Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Dari Laba ke Kas Nyata: Ikhtiar Saudagar Muhammadiyah Membangun Bisnis yang Lebih Sehat

Dari Laba ke Kas Nyata: Ikhtiar Saudagar Muhammadiyah Membangun Bisnis yang Lebih Sehat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, BOGOR – Di tengah tekanan ekonomi yang semakin dinamis, banyak pelaku usaha masih mengukur keberhasilan bisnis dari besarnya omzet atau laba yang tercatat dalam laporan keuangan. Padahal, bagi sebuah usaha, angka keuntungan belum tentu berarti kondisi keuangan benar-benar sehat.

Kesadaran itulah yang menjadi benang merah dalam Kopdar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya yang digelar pada sepekan yang lalu di PT Mudalaya Energy Indonesia, Kabupaten Bogor. Mengusung tema “Strategi Saudagar Lokal Naik Kelas & Berdaya Finansial”, forum tersebut menjadi ruang belajar sekaligus konsolidasi bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat fondasi bisnis mereka.

Suasana diskusi berlangsung hangat. Para peserta tidak sekadar datang untuk memperluas jaringan usaha, tetapi juga mencari jawaban atas persoalan yang kerap dihadapi para pengusaha: mengapa bisnis terlihat untung, namun uang tunai justru sering tidak tersedia ketika dibutuhkan.

Pertanyaan itu dijawab oleh praktisi keuangan Ahmad Eka Prasetya. Menurutnya, salah satu kekeliruan yang paling sering terjadi di kalangan pelaku usaha adalah menyamakan pertumbuhan penjualan dengan kesehatan finansial perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa laporan laba rugi tidak selalu mencerminkan kondisi kas yang sebenarnya. Banyak perusahaan terlihat menghasilkan keuntungan, tetapi mengalami kesulitan membayar kewajiban operasional karena arus kas yang tersendat. Piutang yang tidak segera tertagih, pengeluaran yang tidak terkontrol, hingga ekspansi yang terlalu cepat menjadi penyebab utama persoalan tersebut.

Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya tiga komponen utama arus kas, yaitu Operating Cash Flow (OCF) sebagai indikator kesehatan operasional bisnis, Investing Cash Flow (ICF) yang berkaitan dengan investasi dan ekspansi usaha, serta Free Cash Flow (FCF) yang menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan kas bersih untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Pesan yang disampaikan sederhana tetapi mendasar: bisnis yang sehat bukan hanya menghasilkan laba, melainkan mampu menghasilkan kas secara konsisten.

Diskusi kemudian berlanjut pada aspek lain yang tak kalah penting, yakni pengelolaan keuangan berbasis prinsip syariah.

Direktur Utama BPRS Amanah Ummah, H. Hendi Sofyan, BBA., mengajak para pelaku usaha melakukan “hijrah finansial”. Menurutnya, memilih bank syariah bukan semata-mata persoalan label, melainkan keputusan bisnis yang berorientasi pada keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.

Ia menegaskan bahwa lembaga keuangan syariah seharusnya hadir sebagai mitra pertumbuhan usaha. Melalui sistem pembiayaan berbasis bagi hasil dan pendampingan usaha, pelaku UMKM memiliki ruang yang lebih sehat untuk berkembang tanpa terbebani skema pembiayaan yang berpotensi mengganggu likuiditas bisnis.

Namun, Kopdar SUMU Bogor Raya tidak berhenti pada diskusi dan transfer pengetahuan.

Sebagai bentuk nyata semangat kemandirian ekonomi, forum tersebut juga menjadi momentum soft launching produk kopi komunitas bertajuk KOPIMU. Produk ini lahir sebagai representasi semangat kolektif untuk membangun usaha bersama sekaligus memperkuat rantai ekonomi umat.

Mengusung slogan “Kopi Berkualitas, Menggerakkan Kebaikan”, KOPIMU menawarkan berbagai pilihan kopi nusantara, mulai dari Robusta Wangun Bogor, Arabica Gayo, Kopimu Blend, hingga Arabica Kintamani Lactic Fermentation. Selain kopi dalam bentuk biji dan bubuk, KOPIMU juga menghadirkan produk siap minum (ready to drink) yang menyasar kebutuhan masyarakat urban dengan varian seperti Kopi Susu Gula Aren, Cappuccino, Mocha, hingga Kopi Hitam Robusta Wangun.

