Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim PKM-KC UMS Uji NECIS, Inovasi Penghancur Limbah Jarum Suntik Berbasis IoT

Tim PKM-KC UMS Uji NECIS, Inovasi Penghancur Limbah Jarum Suntik Berbasis IoT

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Karsa Cipta (PKM-KC) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah melaksanakan uji keandalan inovasi Needle Crusher Integrated System (NECIS) di sejumlah fasilitas kesehatan. Alat penghancur limbah jarum suntik berbasis Internet of Things (IoT) ini diuji secara langsung untuk memastikan kesiapan teknologinya dalam menangani pengelolaan limbah medis Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) infeksius di lapangan.

Pengujian keandalan alat NECIS ini dilakukan secara komprehensif di tiga fasilitas kesehatan dengan skala pelayanan berbeda, yakni Rumah Sakit (RS) UMS A.R. Fachruddin, Muhammadiyah Medical Center (MMC) UMS, serta Praktik Mandiri Bidan Diah Wahyu Adi, Polokarto. Pemilihan ketiga lokasi tersebut bertujuan untuk memvalidasi kinerja sekaligus efektivitas alat pada berbagai tingkat layanan medis, mulai dari skala rumah sakit, klinik utama, hingga praktik mandiri.

Selama proses uji coba di lapangan, seluruh anggota tim PKM-KC UMS yang terdiri dari Daffa Satria Nugraha, Mahmudah Mufidatul Hasanah, Hengky Boyyanza, Safaila Mefia Zahra, dan Evandra Ardhy Pratama turun langsung untuk memastikan seluruh tahapan pengujian berjalan lancar.

Ketua Tim PKM-KC UMS, Daffa Satria Nugraha, menyampaikan bahwa tahap uji coba ini merupakan tindak lanjut penting dari purwarupa yang telah dibangun bersama dosen pembimbing, Ir. Dedi Ary Prasetya, S.T., M.Eng.

“Melalui pengujian langsung ini, kami bisa mengevaluasi seluruh proses terintegrasi pada NECIS. Mulai dari kecepatan penghancuran (rotary shredder) dalam 30 detik, sterilisasi patogen dengan sinar UV-C, pemisahan otomatis serpihan logam dan plastik, hingga fitur pemantauan kapasitas limbah real-time via dashboard IoT,” jelas Daffa, Selasa (8/9/2026).

Pengujian di RS UMS A.R. Fachruddin (10/8/2026) turut mendapatkan respons positif. Perwakilan rumah sakit, dr. Denny Setyawan, bersama staf Humas, Gulang Candra, S.I.Kom., menyampaikan bahwa desain NECIS dinilai sangat compact dan praktis karena ukurannya memungkinkan untuk diletakkan di atas troli medis. Keduanya juga mengapresiasi hasil cacahan limbah jarum yang terbukti bagus dan halus, serta keberadaan fitur monitoring dashboard yang sangat memudahkan petugas.

Tanggapan positif serupa juga disampaikan oleh perwakilan MMC UMS, dr. Vita Fauziah Noer Hidayah dan dr. Ida Ayu Esti Widiantari. Keduanya menilai performa NECIS sudah bagus, terutama karena mampu menghancurkan jarum suntik secara keseluruhan hingga tuntas. Selain itu, ukurannya yang portabel dinilai memudahkan penempatan alat di berbagai ruang pelayanan.

Kesan positif juga datang dari Bidan Diah Wahyu Adi, pengelola Praktik Mandiri Bidan Diah Wahyu Adi di Polokarto. Ia menilai NECIS sangat cocok digunakan untuk skala praktik mandiri dan menyatakan kepuasannya atas kinerja alat tersebut.

Implementasi NECIS di ketiga faskes tersebut membuktikan bahwa purwarupa ini berpotensi besar mengurangi risiko Needle Stick Injury (NSI) atau insiden tertusuk jarum suntik bekas pada tenaga kesehatan.

Ke depannya, hasil evaluasi dari uji keandalan di tiga faskes ini akan menjadi acuan penyempurnaan alat, sehingga NECIS siap diimplementasikan secara luas guna mendukung keselamatan tenaga medis dan kelestarian lingkungan. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

    Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 792
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Organisasi Humanity United Project Indonesia (HUPI) menerima kedatangan Omer Kanat, seorang pendukung Zionis yang berkedok pembela Uyghur di Indonesia. Penerimaan itu secara nyata tampak dalam International Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh organisasi Humanity United Project Indonesia berkolaborasi dengan Uyghur Human Rights Project di Hotel Alia Cikini pada Senin (2/9/24). Namun […]

  • Lazismu Demak Gelar Pentasyarufan Muharram Ceria untuk Anak Yatim Piatu

    Lazismu Demak Gelar Pentasyarufan Muharram Ceria untuk Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Demak, 15 Agustus 2025 – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Demak menggelar kegiatan Pentasyarufan Muharram Ceria sebagai bentuk kepedulian terhadap anak Yatim piatu. Acara tersebut berlangsung di Mushola SD Aisyiyah Full Day Demak pada Jumat (15/8), dihadiri oleh penerima manfaat, para guru, dan pengurus sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Sinergi Ormawa UMS: Prof. Ihwan Susila Jelaskan slogan ‘Unggul, Mencerahkan, Mendunia’ Dalam BA ToT UMS 2025

    Sinergi Ormawa UMS: Prof. Ihwan Susila Jelaskan slogan ‘Unggul, Mencerahkan, Mendunia’ Dalam BA ToT UMS 2025

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Baitul Arqam dan Training of Trainer Ormawa pada 19-20 Februari 2025 di WCS Mojogedang, Karanganyar. Kegiatan ini fungsionaris organisasi kemahasiswaan (Ormawa) UMS, dengan diikuti oleh 268 delegasi dari berbagai ormawa tingkat fakultas hingga universitas. Pada hari pertama kegiatan, peserta mengikuti Baitul Arqam dengan lima […]

  • Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    Mahasiswa UMS Observasi Pembelajaran Digital di MTs Blimbing

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KAABARMUH.ID, BLIMBING — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) semester 1 melaksanakan observasi pembelajaran digital di MTs Blimbing sebagai bagian dari tugas mata kuliah Kemahiran Digital. Kegiatan meliputi pengamatan proses belajar serta wawancara dengan tiga siswa dan guru komputer, Mas Dimas. Dalam mata pelajaran komputer, siswa MTs Blimbing mempelajari desain digital menggunakan aplikasi Canva. Berbeda dari […]

  • Gabungkan Teknologi dan Edukasi, Mahasiswa UMS Sukses Harumkan Nama Kampus di Kancah Internasional

    Gabungkan Teknologi dan Edukasi, Mahasiswa UMS Sukses Harumkan Nama Kampus di Kancah Internasional

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencetak prestasi di tingkat internasional. Tim Near.Edu UMS sukses meraih Bronze Medal dalam ajang bergengsi International Youth Business Competition (IYBC) yang digelar di Bali. Kompetisi ini diikuti mahasiswa dari berbagai negara yang menampilkan ide bisnis inovatif untuk memberikan solusi atas tantangan global. Tim Near.Edu beranggotakan empat […]

  • Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

    Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.Id, Bumiayu, Brebes — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Brebes Selatan sejak Sabtu hingga Kamis, 8–13 November 2025, memicu banjir bandang yang meninggalkan duka mendalam bagi warga Kecamatan Bumiayu. Pergeseran aliran Sungai Keruh akibat sedimentasi menyebabkan luapan air besar yang menerjang permukiman, jalan raya, fasilitas umum, mengganggu suplai air bersih, hingga menimbulkan korban jiwa. […]

expand_less