Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Surakarta Fraksi PDI Perjuangan, Budi Prasetyo, S.Sos., M.A.P., serta Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Ag., sebagai pemantik diskusi.

Diskusi tersebut dimoderatori oleh Eky Mu’amar. Dalam pengantarnya, Eky menyampaikan bahwa disrupsi masyarakat urban 5.0 tidak hanya berbicara mengenai kemajuan teknologi dan modernisasi kota, tetapi juga bagaimana manusia tetap menjadi pusat pembangunan.

“Kota maju tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga sejauh mana kebijakan publik mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara nyata,” jelasnya saat dimintai keterangan, Selasa, (26/5).

Ia menyoroti dinamika urban di Kota Surakarta yang semakin kompleks, mulai dari tingginya mobilitas masyarakat, pertumbuhan aktivitas ekonomi, hingga persoalan lingkungan seperti sampah. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Eky juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan sosial. Mahasiswa, khususnya kader IMM, harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah.

“Peran kritis mahasiswa bukan sekadar mengkritik, tetapi juga menghadirkan solusi dan gagasan alternatif yang konstruktif,” ujarnya.

Moderator Kader IMM Surakarta, Eky Mu’amar

Ia menambahkan, disrupsi di era masyarakat 5.0 berpotensi menimbulkan krisis kepekaan sosial di tengah masyarakat urban. Karena itu, kader IMM diharapkan tetap menjaga nilai humanitas, kepedulian lingkungan, serta keberpihakan terhadap masyarakat kecil di tengah arus modernisasi kota.

Sebagai penutup, Eky berharap Stadium General tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi seremonial semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya gerakan intelektual dan aksi nyata kader IMM dalam merespons persoalan urban di Kota Surakarta.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa, konsep masyarakat 5.0 diharapkan mampu menghadirkan kota yang maju secara teknologi sekaligus berkeadilan sosial,” tegasnya.

Dalam paparannya, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Surakarta terus berupaya membangun strategi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tata kelola kota.

“Kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan agar stabilitas dan kesejahteraan dapat terwujud serta dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi tantangan di Kota Surakarta. Beberapa waktu lalu, DPRD menerima audiensi dari berbagai stakeholder masyarakat terkait penanganan sampah.

“Pengelolaan sampah tentu menjadi tantangan bagi kami, namun kami terus berusaha mencari solusi terbaik. Salah satunya bagaimana sampah dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai manfaat dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Budi juga berharap mahasiswa, khususnya kader IMM, dapat memberikan kontribusi gagasan dan terlibat langsung dalam pembangunan kota bersama pemerintah maupun DPRD. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan kaum muda menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika masyarakat urban.

Ia turut menyoroti tingginya aktivitas ekonomi di Kota Surakarta yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendatang dari luar daerah.

“Hari ini aktivitas Kota Surakarta siang dan malam sangat berbeda. Itu menandakan banyak masyarakat luar kota yang menjalankan aktivitas ekonominya di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Suyanto menegaskan bahwa mahasiswa, khususnya aktivis IMM, memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan perubahan sosial. Menurutnya, identitas mahasiswa sebagai kaum intelektual harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang besar.

“Jika mahasiswa disebut sebagai agent of change, maka berbagai persoalan yang disampaikan tadi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk ikut berkontribusi secara langsung,” ungkapnya.

Ia juga menekankan fungsi mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan DPRD. Kritik, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian agar kebijakan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Pemerintah juga harus memahami bahwa kritik bukan berarti membenci, tetapi bentuk kepedulian agar kebijakan dan program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Suyanto mengingatkan pentingnya literasi politik bagi kader IMM. Ia menilai politik merupakan jembatan penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kepekaan dan kemelekan politik menjadi hal yang sangat krusial bagi mahasiswa, khususnya kader IMM. Jangan sampai kita anti terhadap politik,” pungkasnya. (Fika)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

    UMS Lanjutkan Program Peningkatan Kapasitas dengan Pelatihan Alat Bantu Produksi bagi Pengrajin Batik Difabel

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai rangkaian dari program peningkatan kapasitas pengrajin batik difabel, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerjasama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK), kembali menyelenggarakan kegiatan lanjutan berupa Workshop Pemanfaatan Alat Bantu Pendukung Produksi bagi Pengrajin Batik Disabilitas Klaten pada Sabtu, (22,11) dan bertempat di Kantor PPDK Klaten. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop, […]

  • SRI SULTAN HAMENGKUBOWONO X: MUHAMMADIYAH MEMBANGUN PERADABAN

    SRI SULTAN HAMENGKUBOWONO X: MUHAMMADIYAH MEMBANGUN PERADABAN

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan apresiasi atas kiprah Muhammadiyah di DIY dalam usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang terutama pendidikan, sosial, kesehatan dan kebudayaan. Hal ini disampaikan pada saat menerima audiensi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) (28/12). Pertemuan yang berlangsung dengan akrab dan penuh […]

  • Les méthodes de sécurité utilisées par Megawin Casino

    Les méthodes de sécurité utilisées par Megawin Casino

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Le megawin Casino se distingue sur le marché des jeux en ligne non seulement par son offre de jeux riche, mais aussi par ses engagements en matière de sécurité. Pour assurer une expérience de jeu fiable et sécurisée, le casino met en œuvre plusieurs méthodes de protection des joueurs et de leurs données personnelles. Méthodes […]

  • Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    Dorong Semangat Menulis, Kolaborasi Antara IMM Shabran UMS dengan Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUHD.ID, SURAKARTA – Kolaborasi antara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan media Kalimahsawa.id dan Kabarmuh.id menggelar kegiatan Capacity Building Workshop Kepenulisan Journalist di Ruang Seminar Pondok Shabran, Jumat (23/5). Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas kader dalam bidang kepenulisan berita dan esai di era media digital yang semakin berkembang pesat. Mengusung […]

  • Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 270
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Hari Ahad (23/6), menjadi hari bersejarah bagi Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada hari tersebut, Bakti Sosial Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) diselenggarakan dengan penuh semangat dan dihadiri oleh 1000 tamu undangan. Acara berlangsung di Halaman Gedung Serbaguna Desa Samiran, dan dalam momen berharga ini, sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada masyarakat […]

  • Arsitektur UMS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu lewat Workshop “Bring Your Future”

    Arsitektur UMS Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu lewat Workshop “Bring Your Future”

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Workshop Peningkatan Penyelesaian Masa Studi bertajuk “Bring Your Future”, Rabu (20/5), di Gedung Graha 58 UMS. Kegiatan ini diikuti hampir 300 mahasiswa Arsitektur angkatan 2022, 2023, dan 2024 sebagai upaya mendorong penyelesaian studi tepat waktu melalui penguatan akademik, mental, dan profesional. […]

expand_less