Beritakabar muhammadiyahKaltim

Manhaj tarjih Muhammadiyah dikaji dalam penguatan AIK bagi guru IMBS Samarinda

AIK Diperkuat, Guru Didorong Berpikir Sistematis dan Akademik

 

Pendalaman manhaj tarjih Muhammadiyah menjadi sorotan utama dalam kegiatan Penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang digelar IMBS Samarinda di UMKT, 19–21 Februari 2026. Sebanyak 123 guru dari tiga sekolah Muhammadiyah mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

Kepala SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Arip Saripuddin, S.Pd.I., M.A., Ph.D., yang juga Sekretaris Majelis Tarjih PWM Kaltim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis memperkokoh pemahaman ideologis dan metodologis guru dan karyawan.

“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi pedagogis, tetapi juga pada pendalaman prinsip-prinsip memahami Islam sebagaimana dirumuskan dalam manhaj tarjih Muhammadiyah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, peserta diajak menelusuri perkembangan metode berpikir Muhammadiyah sejak masa KH. Azhar Basyir hingga Prof. Syamsul Anwar. Pada periode tersebut, metodologi istinbath hukum berkembang semakin sistematis dan akademik.

Dalam pemaparannya, Arip memperkenalkan pendekatan bayani (berbasis teks), burhani (rasional-demonstratif), dan irfani (intuitif-spiritual). Ketiganya, menurut dia, merupakan kerangka epistemologis yang saling melengkapi dalam menggali ajaran Islam secara komprehensif dan kontekstual.

Selain itu, peserta juga dikenalkan metode qiyasi dan pendekatan sinkronisasi dalam menyikapi dalil yang tampak bertentangan. Pendekatan ini diharapkan melahirkan sikap ilmiah yang terbuka, moderat, dan argumentatif.

Diskusi berlangsung dinamis. Para guru mengajukan pertanyaan terkait persoalan kontemporer yang membutuhkan jawaban keislaman yang rasional dan tetap berlandaskan nash.

Melalui penguatan manhaj tersebut, diharapkan guru Muhammadiyah tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan intelektual dan ideologis yang mampu mengintegrasikan nilai Islam berkemajuan dalam praktik pendidikan sehari-hari.(ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button