Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Surakarta Fraksi PDI Perjuangan, Budi Prasetyo, S.Sos., M.A.P., serta Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Ag., sebagai pemantik diskusi.

Diskusi tersebut dimoderatori oleh Eky Mu’amar. Dalam pengantarnya, Eky menyampaikan bahwa disrupsi masyarakat urban 5.0 tidak hanya berbicara mengenai kemajuan teknologi dan modernisasi kota, tetapi juga bagaimana manusia tetap menjadi pusat pembangunan.

“Kota maju tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga sejauh mana kebijakan publik mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara nyata,” jelasnya saat dimintai keterangan, Selasa, (26/5).

Ia menyoroti dinamika urban di Kota Surakarta yang semakin kompleks, mulai dari tingginya mobilitas masyarakat, pertumbuhan aktivitas ekonomi, hingga persoalan lingkungan seperti sampah. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Eky juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan sosial. Mahasiswa, khususnya kader IMM, harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah.

“Peran kritis mahasiswa bukan sekadar mengkritik, tetapi juga menghadirkan solusi dan gagasan alternatif yang konstruktif,” ujarnya.

Moderator Kader IMM Surakarta, Eky Mu’amar

Ia menambahkan, disrupsi di era masyarakat 5.0 berpotensi menimbulkan krisis kepekaan sosial di tengah masyarakat urban. Karena itu, kader IMM diharapkan tetap menjaga nilai humanitas, kepedulian lingkungan, serta keberpihakan terhadap masyarakat kecil di tengah arus modernisasi kota.

Sebagai penutup, Eky berharap Stadium General tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi seremonial semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya gerakan intelektual dan aksi nyata kader IMM dalam merespons persoalan urban di Kota Surakarta.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa, konsep masyarakat 5.0 diharapkan mampu menghadirkan kota yang maju secara teknologi sekaligus berkeadilan sosial,” tegasnya.

Dalam paparannya, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Surakarta terus berupaya membangun strategi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tata kelola kota.

“Kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan agar stabilitas dan kesejahteraan dapat terwujud serta dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi tantangan di Kota Surakarta. Beberapa waktu lalu, DPRD menerima audiensi dari berbagai stakeholder masyarakat terkait penanganan sampah.

“Pengelolaan sampah tentu menjadi tantangan bagi kami, namun kami terus berusaha mencari solusi terbaik. Salah satunya bagaimana sampah dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai manfaat dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Budi juga berharap mahasiswa, khususnya kader IMM, dapat memberikan kontribusi gagasan dan terlibat langsung dalam pembangunan kota bersama pemerintah maupun DPRD. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan kaum muda menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika masyarakat urban.

Ia turut menyoroti tingginya aktivitas ekonomi di Kota Surakarta yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendatang dari luar daerah.

“Hari ini aktivitas Kota Surakarta siang dan malam sangat berbeda. Itu menandakan banyak masyarakat luar kota yang menjalankan aktivitas ekonominya di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Suyanto menegaskan bahwa mahasiswa, khususnya aktivis IMM, memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan perubahan sosial. Menurutnya, identitas mahasiswa sebagai kaum intelektual harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang besar.

“Jika mahasiswa disebut sebagai agent of change, maka berbagai persoalan yang disampaikan tadi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk ikut berkontribusi secara langsung,” ungkapnya.

