Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turut Bangga 2 kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah ikut Youth Diplomacy Forum DPP IMM, untuk Ajak Kader Paham Tatanan Global Baru

Turut Bangga 2 kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah ikut Youth Diplomacy Forum DPP IMM, untuk Ajak Kader Paham Tatanan Global Baru

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) sukses menyelenggarakan Muhammadiyah Youth Diplomacy Forum (DYF) selama tiga hari, 26 hingga 28 September 2025. Forum yang berfokus pada pelatihan diplomat muda ini menegaskan kesiapan kader Muhammadiyah untuk mengambil peran strategis di kancah global.

DYF yang mengusung tema “Muhammadiyah Diplomats as Catalysts of Global Change” ini dilaksanakan di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Acara ini merupakan hasil kolaborasi penting antara DPP IMM dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan Lembaga Hubungan dan Kebijakan Internasional (LHKI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Antusiasme peserta tak terbendung. Forum ini diikuti oleh delegasi dari berbagai kampus (PTN dan PTMA), kader IMM se-Indonesia, dan bahkan perwakilan kader IMM dari luar negeri, seperti dari Tehran, sudan dan Cina. Turut hadir sebagai delegasi dr IMM Shobron Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ahmad Satrio Imaduddin dari PWM Jawa Tengah dan Pemas dari PWM Sumatera Selatan.

Fadhil Mahdi, Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri DPP IMM, menjelaskan bahwa forum ini adalah agenda perdana yang bertujuan meningkatkan fokus global dalam gerakan IMM. “Kegiatan kami khusus untuk mencetak diplomat muda, agar kader tidak mendikotomi dalam pergerakan dan menjadikan IMM semakin inklusif,” tegas Fadhil Mahdi.

Latihan Diplomasi dan Pemetaan Perubahan Peradaban, DYF diselenggarakan sebagai upaya DPP IMM untuk menyongsong masa depan gerakan IMM yang berorientasi global, khususnya di bidang sosial, politik, dan ekonomi. Fokus utama pelatihan mencakup simulasi sidang Model Organization of Islamic Cooperation (MOIC) dan sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sesi Stadium General disampaikan oleh Bapak Muhammad Anis Matta, L.c , Wakil Mentri Hubungan Internasional, yang memaparkan pandangan tajam mengenai kondisi geopolitik global. Anis Mata mengaitkan lahirnya Muhammadiyah pada 1912 yang berada di tengah pergolakan pemikiran dunia Islam dan ancaman keruntuhan Kekhilafahan Utsmaniyah.

Ia menyimpulkan bahwa tatanan global saat ini sedang berada dalam “tatanan gelap”.

“Tatanan lama sudah mati, tetapi tatanan dunia baru belum muncul. Kita harus siap menghadapi pergulatan pemikiran dan perubahan peradaban,” ujar Anis Mata. Ia mendefinisikan diplomasi sebagai, “seni tentang bagaimana meyakinkan orang; kita mau dan orang mau mendukung kemauan kita,” sembari menyarankan agar para kader belajar menjadi ‘petarung jalanan’ demi memiliki mental yang kuat dalam berdiplomasi.

Sementara itu, Dr. Imam Addaruqutni, M.A. selaku ketua dari Lembaga Hubungan dan Kebijakan Internasional PP Muhammadiyah, menyambut baik inisiatif ini. Ia menekankan bahwa diplomasi bukan hanya milik kalangan tertentu, melainkan milik semua orang, dan penting bagi anak muda Indonesia untuk berlatih serta terjun langsung ke arena internasional.

Antusiasme Peserta Tunjukkan Relevansi Isu, Antusiasme peserta terlihat jelas hingga sesi diskusi. Mizan Al Arab, Ketua Panitia DYF, mengapresiasi semangat para peserta untuk berpartisipasi aktif, meskipun keterbatasan waktu membuat tidak semua pertanyaan dapat terjawab.

Mizan juga mengutip pandangan terkait pentingnya sikap negara berdaulat di mata dunia, senada dengan peran penting diplomasi di kancah internasional.

