Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Surakarta Fraksi PDI Perjuangan, Budi Prasetyo, S.Sos., M.A.P., serta Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Ag., sebagai pemantik diskusi.

Diskusi tersebut dimoderatori oleh Eky Mu’amar. Dalam pengantarnya, Eky menyampaikan bahwa disrupsi masyarakat urban 5.0 tidak hanya berbicara mengenai kemajuan teknologi dan modernisasi kota, tetapi juga bagaimana manusia tetap menjadi pusat pembangunan.

“Kota maju tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga sejauh mana kebijakan publik mampu menjawab persoalan sosial masyarakat secara nyata,” jelasnya saat dimintai keterangan, Selasa, (26/5).

Ia menyoroti dinamika urban di Kota Surakarta yang semakin kompleks, mulai dari tingginya mobilitas masyarakat, pertumbuhan aktivitas ekonomi, hingga persoalan lingkungan seperti sampah. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Eky juga menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan sosial. Mahasiswa, khususnya kader IMM, harus hadir sebagai kekuatan intelektual dan moral yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah.

“Peran kritis mahasiswa bukan sekadar mengkritik, tetapi juga menghadirkan solusi dan gagasan alternatif yang konstruktif,” ujarnya.

Moderator Kader IMM Surakarta, Eky Mu’amar

Ia menambahkan, disrupsi di era masyarakat 5.0 berpotensi menimbulkan krisis kepekaan sosial di tengah masyarakat urban. Karena itu, kader IMM diharapkan tetap menjaga nilai humanitas, kepedulian lingkungan, serta keberpihakan terhadap masyarakat kecil di tengah arus modernisasi kota.

Sebagai penutup, Eky berharap Stadium General tersebut tidak berhenti sebagai forum diskusi seremonial semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya gerakan intelektual dan aksi nyata kader IMM dalam merespons persoalan urban di Kota Surakarta.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa, konsep masyarakat 5.0 diharapkan mampu menghadirkan kota yang maju secara teknologi sekaligus berkeadilan sosial,” tegasnya.

Dalam paparannya, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Surakarta terus berupaya membangun strategi dalam menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan. Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tata kelola kota.

“Kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan agar stabilitas dan kesejahteraan dapat terwujud serta dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia mencontohkan persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi tantangan di Kota Surakarta. Beberapa waktu lalu, DPRD menerima audiensi dari berbagai stakeholder masyarakat terkait penanganan sampah.

“Pengelolaan sampah tentu menjadi tantangan bagi kami, namun kami terus berusaha mencari solusi terbaik. Salah satunya bagaimana sampah dapat didaur ulang sehingga memiliki nilai manfaat dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” jelasnya.

Budi juga berharap mahasiswa, khususnya kader IMM, dapat memberikan kontribusi gagasan dan terlibat langsung dalam pembangunan kota bersama pemerintah maupun DPRD. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan kaum muda menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dinamika masyarakat urban.

Ia turut menyoroti tingginya aktivitas ekonomi di Kota Surakarta yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendatang dari luar daerah.

“Hari ini aktivitas Kota Surakarta siang dan malam sangat berbeda. Itu menandakan banyak masyarakat luar kota yang menjalankan aktivitas ekonominya di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Suyanto menegaskan bahwa mahasiswa, khususnya aktivis IMM, memiliki peran strategis dalam melahirkan gagasan dan perubahan sosial. Menurutnya, identitas mahasiswa sebagai kaum intelektual harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang besar.

“Jika mahasiswa disebut sebagai agent of change, maka berbagai persoalan yang disampaikan tadi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk ikut berkontribusi secara langsung,” ungkapnya.

Ia juga menekankan fungsi mahasiswa sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan DPRD. Kritik, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian agar kebijakan publik benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Pemerintah juga harus memahami bahwa kritik bukan berarti membenci, tetapi bentuk kepedulian agar kebijakan dan program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Suyanto mengingatkan pentingnya literasi politik bagi kader IMM. Ia menilai politik merupakan jembatan penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kepekaan dan kemelekan politik menjadi hal yang sangat krusial bagi mahasiswa, khususnya kader IMM. Jangan sampai kita anti terhadap politik,” pungkasnya. (Fika)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Penghargaan Diraih, SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Tunjukkan Komitmen Lingkungan

    Dua Penghargaan Diraih, SMA Muhammadiyah Al-Ghifari Tunjukkan Komitmen Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Sribhawono – SMA Muhammadiyah Al-Ghifari kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Lamtim Sustainability Week 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, Bandar Sribhawono pada Sabtu,18 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, sekolah ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Predikat Sekolah Lestari Mandiri pada Anugerah Komunitas Lestari Lampung Timur 2026 serta Juara II Lomba Business […]

  • Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Cabang Bumiayu menjadi Pemenang Lomba Paduan Suara Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Cabang Bumiayu menjadi Pemenang Lomba Paduan Suara Gebyar Milad Aisyiyah ke-107

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 347
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Pimpinan Ranting Aisyiyah Adisana Meraih Juara 1 Lomba Paduan Suara dalam Rangka Gebyar dan Semarak Milad Aisyiyah ke-107 di Panti Asuhan Putri Bumiayu, Kamis (23/05/2024). Acara diwarnai dukungan para supporter yang antusias menyemangati kontingennya tersebut diikuti oleh 21 Group Paduan Suara yang ada di wilayah kerja Pimpinan Cabang Aisyiyah Bumiayu Brebes. Wakil […]

  • Pilihanmu Adalah Rute yang Harus Kau Tempuh

    Pilihanmu Adalah Rute yang Harus Kau Tempuh

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 268
    • 3Komentar

    Oleh: Alfin Nur Ridwan Hidup adalah pilihan. Mungkin kalimat singkat itu pernah terdengar di telinga kita baik dari teman, orang lain, ataupun dari quotes-quotes yang berseliweran di media sosial. Jika dicermati lebih lanjut kalimat tersebut memanglah memiliki makna yang mendalam dan mempunyai arti penting jika diimplementasikan dalam kehidupan. Karena dalam menjalani kehidupan ini kita sebagai […]

  • PESMA UMS Bekali Mahasantri Keterampilan Public Speaking dan Personal Branding untuk Panggung Global

    PESMA UMS Bekali Mahasantri Keterampilan Public Speaking dan Personal Branding untuk Panggung Global

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Faisal Dwi Rifqi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kemampuan berkomunikasi dan membangun citra diri menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi persaingan di era global. Untuk mengasah kemampuan tersebut, Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Pelatihan Public Speaking dan Personal Branding di Masjid KH Mas Mansur. Mengusung tema “Speak Up, Stand Out: Mengasah […]

  • Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

    Pondok Ki Bagus Hadikusumo Sukoharjo, Gelar Wisuda Sekolah Imam Angkatan Pertama

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 279
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah acara Wisuda Sekolah Imam. Acara wisuda angkatan pertama tersebut resmi diselenggrakan pada Jumat malam. (23/2/2024). Sekolah Imam ini merupakan ikhtiar Mahad Aly Tahfidz Dai Mandiri Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo untuk memperbaiki dan menyambut bulan Ramadan supaya Imam-imam Masjid melakukan […]

  • Modernisasi Pesantren Jadi Agenda Strategis PWM Jawa Tengah

    Modernisasi Pesantren Jadi Agenda Strategis PWM Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana Seminar Nasional Risalah Islam Berkemajuan di Ruang Seminar Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (10/5), berlangsung dinamis dan sarat gagasan. Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Wilayah Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah yang menyoroti strategi konkret dalam mencetak kader ulama melalui penguatan institusi […]

expand_less