini menghadirkan dr. Ryandika Aulia Oktorizal dari RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, dr. Ryandika menekankan bahwa kesehatan reproduksi remaja merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas.
“Remaja perlu dibekali pengetahuan yang benar mengenai perubahan fisik dan psikologis serta pentingnya menjaga kebersihan diri. Hal ini bertujuan agar mereka terhindar dari perilaku berisiko yang dapat merugikan masa depan mereka,” ujar dr. Ryandika.
Selain menyasar kelompok remaja, kajian ini turut memberikan pendalaman materi bagi pasangan usia subur dengan fokus utama pada perencanaan kehamilan yang matang serta penempatan kesehatan ibu dan anak sebagai prioritas dalam keluarga. Disamping aspek medis, ditekankan pula pentingnya sinergi antara suami dan istri dalam menjaga keharmonisan serta kesehatan reproduksi, yang dipandang sebagai bentuk ikhtiar nyata dalam menjaga amanah Allah SWT demi mewujudkan keturunan yang sehat dan berkualitas.
Ketua Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Pondok, Ziadah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Beliau berharap informasi yang didapat tidak hanya berhenti pada peserta yang hadir, namun dapat disebarluaskan.
“Kami berharap para peserta, terutama kader Nasyiatul Aisyiyah dan ibu-ibu ‘Aisyiyah, dapat menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat masing-masing. Dengan pemahaman yang benar, kita dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan agama,” ungkap Ziadah, S.Pd.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini ditutup dengan doa bersama. PRA Pondok berkomitmen untuk terus melaksanakan kajian kesehatan serupa secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang sehat, berdaya, dan religius.
Kontributor: Ummu Rosyidah
Editor: Muuhammad Farhan