Forum ini diharapkan menjadi kick-off bagi para kader IMM untuk lebih giat belajar, mengasah kemampuan negosiasi, dan benar-benar menjadi calon diplomat masa depan yang mewujudkan cita-cita Muhammadiyah sebagai Katalis Perubahan Global.

 

Penulis : Ahmad Satrio Imaduddin (Kader IMM Shobron)

Editor: Alfarabi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Dikdasmen Abdul Mukti Hadiri Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo

    Menteri Dikdasmen Abdul Mukti Hadiri Tablig Akbar di RS PKU Muhammadiyah Solo

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 151
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Solo – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyatakan Muhammadiyah telah secara riil menghadirkan kemakmuran khususnya melalui berbagai amal usaha yang tersebar di Tanah Air. Muhammadiyah memberi kemakmuran kepada para karyawan dan keluarga serta menggerakkan ekonomi kepada masyarakat secara luas. Bahkan peran-peran Muhammadiyah membantu pemerintah menghadirkan kemakmuran itu diakui Ketua Umum Pengurus […]

  • Refleksi Spiritual dalam Buku Baru Fathan Faris Saputro: Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu

    Refleksi Spiritual dalam Buku Baru Fathan Faris Saputro: Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 406
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Fathan Faris Saputro, seorang penulis muda berbakat yang karyanya kerap menginspirasi pembaca, kembali hadir dengan buku terbarunya yang berjudul Kenapa Harus Berubah? Karena Tuhan Sesayang Itu. Buku ini menghadirkan refleksi mendalam tentang perubahan sebagai bentuk kasih sayang Tuhan, sekaligus menjadi dorongan untuk manusia agar selalu memperbaiki diri. Diterbitkan oleh Penerbit Eja, buku Kenapa […]

  • DAD PK IMM KH Mansur Pesma UMS, Bekali Mahasantri dengan Religiusitas dan Intelektualitas

    DAD PK IMM KH Mansur Pesma UMS, Bekali Mahasantri dengan Religiusitas dan Intelektualitas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, SURAKARTA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Pesantren Internasional KH Mas Mansur Pesantren Mahasiswa (Pesma), sukses menyelenggarakan pembukaan Darul Arqam Dasar (DAD) dan Stadium General pada Kamis, (20/11) dan bertempat di masjid KH Mas Mansur, kampus 4 UMS. Kegiatan DAD ini mengusung tema “Katalisasi Kader, Asimilasi Ideologi”. Katalisasi kader melalui asimilasi ideologi dalam Darul […]

  • Semarak Milad ke-61 Muhaka, Teguhkan Komitmen Cetak Generasi MULIA

    Semarak Milad ke-61 Muhaka, Teguhkan Komitmen Cetak Generasi MULIA

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SLEMAN – Genap 61 tahun mengabdi di dunia pendidikan, SMP Muhammadiyah 2 Kalasan (Muhaka) menutup rangkaian Semarak Milad ke-61 dengan penuh semangat dan kebersamaan. Puncak peringatan ditandai dengan Pengajian Akbar yang digelar pada Ahad (6/9) di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Mengusung tema “Mewujudkan Generasi MULIA yang Berilmu, Berakhlak, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut tidak […]

  • PDNA Sukoharjo Awali Musykerda 1 dengan Jamu: Simbol Kekuatan, Kesehatan, dan Pergerakan Perempuan Berkemajuan

    PDNA Sukoharjo Awali Musykerda 1 dengan Jamu: Simbol Kekuatan, Kesehatan, dan Pergerakan Perempuan Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Penyampaian Laporan Program Kerja, Evaluasi Program serta Kinerja merupakan agenda penting dalam perjalanan organisasi. Sadar akan pentingnya hal tersebut, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kab. Sukoharjo menyelenggarakan Musyawarah Kerja Daerah 1 (Musykerda 1) dengan tema “Inner Power for Outer Impact” Acara yang diprakarsai oleh Departemen Organisasi PDNA Sukoharjo x Universitas Muhammadiyah Surakarta […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) dan juga sikap para kader IMM yang mengenyampingkan humanitas dalam trikoda dan hilang nya Kemasyarakatan pada idalisme […]

expand_less