Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Pati – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, aman, dan merata melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Pada tahun 2026, fokus revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana, berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta satuan pendidikan dengan tingkat kerusakan berat yang memerlukan penanganan segera.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4). Menurutnya, revitalisasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari kebijakan strategis nasional untuk memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak belajar dalam lingkungan yang aman dan layak.

“Revitalisasi satuan pendidikan kami fokuskan pada sekolah terdampak bencana, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta sekolah yang mengalami kerusakan berat, sebagai upaya memastikan seluruh peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan layak,” ujar Mendikdasmen saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan se-Kabupaten Pati di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4).

Kebijakan ini menjadi sangat penting mengingat masih banyak sekolah di berbagai wilayah Indonesia menghadapi tantangan serius, mulai dari kerusakan bangunan akibat usia, dampak cuaca ekstrem, hingga keterbatasan akses pembangunan di kawasan terpencil. Wilayah 3T dan daerah terdampak bencana menjadi perhatian utama karena kondisi sarana yang tidak memadai kerap memengaruhi kualitas proses pembelajaran, keselamatan siswa, serta motivasi belajar.

Pada tahun 2025, program revitalisasi satuan pendidikan didukung anggaran sebesar Rp16,9 triliun dan telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Cakupan program meliputi pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang komputer, fasilitas sanitasi, Unit Kesehatan Siswa (UKS), hingga sarana pendukung lain yang menunjang proses belajar mengajar.

Di Kabupaten Pati, implementasi program ini telah dirasakan oleh 90 satuan pendidikan. Kehadiran program revitalisasi menjadi jawaban atas kebutuhan sekolah-sekolah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur, sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempersempit kesenjangan mutu pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah yang lebih rentan.

Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SMP Negeri 1 Gembong, Kabupaten Pati, yang mengalami perubahan signifikan setelah mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas, pembangunan laboratorium komputer, UKS, dan fasilitas sanitasi. Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh seluruh warga sekolah, terutama dalam terciptanya suasana belajar yang lebih nyaman dan aman.

Kepala SMP Negeri 1 Gembong, Istiana, mengisahkan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi bangunan sekolah berada dalam keadaan memprihatinkan dan cukup mengganggu kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

“Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah kami mengalami kerusakan dari lantai hingga atap. Saat hujan, air masuk ke ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu,” ujarnya.

Setelah program revitalisasi dijalankan, kondisi fisik sekolah berubah secara signifikan. Ruang belajar yang lebih representatif memberi dampak positif terhadap kenyamanan siswa, semangat belajar, serta efektivitas proses pembelajaran.

“Setelah revitalisasi, pembelajaran menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Siswa merasa lebih senang berada di sekolah, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan pihak sekolah atas perhatian pemerintah yang dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak dan berkualitas,” tuturnya.

Ia berharap keberlanjutan program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai wilayah Indonesia, khususnya yang masih menghadapi persoalan serupa.

“Kami berharap program ini dapat merata di seluruh Indonesia, sehingga seluruh peserta didik dapat belajar dengan aman tanpa kekhawatiran terhadap kondisi bangunan sekolah,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pendidikan di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Bantuan revitalisasi ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Selain penguatan infrastruktur, Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya pemanfaatan data yang akurat sebagai dasar penyusunan perencanaan program. Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci agar revitalisasi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan paling mendesak di lapangan.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program revitalisasi satuan pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari agenda besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Sekolah yang aman, nyaman, dan layak bukan hanya menghadirkan kualitas pembelajaran yang lebih baik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di Banyumas, Rektor UMJ Dorong Santri MBS Zamzam Aktif Berorganisasi dan Bangun Kepemimpinan

    Hadir di Banyumas, Rektor UMJ Dorong Santri MBS Zamzam Aktif Berorganisasi dan Bangun Kepemimpinan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; BANYUMAS – Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam-Zam Muhammadiyah menggelar Haflah Takharruj Ke-12 di Aula Kampus 2 Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan sekaligus apresiasi bagi 260 santri kelas XII SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di lingkungan pesantren. Acara berlangsung […]

  • Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 163
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) open recruitment koordinator daerah di seluruh wilayah Indonesia. Inilah saatnya memperkuat jaringan dengan seluruh pengusaha di daerah Anda. Serikat Usaha Muhammadiyah adalah komunitas pengusaha dan calon pengusaha terbuka bagi siapapun. SUMU memiliki visi “Mengantarkan 30 Anggota SUMU Menjadi Top 100 Orang Terkaya Indonesia Pada Tahun 2045”. Syarat dan Proses […]

  • Mahasiswa Prodi HKI UM Bandung Tingkatkan Kompetensi Melalui Praktikum Peradilan Agama

