Dari Karya hingga Etalase Digital, PKM-PM UMS Bekali Guru SLB Dampingi Siswa Berwirausaha
- account_circle Adi Kurnia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha. Program itu bertajuk “Edukasi Kewirausahaan Digital Berbasis Pengalaman dengan Piktogram melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah Karanganyar”.
Dosen pendamping, Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd., memaparkan bahwa kegiatan tersebut mendorong guru agar mampu melanjutkan pemanfaatan media pembelajaran dan etalase digital untuk mendampingi siswa berkebutuhan khusus dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan.
“Pelatihan ini menjadi langkah strategis UMS dalam memastikan inovasi yang dihasilkan mahasiswa tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh mitra,” ungkap Ika saat diwawancarai pada Selasa, (8/9/2026).
Melalui penguatan kapasitas guru, Ika berharap media berbasis piktogram dan etalase digital dapat terintegrasi dalam aktivitas pembelajaran maupun kegiatan kewirausahaan siswa di lingkungan sekolah.
Pendekatan visual yang sederhana menjadi salah satu keunggulan media yang dikembangkan tim PKM-PM UMS. Media tersebut membantu menyederhanakan instruksi sehingga guru dapat menyampaikan setiap tahapan kegiatan secara sistematis, mulai dari membuat karya, mendokumentasikan produk, hingga mempublikasikannya melalui media digital.
Penguatan kapasitas guru juga memberikan dampak terhadap kesiapan sekolah dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai penggunaan media, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung sehingga mampu menyesuaikan pemberian arahan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing siswa.

Salah satu anggota Tim PKM-PM UMS, Aqila Hasna, menjelaskan bahwa keterlibatan guru menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program setelah rangkaian kegiatan mahasiswa berakhir. Menurutnya, pelatihan diarahkan agar guru mampu menggunakan media yang telah dikembangkan secara mandiri.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa guru dapat menggunakan media berbasis piktogram dan etalase digital secara mandiri. Harapannya, media yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan untuk mendampingi siswa meskipun program PKM-PM telah selesai,” ujar Aqila.
Dalam pelaksanaannya, tim memberikan penjelasan mengenai penggunaan media berbasis piktogram sekaligus mengenalkan pemanfaatan etalase digital sebagai sarana pendukung kewirausahaan siswa. Guru kemudian diajak mempraktikkan secara langsung alur penggunaan media dengan pendampingan dari tim PKM-PM UMS.
Melalui praktik tersebut, guru diarahkan untuk memahami cara menyampaikan instruksi secara bertahap kepada siswa. Media visual digunakan sebagai panduan dalam proses berkarya hingga mengenalkan produk melalui media digital, sehingga kegiatan kewirausahaan dapat dilakukan dengan alur yang lebih mudah dipahami.
Salah satu guru SLB Anugerah Karanganyar, Rini Widyastuti Dwiputri, S.T., menyampaikan bahwa penggunaan media visual memberikan kemudahan dalam proses pendampingan siswa. Instruksi yang sederhana dinilai membantu guru menjelaskan tahapan kegiatan, khususnya dalam aktivitas yang berkaitan dengan kewirausahaan digital.
“Pelatihan ini membantu kami memahami cara menggunakan media berbasis piktogram dalam mendampingi siswa. Instruksi yang lebih visual dan sederhana membuat kami lebih mudah memberikan arahan, terutama dalam kegiatan membuat, mendokumentasikan, dan mempublikasikan karya siswa,” ungkapnya.
Tim PKM-PM UMS terdiri atas Dwi Rahmawati dari Program Studi PGSD sebagai ketua, Keisya Zahfarina Dermawan dan Aqila Hasna dari Program Studi PGSD, Kama Setya Dwi Dzaka dari Program Studi Teknik Informatika, serta Fadhel Muhammad Jauhari dari Program Studi Bisnis Digital, dengan pendampingan Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd. Pelatihan guru tersebut telah sukses terlaksana pada Senin, (7/9/2026) di SLB Anugerah Karanganyar sebagai bagian dari rangkaian program Difabel Berwirausaha. (Yusuf/Humas)
- Penulis: Adi Kurnia
Saat ini belum ada komentar