Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta terus memperkuat karakter disiplin siswa melalui penerapan budaya sekolah Islami dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin tidak hanya diterapkan melalui aturan sekolah, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan, kegiatan keagamaan, keteladanan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Upik Mairina S.Pd, menjelaskan bahwa disiplin menjadi salah satu nilai penting yang ditanamkan kepada siswa sebagai bekal untuk kehidupan mereka di masa depan. Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak di bangku sekolah diharapkan dapat terbawa hingga siswa melanjutkan pendidikan hingga memasuki dunia kerja.

“Jadi kenapa kami disiplin karena nanti dari disiplin itu nanti akan memberimbas ataupun juga akan mendidik anak ke depannya,” ujar Upik Senin, (27/07/2026).

Ia menjelaskan, penerapan disiplin dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari kedatangan siswa, cara berpakaian, hingga penampilan. Siswa dibiasakan untuk datang tepat waktu dan menaati aturan yang telah ditetapkan sekolah.

“Kalau anak-anak terbiasa datang awal, tidak terlambat, itu kan nanti juga secara tidak langsung mereka di alam bawah sadarnya itu nanti tentunya sampai mereka jadi pelajar, bekerja, dan seterusnya bisa juga akan terbiasa seperti itu,” jelasnya Senin, (27/07/2026) .

Budaya disiplin tersebut juga terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari karakter sekolah. Sebagai sekolah Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah PK Kottabarat menerapkan berbagai pembiasaan keagamaan, seperti salat duha, salat berjamaah, kultum, hafalan Al-Qur’an, serta pelaksanaan salat tepat waktu.

Menurut Upik, pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk membentuk kebiasaan siswa selama berada di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah.

“Kita harapannya tidak hanya di sekolah saja, jadi anak libur pun juga salat duha mereka. Kadang kita juga pantau anak-anak libur itu juga kita pantau sudah salat duha apa yang belum,” ungkapnya.

Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa untuk melaksanakan shalat zuhur dan asar di awal waktu. Ketika waktu salat tiba, kegiatan pembelajaran dihentikan agar siswa dapat segera melaksanakan ibadah.

“Jadi kalau anak-anak berhenti pelajaran, waktu masuk salat zuhur, salat asar itu ya harapannya kita membiasakan anak-anak untuk salat itu tidak ditunda-tunda,” katanya.

Pembentukan karakter disiplin juga dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan siswa. Salah satunya melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kegiatan sosial. Siswa diberi ruang untuk terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, termasuk kegiatan kolaborasi dengan sekolah lain dan kegiatan sosial keagamaan.

Dalam penerapan disiplin, sekolah juga melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan setiap hari Jumat untuk membahas kondisi siswa dan berbagai permasalahan yang muncul di masing-masing kelas. Apabila terdapat permasalahan tertentu, sekolah melakukan koordinasi antara wali kelas dan guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta melibatkan pihak sekolah sesuai dengan tingkat permasalahan.

Upik menambahkan bahwa tantangan dalam mempertahankan disiplin budaya saat ini semakin kompleks, terutama karena pengaruh penggunaan teknologi dan kehidupan siswa di luar sekolah. Menurutnya, pembiasaan yang diterapkan di sekolah perlu terus didukung oleh orang tua agar dapat menjadi karakter yang melekat dalam diri siswa.

“Jadi orang tua harus itu juga, apa namanya, selalu mengingatkan anaknya,” tuturnya.

Ia berharap nilai-nilai disiplin dan budaya Islami yang diterapkan di sekolah dapat terus dibawa oleh siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan karakter pendidikan tidak hanya dilihat dari kedisiplinan siswa selama berada di sekolah, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, budaya sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat tidak hanya menjadi rutinitas kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai disiplin sebagai kebiasaan yang diharapkan dapat melekat dalam diri siswa hingga mereka berada di luar lingkungan sekolah.

Kontributor: Pemas, Indah, Mudiana

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fathan Faris Saputro Terbitkan Buku “Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi”

    Fathan Faris Saputro Terbitkan Buku “Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi”

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Penulis muda Fathan Faris Saputro, kelahiran 28 Februari 2000, kembali melahirkan karya terbaru bertajuk Dahsyatnya Surah Yusuf: Strategi Hidup dari Seorang Nabi, yang diterbitkan oleh Selfietera Indonesia. Buku ini menghadirkan kajian mendalam tentang kisah Nabi Yusuf ‘alaihis salam sebagai sumber inspirasi dan strategi dalam menghadapi tantangan hidup. Sebelumnya, Faris telah menerbitkan buku […]

  • Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah. Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati […]

  • Perkuat Sinergi Tripartit, FK UMS Teken MoU Tripartit dan Gelar Rapat Komkordik

    Perkuat Sinergi Tripartit, FK UMS Teken MoU Tripartit dan Gelar Rapat Komkordik

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, Program Studi Profesi Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kolaborasi dengan beberapa Rumah Sakit pendidikan. Kolaborasi diperkuat dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Tripartit dan Rapat Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK). Penandatanganan MoU Tripartit melibatkan FK UMS, Rumah Sakit Pendidikan Utama, yaitu RSUD Dokter Harjono Ponorogo, […]

  • DPD IMM Riau Dorong Keadilan untuk Daerah Penghasil SDA, Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI

    DPD IMM Riau Dorong Keadilan untuk Daerah Penghasil SDA, Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 85
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekanbaru – Upaya memperjuangkan kepentingan daerah terus dilakukan kalangan mahasiswa melalui jalur akademik dan advokasi kebijakan. Melalui DPD IMM Riau Serahkan Kajian Akademik kepada DPD RI, Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Riau menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan menjadi dasar perjuangan di tingkat nasional demi mewujudkan keadilan bagi Provinsi Riau. Kajian […]

  • Bagikan 208 Paket Sembako, Lazismu Kanla Sebulu Bersama Pemuda Muhammadiyah Berbagi Kebahagian Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    Bagikan 208 Paket Sembako, Lazismu Kanla Sebulu Bersama Pemuda Muhammadiyah Berbagi Kebahagian Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 877
    • 1Komentar

    KABARMUH.COM, Sebulu – Menjelang bulan suci ramadan 1422 H, Lazismu Kantor Layanan Sebulu bersama dengan Pemuda Muhammadiyah melakukan pembagian ratusan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan juga untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Pembagian Sembako sebanyak 208 paket […]

  • Tim UMS Kembangkan Aplikasi SIMASMUH untuk Pendataan Masjid Muhammadiyah se-Indonesia

    Tim UMS Kembangkan Aplikasi SIMASMUH untuk Pendataan Masjid Muhammadiyah se-Indonesia

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 97
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi berbasis keumatan. Mereka membuat sistem yang disebut dengan Sistem Informasi Masjid Muhammadiyah (SIMASMUH). Ketua tim pengabdian masyarakat, Nurgiyatna, S.T., M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa aplikasi ini ditujukan untuk mendata seluruh masjid yang dikelola Muhammadiyah di Indonesia […]

expand_less