Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

FAI UMS Dorong Perspektif Global Mahasiswa melalui Sharing Session bersama Mahasiswa IIUM

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.DI, SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperoleh wawasan mengenai peluang studi lanjut, beasiswa, serta kehidupan mahasiswa di Malaysia melalui kegiatan sharing session dalam rangkaian Student Mobility 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di International Islamic University Malaysia (IIUM), Kuala Lumpur.

Sharing session menghadirkan tiga pembicara dari lingkungan IIUM yang memiliki pengalaman dalam bidang akademik maupun aktivitas kemahasiswaan di Malaysia. Ketiganya yakni Saddam Husain, S.Pd., M.Ed., Ph.D., Muhammad Taufiq, M.Phil., mahasiswa program doktoral di International Institute of Islamic Thought and Civilisation (ISTAC), IIUM; serta Ahmad Zaki, S.Pd., aktivis IMM di Malaysia.

Ketiga pembicara membawakan topik yang berbeda. Saddam Husain berbagi mengenai peluang beasiswa di Malaysia, Muhammad Taufiq membahas dinamika proses perkuliahan di Malaysia, sedangkan Ahmad Zaki membagikan pengalaman mengenai dinamika organisasi mahasiswa di Malaysia.

Saddam Husain berbagi pengalaman mengenai perjalanan studi magister di IIUM melalui beasiswa LPDP, mulai dari persiapan memperoleh beasiswa hingga pengalaman menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Malaysia.

Dalam pemaparannya, Saddam menjelaskan bahwa kesempatan memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di IIUM dapat mengalami perubahan. Perguruan tinggi yang dapat menjadi tujuan penerima beasiswa dievaluasi secara berkala, sehingga mahasiswa perlu selalu memperhatikan perkembangan informasi terbaru.

“Kalau ingin mendapatkan beasiswa LPDP, persiapannya harus dilakukan jauh-jauh hari. Bahkan bisa satu tahun sebelumnya sudah mulai mempersiapkan IELTS dan berbagai persyaratan lainnya,” jelas Saddam.

Zakiyyah, salah satu mahasiswa FAI UMS, yang mengikuti program tersebut merasa mendapatkan gambaran mengenai kehidupan akademik sekaligus pengalaman tinggal dan beradaptasi di Malaysia.

“Persiapan menjadi salah satu faktor penting bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi melalui jalur beasiswa. Kemampuan bahasa Inggris, dokumen akademik, serta berbagai persyaratan lainnya perlu dipersiapkan sebelum masa pendaftaran,” kata Zakiyyah, Selasa (8/9/2026).

Sementara itu, Muhammad Taufiq, M.Phil., yang sedang menempuh program doktoral di ISTAC, IIUM, menjelaskan mengenai peluang beasiswa di IIUM serta dinamika kehidupan mahasiswa di Kuala Lumpur.

“Selain melihat beasiswa, mahasiswa yang ingin kuliah di Malaysia juga perlu mempersiapkan diri dengan kehidupan di Kuala Lumpur dan memahami bagaimana proses perkuliahan berlangsung,” ungkap Taufiq.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa FAI UMS mengenai pengalaman menjalani kehidupan akademik di lingkungan perguruan tinggi Malaysia. Pembahasan tidak hanya berfokus pada kesempatan memperoleh beasiswa, tetapi juga mengenai pengalaman mahasiswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari selama berada di Kuala Lumpur.

Dalam sesi diskusi, Zakiyyah turut aktif menggali informasi mengenai sistem pendidikan di Malaysia. Ia menanyakan mengenai sistem pembelajaran dan sistem evaluasi yang diterapkan dalam perkuliahan.

“Bagaimana sistem pembelajarannya dan bagaimana sistem evaluasinya?” tanya Zakiyyah.

Menanggapi pertanyaannya, Taufiq menerangkan, sistem pembelajaran dan evaluasi di IIUM disesuaikan dengan karakteristik program dan capaian pembelajaran yang harus dicapai mahasiswa. IIUM menerapkan berbagai bentuk asesmen untuk mengukur capaian pembelajaran mahasiswa, tidak hanya melalui satu bentuk ujian. Untuk pendidikan pascasarjana, IIUM juga memiliki beberapa mode studi, antara lain coursework, mixed mode, dan research.

Penjelasan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa FAI UMS bahwa persiapan studi lanjut tidak hanya berkaitan dengan proses mendapatkan beasiswa, tetapi juga memahami karakteristik program dan sistem akademik di perguruan tinggi tujuan.

Penyerahan Cinderamata

Selain aspek akademik, Ahmad Zaki, S.Pd., yang merupakan aktivis IMM di Malaysia sekaligus mahasiswa S2 Pendidikan di IIUM, membagikan pengalaman mengenai dinamika organisasi mahasiswa di Malaysia.

“Ketika berada di luar negeri, kegiatan akademik tetap menjadi prioritas, tetapi mahasiswa juga bisa membangun relasi dan tetap aktif dalam kegiatan organisasi,” jelas Zaki.

Pengalaman Zaki memberikan gambaran mengenai kehidupan mahasiswa Indonesia di Malaysia, khususnya bagaimana mahasiswa dapat menjalankan aktivitas organisasi di tengah kesibukan akademik.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki juga menjabarkan kembali sejumlah informasi yang telah disampaikan para pembicara sebelumnya agar lebih mudah dipahami oleh mahasiswa peserta kegiatan. Kehadirannya sekaligus memberikan perspektif dari mahasiswa yang saat ini sedang menjalani studi di Malaysia.