    Mahasiswa Prodi HKI UM Bandung Tingkatkan Kompetensi Melalui Praktikum Peradilan Agama

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 112
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Praktikum Peradilan Agama (PPA) selama satu bulan penuh di Pengadilan Agama Kelas 1A Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktis bagi delapan belas mahasiswa semester tujuh yang menjadikannya sebagai prasyarat kelulusan. Ketua Program Studi HKI UM Bandung Yudi Daryadi menekankan […]

  • FHIP UMS Raih Peringkat 3 Fakultas Hukum Swasta Terbaik Nasional Versi Scimago 2026

    FHIP UMS Raih Peringkat 3 Fakultas Hukum Swasta Terbaik Nasional Versi Scimago 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan publikasi pemeringkatan global Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026, FHIP UMS berhasil menempati peringkat ke-3 sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia dalam bidang hukum, sekaligus menjadi Fakultas Hukum PTS terbaik di Provinsi Jawa […]

  • BIM University Gelar Kuliah Praktisi, Bahas Peluang Bisnis Global Bersama Sheikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma

    BIM University Gelar Kuliah Praktisi, Bahas Peluang Bisnis Global Bersama Sheikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, DENPASAR – Bali International Muhammadiyah (BIM) University kembali menghadirkan program kuliah praktisi dengan tema “From Local Dreams to Global Impacts: Business Insights for a Changing World” yang berlangsung di Multipurpose Hall BIM University, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Sheikh Dr. Reza Abdul Jabbar dan Ustadzah Ummu Khadijah Peggy Melati Sukma, S.Sos., M.H., sebagai narasumber […]

  • Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    Jejak Pengabdian untuk Desa Purut: Peresmian Peta Desa dan Penutupan KKN Kelompok 09 UMSURA

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Probolinggo, 03 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) melaksanakan kegiatan Peresmian Peta Desa Purut, Penayangan After Movie, sekaligus Penutupan Program KKN yang bertempat di Balai Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Purut beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, warga Desa Purut, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Acara ini menjadi momentum penutup dari seluruh rangkaian program kerja yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Purut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 09 UMSURA, Ibu Uswatun Hasanah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.J., yang mendampingi mahasiswa sejak awal hingga akhir acara. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan penutupan KKN, mulai dari peresmian Peta Desa Purut, penayangan after movie, hingga prosesi penutupan program. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Purut dan seluruh masyarakat atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN. Menurut beliau, sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan di Desa Purut. Dalam sambutannya, Kepala Desa Purut, Ibu Umi Fitriyana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA yang telah mengabdikan waktu, tenaga, dan ilmunya untuk masyarakat Desa Purut. Berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi warga, dan kami sangat mengapresiasi salah satu luaran berupa Peta Desa Purut yang hari ini diresmikan. Semoga peta ini dapat menjadi media informasi sekaligus mendukung administrasi dan perencanaan pembangunan desa ke depannya. Kami juga berharap silaturahmi antara Pemerintah Desa Purut dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan pengabdian berikutnya.” Setelah penyampaian sambutan, dilakukan prosesi peresmian Peta Desa Purut yang ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan peta kepada Pemerintah Desa Purut sebagai salah satu luaran KKN Kelompok 09 UMSURA. Peresmian tersebut disaksikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, warga, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA. Peta desa yang telah disusun diharapkan dapat menjadi media informasi yang mendukung administrasi pemerintahan desa, mengenalkan potensi wilayah, serta menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan Desa Purut di masa mendatang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan after movie yang menampilkan dokumentasi berbagai program kerja KKN Kelompok 09 UMSURA selama melaksanakan pengabdian di Desa Purut. Tayangan tersebut menghadirkan kembali momen-momen kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, mulai dari kegiatan pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, hingga aktivitas sosial yang telah dilaksanakan selama masa KKN. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa ketika warga menyaksikan kembali perjalanan mahasiswa selama mengabdi di desa. Sebagai penutup, dilaksanakan prosesi penutupan program KKN Kelompok 09 UMSURA yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Purut. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Purut, Dosen Pembimbing Lapangan, serta seluruh masyarakat yang telah menerima, mendukung, dan berpartisipasi aktif dalam setiap program kerja yang telah dilaksanakan. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan, sesi foto bersama, dan ramah tamah antara mahasiswa, perangkat desa, serta warga sebagai simbol terjalinnya hubungan yang baik dan penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan peresmian peta desa sekaligus penutupan ini, diharapkan seluruh hasil pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 09 UMSURA dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Purut. Selain menjadi penutup rangkaian KKN, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi yang baik antara Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pemerintah Desa Purut, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan. Kontributor: Oktavia Artikawati Santoso Editor: Muhammad Farhan

expand_less