Peluncuran KOPIMU menjadi simbol bahwa komunitas pengusaha tidak cukup hanya berdiskusi mengenai strategi bisnis, tetapi juga harus mampu melahirkan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus dampak sosial. Kehadiran produk tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem usaha anggota SUMU, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi petani kopi lokal dan pelaku UMKM.

Menjelang berakhirnya acara, optimisme terasa menguat di antara para peserta. Mereka pulang membawa lebih dari sekadar materi pelatihan. Ada kesadaran baru bahwa membangun usaha yang tangguh tidak cukup mengandalkan omzet, melainkan membutuhkan disiplin mengelola arus kas, keberanian memilih sistem keuangan yang sehat, dan komitmen membangun produk unggulan secara bersama-sama.

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, langkah-langkah seperti yang dilakukan SUMU Bogor Raya menunjukkan bahwa penguatan literasi finansial, kolaborasi komunitas, dan inovasi produk dapat menjadi fondasi penting bagi lahirnya lebih banyak saudagar lokal yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis: Roby Kurniawan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amir Hady: Sinergi Muballigh dan Penggiat Pengajian, Kunci Dakwah Berkemajuan

    Amir Hady: Sinergi Muballigh dan Penggiat Pengajian, Kunci Dakwah Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Babulu, PPU – Dalam suasana hangat dan penuh semangat, kegiatan Silaturahim Temu Muballigh dan Penggiat Pengajian Muhammadiyah Regional Paser–PPU yang digelar di SMK Muhammadiyah Babulu, Ahad (26/10/2025), menjadi momentum penting konsolidasi dakwah. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris PWM Kalimantan Timur, H. Amir Hady, yang menekankan perlunya sinergi antara muballigh dan penggiat pengajian sebagai dua […]

  • Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    Usung Tema Dialectics of Renaissance, Perkaderan Baret Merah XXVI PC IMM Sukoharjo Perkuat Intelektualitas Kader Muhammadiyah

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam struktural Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sukoharjo menggelar perkaderan Baret Merah XXVI pada 10-25 Juli 2026. Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Sawit, Boyolali. Mengusung tema “Dialectic of Renaissance”, kegiatan ini menjadi gerbang awal pengkaderan bagi 43 peserta untuk menempa kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan […]

  • UMS Gaungkan Internasionalisasi Kampus Lewat Pertukaran Budaya Mahasiswa

    UMS Gaungkan Internasionalisasi Kampus Lewat Pertukaran Budaya Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Intercultural Sharing Session, yang menghadirkan mahasiswa internasional dari Uzbekistan, serta mahasiswa UMS dari berbagai program studi. Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi wadah pertukaran pengalaman akademik dan budaya antar mahasiswa lintas negara. UMS mengadakan Program Inbound Mobility […]

  • Forum Komunikasi Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dan Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan gelar Bakti Sosial Kesehatan dalam rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah

    Forum Komunikasi Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan dan Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan gelar Bakti Sosial Kesehatan dalam rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Forum Komunikasi (FORKOM) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) dan Rumah Sakit Muhammadiyah Kalikapas Lamongan (RSMKL) sukses menggelar Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan yang diselenggarakan dalam rangkaian perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah. Kegiatan Kajian Tabligh Akbar PCM Tikung ini yang berlangsung dipusatkan di PRM Pengaron. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen Muhammadiyah dalam bidang kesehatan […]

  • UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang adakan Kejuaraan Tingkat Provinsi

    UKMK Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang adakan Kejuaraan Tingkat Provinsi

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 143
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil ) CUP II Tapak Suci Sumatera Selatan,UIN Raden Fatah Palembang hadirkan kebermanfaatan cetak pesilat Pesilat muda Berprestasi Kejuaraan ini berlangsung selama empat hari 25 s.d 28 Juni 2024 beralokasikan di Taman Wisata Purbakala Kerajaan Sriwijaya Kota Palembang. Juanda menyampaikan bahwa Kejurwil CUP II Ini adalah amanah dari Program Kerja […]

  • Ikhtiar Dakwah IMM Saat Awal Mahasiswa Baru

    Ikhtiar Dakwah IMM Saat Awal Mahasiswa Baru

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Oleh: Moch. Muzaki, TKK DPD IMM Jatim Masa awal menjadi mahasiswa adalah sebuah fase peralihan yang tidak sederhana. Seseorang yang sebelumnya berada dalam dunia sekolah, dengan pola kehidupan yang relatif terarah, tiba-tiba memasuki ruang baru bernama kampus. Ia bertemu dengan lingkungan yang lebih luas, karakter manusia yang lebih beragam, kebebasan yang lebih besar, tuntutan akademik […]

expand_less