Ia juga menekankan fungsi mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan DPRD. Kritik, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian agar kebijakan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Pemerintah juga harus memahami bahwa kritik bukan berarti membenci, tetapi bentuk kepedulian agar kebijakan dan program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Suyanto mengingatkan pentingnya literasi politik bagi kader IMM. Ia menilai politik merupakan jembatan penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kepekaan dan kemelekan politik menjadi hal yang sangat krusial bagi mahasiswa, khususnya kader IMM. Jangan sampai kita anti terhadap politik,” pungkasnya. (Fika)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Sampah Jadi Karya, Eco Bhinneka Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga di Sabatang

    Dari Sampah Jadi Karya, Eco Bhinneka Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga di Sabatang

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Halmahera Selatan — Eco Bhinneka Muhammadiyah Maluku Utara menggelar Training of Trainers (ToT) “Eco-Literasi dan Aksi Komunitas melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga” di Desa Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kelompok PKK Wayamiga, Nyoyifi, Babang, Sayoang, dan Sabatang. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan […]

  • Semarakkan HUT RI ke-81, MI MULA Gandeng Mahasiswa KKN UMLA Gelar Gebyar Kemerdekaan

    Semarakkan HUT RI ke-81, MI MULA Gandeng Mahasiswa KKN UMLA Gelar Gebyar Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN –  Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus mewadahi bakat dan minat para siswa, MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) bersiap menggelar agenda tahunan Gebyar Kemerdekaan HUT RI ke-81. Kegiatan seru dan edukatif ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat (4–7/8/2026), bertempat di lingkungan madrasah. Kemeriahan […]

  • SUMU Catalyst Bahas Lima Peluang Bisnis Emas dan Perak, Jadi Dealer Sampai Bangun Brand Sendiri

    SUMU Catalyst Bahas Lima Peluang Bisnis Emas dan Perak, Jadi Dealer Sampai Bangun Brand Sendiri

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Choiril Amirah Farida
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst menyelenggarakan webinar bertajuk “Rahasia Membangun Bisnis di Ekosistem Logam Mulia” pada Jumat (25/9). Menghadirkan Achmad Zani, Direktur Utama PT Putra Surya Yogyakarta, webinar ini membahas berbagai peluang pengembangan usaha di sektor emas dan perak, mulai dari perdagangan hingga manufaktur dan pengembangan merek sendiri. kegiatan ini […]

  • Kabar Baik! PDPM Berau Terima Wakaf Lahan di Kampung Sukan Tengah

    Kabar Baik! PDPM Berau Terima Wakaf Lahan di Kampung Sukan Tengah

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 972
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Sambaliung – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Berau menyambut baik niatan warga yang menghibahkan tanahnya dengan bertolak ke lokasi tanah pada Jum’at siang (30/4). Lahan dengan lebar kurang lebih 15 meter dan panjang 400 meter tersebut berlokasi di RT 001 Kampung Sukan Tengah Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau. Pihak pewakaf yang diwakili saudara Usnur, S.Pd […]

  • K.H. Siswanto: Al-Qur’an Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Petunjuk Kehidupan

    K.H. Siswanto: Al-Qur’an Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Petunjuk Kehidupan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Balikpapan – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Tarbiyah Muhammadiyah Balikpapan, Jumat (24/10/2025), ketika Ketua PWM Kaltim, K.H. Siswanto, menyampaikan khutbah bertajuk pentingnya kembali kepada Al-Qur’an. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa manusia tidak boleh hidup tanpa panduan wahyu. “Sang Pencipta telah menyiapkan desain manusia dengan sempurna, dan menurunkan manual book untuknya, yaitu Al-Qur’an,” ujar K.H. Siswanto. […]

  • Dari Makassar ke Panggung Dunia: 28 Pelajar Sulsel Ditempa Jadi Diplomat Muda

    Dari Makassar ke Panggung Dunia: 28 Pelajar Sulsel Ditempa Jadi Diplomat Muda

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MAKASSAR – Panggung diplomasi global kini tak lagi menjadi ruang eksklusif bagi pejabat negara atau kalangan dewasa. Sabtu, 10 Januari 2026, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) menandai langkah penting dalam kaderisasi global pelajar melalui penyelenggaraan Muhammadiyah Global Fellowship Academy (MGFA) 2026. Sebanyak 28 pelajar terpilih dari Sulawesi Selatan mengikuti program ini sebagai bekal awal menapaki […]

expand_less