Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Pati – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, aman, dan merata melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Pada tahun 2026, fokus revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana, berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta satuan pendidikan dengan tingkat kerusakan berat yang memerlukan penanganan segera.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4). Menurutnya, revitalisasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari kebijakan strategis nasional untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

“Revitalisasi satuan pendidikan kami fokuskan pada sekolah terdampak bencana, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta sekolah yang mengalami kerusakan berat, sebagai upaya memastikan seluruh peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak,” ujar Mendikdasmen saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4).

Kebijakan ini menjadi sangat penting mengingat masih banyak sekolah di berbagai wilayah Indonesia menghadapi tantangan serius, mulai dari kerusakan bangunan akibat usia, dampak cuaca ekstrem, hingga keterbatasan akses pembangunan di kawasan terpencil. Wilayah 3T dan daerah terdampak bencana menjadi perhatian utama karena kondisi sarana yang tidak memadai kerap memengaruhi kualitas proses pembelajaran, keselamatan siswa, serta motivasi belajar.

Pada tahun 2025, program revitalisasi satuan pendidikan didukung anggaran sebesar Rp16,9 triliun dan telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Cakupan program meliputi pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang komputer, fasilitas sanitasi, Unit Kesehatan Siswa (UKS), hingga sarana pendukung lain yang menunjang proses belajar mengajar.

Di Kabupaten Pati, implementasi program ini telah dirasakan oleh 90 satuan pendidikan. Kehadiran program revitalisasi menjadi jawaban atas kebutuhan sekolah-sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur, sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempersempit kesenjangan mutu pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah yang lebih rentan.

Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SMP Negeri 1 Gembong, Kabupaten Pati, yang mengalami perubahan signifikan setelah mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas, pembangunan laboratorium komputer, UKS, dan fasilitas sanitasi. Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah, terutama dalam terciptanya suasana belajar yang lebih nyaman dan aman.

Kepala SMP Negeri 1 Gembong, Istiana, mengisahkan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi bangunan sekolah berada dalam keadaan memprihatinkan dan cukup mengganggu kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

“Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah kami mengalami kerusakan dari lantai hingga atap. Saat hujan, air masuk ke ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu,” ujarnya.

Setelah program revitalisasi dijalankan, kondisi fisik sekolah berubah secara signifikan. Ruang belajar yang lebih representatif memberi dampak positif terhadap kenyamanan siswa, semangat belajar, serta efektivitas proses pembelajaran.

“Setelah revitalisasi, pembelajaran menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Siswa merasa lebih senang berada di sekolah, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan pihak sekolah atas perhatian pemerintah yang dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan berkualitas,” tuturnya.

Ia berharap keberlanjutan program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah Indonesia, khususnya yang masih menghadapi persoalan serupa.

“Kami berharap program ini dapat merata di seluruh Indonesia, sehingga seluruh peserta didik dapat belajar dengan aman tanpa kekhawatiran terhadap kondisi bangunan sekolah,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pendidikan di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Bantuan revitalisasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Selain penguatan infrastruktur, Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar penyusunan perencanaan program. Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci agar revitalisasi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program revitalisasi satuan pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari agenda besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Sekolah yang aman, nyaman, dan layak bukan hanya menghadirkan kualitas pembelajaran yang lebih baik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Jadi Langkah Garneta Kembangkan Potensi dan Raih Prestasi

    Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Jadi Langkah Garneta Kembangkan Potensi dan Raih Prestasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensi melalui berbagai program beasiswa. Salah satunya melalui Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA) yang diberikan kepada mahasiswa dengan capaian hafalan Al-Qur’an. Salah satu penerima BHA UMS tahun 2026 adalah Garneta Felicia Furaida, calon mahasiswa Program Studi Keperawatan UMS asal Temanggung. […]

  • Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pasuruan – Meski hanya dihadiri kurang dari sepuluh kader, Rapat Kerja I Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gempol yang digelar pada 29–30 November 2025 di SD Muhammadiyah 2 Kejapanan berlangsung penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan progresif untuk kemajuan persyarikatan. Undangan resmi kegiatan ini telah diedarkan sejak 19 November 2025 sebagai bentuk penegasan pentingnya […]

  • MHES UMS Gelar Diseminasi, Selaraskan Riset Ekonomi Islam Dengan Standar Negara OKI

    MHES UMS Gelar Diseminasi, Selaraskan Riset Ekonomi Islam Dengan Standar Negara OKI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Riset Penelitian Internasional Mahasiswa dan kuliah tamu yang bertema Akad Mudharabah dalam Asuransi Syariah dari Perspektif Fikih Islam dan Hukum Positif: Kajian Yurisprudensi Legalitas komparatif Zakat termasuk dalam daftar faktor ekonomi di Kabupaten Bandung. Kegiatan yang […]

  • Refleksi Milad Muhammadiyah: Menguatkan Pilar Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

    Refleksi Milad Muhammadiyah: Menguatkan Pilar Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Oleh: Alvin Qodri Lazuardy, M.Pd, Kader Muhammadiyah, Mudir Pesantren At-tin UMP Kab. Tegal Milad ke-112 Muhammadiyah menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran strategis organisasi ini dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Dengan tema “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”, Muhammadiyah mengirim pesan kuat bahwa perjuangan untuk menciptakan kesejahteraan inklusif adalah manifestasi nyata dari Islam […]

  • Pentas Karawitan Jayawindra Kalijaga Meriahkan Parenting dan Pertemuan Wali Murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo

    Pentas Karawitan Jayawindra Kalijaga Meriahkan Parenting dan Pertemuan Wali Murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID WONOSOBO — Suasana kegiatan parenting dan pertemuan wali murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo semakin semarak dengan penampilan Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga. Pentas seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para wali murid, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus membentuk karakter murid melalui pendidikan seni. Dengan lantunan […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Umat, JATAM Sidomulyo Lakukan Studi Peternakan Unggas di Pringsewu

    Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Umat, JATAM Sidomulyo Lakukan Studi Peternakan Unggas di Pringsewu

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Selatan — Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sidomulyo, Lampung Selatan, bersama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Lampung Selatan melaksanakan studi lapangan peternakan unggas di JATAM Pringsewu. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pendampingan ketahanan pangan melalui pengembangan peternakan unggas, khususnya itik dan ayam kampung, yang kini menjadi salah satu sektor unggulan dalam program pemberdayaan ekonomi umat […]

expand_less