BeritaInspirasiJatim

Mahasiswa KKN Kelompok 09 Desa Purut UMSURA Gelar Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut serta PHBS

KABARMUH.ID, PROBOLINGGO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menggelar edukasi kesehatan gigi dan mulut serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri Purut 1, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi, mulut, dan lingkungan sejak dini melalui pembelajaran yang interaktif dan praktik langsung.

Kegiatan edukasi dan penyuluhan ini secara khusus menargetkan Siswa-siswi Kelas 5 dan 6 sebagai sasaran utama. Berdasarkan data yang dihimpun pada lembar absensi, kegiatan ini dihadiri oleh 40 orang peserta yang didampingi oleh Guru Kelas. Kehadiran yang optimal ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat dan pihak mitra kerja terhadap program pencegahan penyakit berbasis promosi kesehatan yang sedang digalakkan.

Pelaksanaan kegiatan dirancang secara interaktif, edukatif, dan partisipatif agar materi dapat diserap dengan mudah. Acara dimulai dengan pembukaan formal, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti oleh tim penyuluh yang terdiri dari teman-teman mahasiswa Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi UMSURA. Berbekal keilmuan medis terpercaya yang mereka miliki, para mahasiswa berhasil mengemas informasi klinis menjadi materi yang mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar.

Mahasiswa KKN Kelompok 9 UMSURA sedang memaparkan materi tentang edukasi gigi dan PHBS

Materi pertama berfokus pada kesehatan gigi dan mulut, yang mencakup anatomi gigi sederhana, penyebab gigi berlubang, waktu ideal menyikat gigi, serta pemilihan nutrisi yang ramah terhadap kesehatan gigi. Materi kedua berfokus pada pilar PHBS, di mana tim menekankan pentingnya memotong kuku, menjaga kebersihan diri, serta mendemonstrasikan secara detail 6 langkah mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air mengalir sesuai standar sosiomedis. Tidak hanya mendengarkan teori, seluruh peserta juga diwajibkan mengikuti sesi simulasi dan praktik langsung menyikat gigi bersama serta mempraktikkan gerakan cuci tangan secara mandiri demi memastikan terjadinya perubahan perilaku.

Melihat kesuksesan agenda hari ini, pihak sekolah memberikan respons yang sangat positif dan meminta adanya keberlanjutan program untuk siswa baru.

“Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya penyuluhan dari teman-teman mahasiswa Kedokteran dan Kedokteran Gigi UMSURA ini. Ilmu yang disampaikan sangat luar biasa dan pas untuk anak-anak. Jika diperkenankan, kami meminta agar edukasi gigi dan PHBS ini juga diberikan kepada anak-anak kelas 1 SD pada hari Kamis, 16 Juli nanti. Anak-anak kelas 1 kami sangat aktif, sehingga model pembelajaran interaktif dan penuh praktik seperti yang tim lakukan hari ini pasti akan sangat efektif untuk melatih kebiasaan bersih mereka sejak dini,” ungkap perwakilan guru SD Negeri Purut 1.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi selama kegiatan berlangsung, acara berjalan dengan sangat tertib, lancar, kondusif, dan tanpa ada hambatan yang berarti. Peserta menunjukkan respons yang sangat positif, aktif mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi, dan mampu memperagakan kembali teknik menyikat gigi serta cuci tangan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Indikator keberhasilan ini menunjukkan bahwa pesan-pesan kesehatan yang disampaikan oleh para mahasiswa dapat diterima dengan baik oleh seluruh siswa.

Kontributor: Moch. Ramda Alfiqhi Darmawan

Editor: Muhammad Farhan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button