Sharing session tersebut berlangsung sebagai ruang diskusi antara mahasiswa FAI UMS dengan para pembicara yang memiliki pengalaman langsung dalam menjalani pendidikan dan kehidupan kemahasiswaan di IIUM.

Informasi mengenai beasiswa, persiapan IELTS, dinamika perkuliahan, sistem evaluasi, kehidupan di Kuala Lumpur, hingga aktivitas organisasi mahasiswa menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa FAI UMS yang memiliki rencana melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana di luar negeri.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya persiapan sejak dini bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi melalui jalur beasiswa. Pengalaman para pembicara dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam menentukan tujuan studi sekaligus mempersiapkan persyaratan akademik dan nonakademik.

Melalui kegiatan Student Mobility 2026, FAI UMS tidak hanya memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik di luar negeri, tetapi juga membuka akses terhadap informasi mengenai peluang pendidikan dan pengembangan diri setelah menyelesaikan studi sarjana.

Sharing session yang dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa FAI UMS untuk lebih aktif mencari informasi mengenai peluang studi lanjut serta mempersiapkan diri sejak awal, sehingga kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi internasional dapat dimanfaatkan secara optimal. (Fika/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriah! Liga Sang Surya Jadi Ajang Silaturahmi PDPM se-Bengkulu

    Meriah! Liga Sang Surya Jadi Ajang Silaturahmi PDPM se-Bengkulu

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebong – Dalam rangka memperingati Milad ke-92 Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Seluma sukses menggelar Liga Sang Surya pada Sabtu (31`/5). Sebuah turnamen olahraga yang dirancang sebagai sarana mempererat ukhuwah kader Pemuda Muhammadiyah se-Bengkulu serta menjadi media dakwah yang inovatif melalui olahraga. Kegiatan ini melibatkan empat kontingen dari Persaudaraan Setia Hati Winongo […]

  • Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Dalam PBSJ CULTURE FESTIVAL 2024: Melestarikan Kebudayaan Jawa Melalui Inovasi dan Kreativitas Pemuda Dalam Perkembangan Zaman.

    Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Dalam PBSJ CULTURE FESTIVAL 2024: Melestarikan Kebudayaan Jawa Melalui Inovasi dan Kreativitas Pemuda Dalam Perkembangan Zaman.

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 296
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purworejo – Generasi milenial adalah sekumpulan generasi muda yang lahir pada awal tahun 1980 sampai dengan awal tahun 2000-an. Para generasi milenial sering meluapkan ekspresi diri dengan menikmati budaya seperti music, berbahasa, dan kesenian. Sehingga, generasi milenial memiliki pengaruh besar dalam perubahan budaya dan teknologi dimasa modern ini. Salah satu kebudayaan daerah yang masih […]

  • Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    Bincang Buku Santai, Ikhtiar Pegiat Seni Kampung Inggris Menumbuhkan Budaya Literasi

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Upaya menghidupkan kembali budaya membaca dan berdiskusi terus dilakukan oleh Pegiat Seni Kampung Inggris (PSK). Komunitas yang berbasis di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, ini secara rutin menggelar forum diskusi terbuka bertajuk Bincang Buku Santai setiap dua pekan sekali. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi gagasan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga para tutor […]

  • Cegah Anemia Ibu Hamil, Tim Kesmas UMS Kembangkan Aplikasi ANECMA

    Cegah Anemia Ibu Hamil, Tim Kesmas UMS Kembangkan Aplikasi ANECMA

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya ibu hamil, tim pengabdian Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memanfaatkan aplikasi ANECMA dalam memberikan edukasi dan menanggulangi terjadinya anemia pada ibu hamil. Kegiatan terselenggara di Aula Puskesmas Sangkrah. Anemia merupakan masalah sering terjadi pada ibu hamil, kurangnya sel darah merah dapat menyebabkan komplikasi […]

  • 2 Mudir Pondok Pesantren dan 8 Kepala Sekolah-Madrasah di Lingkungan PDM Muhammadiyah Brebes Resmi Dilantik

    2 Mudir Pondok Pesantren dan 8 Kepala Sekolah-Madrasah di Lingkungan PDM Muhammadiyah Brebes Resmi Dilantik

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Brebes – Sebanyak 10 pimpinan baru lembaga pendidikan Muhammadiyah di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Brebes resmi dilantik untuk masa jabatan 2025–2029. Pelantikan terdiri dari dua Mudir (Direktur) Pondok Pesantren serta delapan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah yang digelar di Aula SMA Muhammadiyah Bumiayu, Senin, (7/7). Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, […]

  • PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    PC IMM Balikpapan Gelar Mimbar Kebangsaan, Soroti Ketimpangan dalam Implementasi Pancasila

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Mimbar Kebangsaan: Menafsir Ulang Pancasila secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (5/6/2026). Mengusung tema “Pancasila di Persimpangan: Antara Cita Keadilan Sosial dan Realitas Ketimpangan”, forum ini menghadirkan sejumlah pimpinan IMM dari berbagai daerah untuk mendiskusikan relevansi Pancasila dalam menjawab berbagai persoalan […]

expand_less