Cetak Lulusan Berdaya Saing, Ponpes Qursains SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri Gelar Haflah Akhirussanah ke-IV

KABARMUH.ID, WONOGIRI – Pondok Pesantren Qursains SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri menggelar Haflah Akhirussanah ke-IV di Aula Rumah Makan Alami Sayang, Wonogiri, Sabtu (13/6/2026). Prosesi pelepasan santri yang meluluskan angkatan keempat ini berlangsung khidmat sekaligus diselimuti suasana haru dan bahagia.
Agenda tahunan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas capaian belajar para santri selama menempuh pendidikan. Selain menjadi momen selebrasi kelulusan, acara ini juga menandai pelepasan resmi bagi para santri yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program pendidikan di pesantren.
Ketua Panitia Haflah Akhirussanah, Ustaz Najib Maulana Al Fikri, S.H., melaporkan bahwa pada angkatan ke-4 tahun ini, pesantren Qursains meluluskan 19 santri, yang terdiri dari 10 santriwan dan 9 santriwati.
Dalam penyampaiannya, sebanyak 11 santri di antaranya telah resmi diterima di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, seperti UNS, UIN RMS, Politik Negeri Madiun, UIN Ponorogo, hingga Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS. Sementara itu, sebagian santri lainnya saat ini masih dalam proses mendaftar ke kampus pilihan maupun bersiap memasuki dunia kerja.
“Kami memberikan apresiasi dan doa terbaik, baik bagi santri yang melanjutkan kuliah, maupun yang langsung bekerja, Karena semua ikhtiar tersebut mulia dan bernilai pahala,” ujar Najib dalam laporannya.

Lebih lanjut Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Wonogiri, Prof. Dr. H. Agus Wahyu Triatmo, M.Ag. Dalam arahannya, ia memaparkan tiga keunggulan yang menjadi “trisula kesuksesan” santri Ponpes Qursains, yaitu penerapan Panca Jiwa Santri, penguasaan bidang sains, dan penguatan basis nilai Islam.
Prof. Agus menegaskan, di antara banyaknya SMA di Wonogiri, Pesantren Qursains memiliki keunikan tersendiri karena mampu mengintegrasikan ketiga komponen tersebut secara berkesinambungan. Oleh karena itu, ia mengajak para wali santri untuk terus memberikan dukungan penuh bagi perkembangan pesantren.
“Dengan bekal agama yang kuat, kesuksesan saudara semua ke depan akan dilandasi oleh perpaduan nilai agama, sains, dan karakter pesantren itu sendiri,” tegas Prof. Agus di hadapan para wisudawan.
Usai penyampaian sambutan, acara memasuki momentum inti yaitu prosesi wisuda kelulusan bagi 19 santri yang dilanjutkan dengan pembacaan janji alumni. Dipimpin langsung oleh Ibu Endang Sulastri, seluruh wisudawan dengan khidmat mengikrarkan kesetiaan mereka pada nilai-nilai almamater.
Suasana penuh haru semakin terasa saat lulusan terbaik di bidang akademik, Ananda Rezekika Aprilia Putri, maju untuk menyampaikan kesan dan pesan mewakili rekan-rekannya. Di hadapan para hadirin, Rezekika menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pihak pondok, sekolah, guru, ustadz-ustadzah, donatur, serta orang tua atas segala ilmu dan pengorbanan yang telah diberikan.
“Kami memohon maaf atas segala khilaf selama nyantri, sekaligus menitipkan doa agar almamater tercinta semakin maju berkembang. Saya juga berharap jalinan silaturahmi sesama santri tetap terjaga erat, meski kini kami harus melangkah di jalan masing-masing demi mengejar cita-cita,” tuturnya.
Terakhir sebagai penutup rangkaian acara, Direktur Pondok Pesantren Qursains, Ustadz Rahmat Balaroa, S.Ag., menyampaikan khutbatul wada’ (khutbah perpisahan). Satu pesan penting dari beliau yang harus diingat oleh para wisudawan sekalian yaitu
“Disiplin adalah kunci kesuksesan. Sepintar apapun kalian, kalau tidak disiplin semuanya bisa hancur. Karena nantinya ketika kalian masuk ke dunia perkuliahan, kalian akan bertarung, kalian akan masuk ke rimba pengetahuan, dan kalian akan masuk ke dalam gerak-gerik yang akan membahayakan kalau tidak disiplin. Ingatlah selalu kata-kata mutiara dari saya, bahwasanya untuk menjadi pantas, tidak bisa ditempuh lewat jalan pintas,” tutup Ustadz Rahmat dalam khutbahnya.
Kontributor: Muhammad Farhan



