Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

Budaya Sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Tanamkan Karakter Disiplin Siswa

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta terus memperkuat karakter disiplin siswa melalui penerapan budaya sekolah Islami dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin tidak hanya diterapkan melalui aturan sekolah, tetapi juga dibangun melalui pembiasaan, kegiatan keagamaan, keteladanan, serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Upik Mairina S.Pd, menjelaskan bahwa disiplin menjadi salah satu nilai penting yang ditanamkan kepada siswa sebagai bekal untuk kehidupan mereka di masa depan. Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak di bangku sekolah diharapkan dapat terbawa hingga siswa melanjutkan pendidikan hingga memasuki dunia kerja.

“Jadi kenapa kami disiplin karena nanti dari disiplin itu nanti akan memberimbas ataupun juga akan mendidik anak ke depannya,” ujar Upik Senin, (27/07/2026).

Ia menjelaskan, penerapan disiplin dilakukan dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari kedatangan siswa, cara berpakaian, hingga penampilan. Siswa dibiasakan untuk datang tepat waktu dan menaati aturan yang telah ditetapkan sekolah.

“Kalau anak-anak terbiasa datang awal, tidak terlambat, itu kan nanti juga secara tidak langsung mereka di alam bawah sadarnya itu nanti tentunya sampai mereka jadi pelajar, bekerja, dan seterusnya bisa juga akan terbiasa seperti itu,” jelasnya Senin, (27/07/2026) .

Budaya disiplin tersebut juga terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian dari karakter sekolah. Sebagai sekolah Muhammadiyah, SMA Muhammadiyah PK Kottabarat menerapkan berbagai pembiasaan keagamaan, seperti salat duha, salat berjamaah, kultum, hafalan Al-Qur’an, serta pelaksanaan salat tepat waktu.

Menurut Upik, pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk membentuk kebiasaan siswa selama berada di lingkungan sekolah, tetapi juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah.

“Kita harapannya tidak hanya di sekolah saja, jadi anak libur pun juga salat duha mereka. Kadang kita juga pantau anak-anak libur itu juga kita pantau sudah salat duha apa yang belum,” ungkapnya.

Selain itu, sekolah juga membiasakan siswa untuk melaksanakan shalat zuhur dan asar di awal waktu. Ketika waktu salat tiba, kegiatan pembelajaran dihentikan agar siswa dapat segera melaksanakan ibadah.

“Jadi kalau anak-anak berhenti pelajaran, waktu masuk salat zuhur, salat asar itu ya harapannya kita membiasakan anak-anak untuk salat itu tidak ditunda-tunda,” katanya.

Pembentukan karakter disiplin juga dilakukan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan siswa. Salah satunya melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kegiatan sosial. Siswa diberi ruang untuk terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, termasuk kegiatan kolaborasi dengan sekolah lain dan kegiatan sosial keagamaan.

Dalam penerapan disiplin, sekolah juga melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan setiap hari Jumat untuk membahas kondisi siswa dan berbagai permasalahan yang muncul di masing-masing kelas. Apabila terdapat permasalahan tertentu, sekolah melakukan koordinasi antara wali kelas dan guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta melibatkan pihak sekolah sesuai dengan tingkat permasalahan.

Upik menambahkan bahwa tantangan dalam mempertahankan disiplin budaya saat ini semakin kompleks, terutama karena pengaruh penggunaan teknologi dan kehidupan siswa di luar sekolah. Menurutnya, pembiasaan yang diterapkan di sekolah perlu terus didukung oleh orang tua agar dapat menjadi karakter yang melekat dalam diri siswa.

“Jadi orang tua harus itu juga, apa namanya, selalu mengingatkan anaknya,” tuturnya.

Ia berharap nilai-nilai disiplin dan budaya Islami yang diterapkan di sekolah dapat terus dibawa oleh siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan karakter pendidikan tidak hanya dilihat dari kedisiplinan siswa selama berada di sekolah, tetapi juga dari kemampuan mereka menerapkan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, budaya sekolah Islami di SMA Muhammadiyah PK Kottabarat tidak hanya menjadi rutinitas kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai disiplin sebagai kebiasaan yang diharapkan dapat melekat dalam diri siswa hingga mereka berada di luar lingkungan sekolah.

Kontributor: Pemas, Indah, Mudiana

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dorong Dosen Perkuat Integritas Akademik dan Etika Profesi

    UMS Dorong Dosen Perkuat Integritas Akademik dan Etika Profesi

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar seminar integritas akademik dosen yang digelar di Auditorium Mohammad Djazman, Senin (10/8/2026). Acara yang digawangi oleh Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) ini menjadi salah satu ruang dialog dengan dosen untuk memperkuat integritas akademik dosen. Direktur DSDMO UMS Ir. Tri Widayatno, ST, M.Sc., Ph.D., menyampaikan untuk […]

  • Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    Yuk intip Rangkaian Kegiatan Harsa PK IMM H. Misbach

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 285
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – HARSA, Sebuah kegiatan yang diinisiai Pimpinan Komisariat H.M. Misbach. HARSA diambil dari bahasa sansekerta yaitu kebahagiaan. Kegiatan ini telah diselenggarakan sebanyak 3 kali ditempat yang berbeda, diantaranya Sawit, Juwangi dan kali ini diadakan di daerah Banyusri, Wonosegoro. PK IMM H. Misbach ini turut menggandeng beberapa elemen Muhammmadiyah diantaranya PCA kartasura, Lazismu Boyolali […]

  • Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Gagas Program Edukasi Keseimbangan Tubuh untuk Lansia

    Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Gagas Program Edukasi Keseimbangan Tubuh untuk Lansia

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Posyandu Marsudi Waras Desa Bulakan, Kecamatan Sukoharjo, menjadi saksi semangat kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam kegiatan posyandu lansia. Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Marsudi Waras ini terasa berbeda karena dilengkapi penyuluhan kesehatan bertema “Seimbang Setiap Langkah: Cegah Risiko Jatuh pada Lansia”. Koordinator […]

  • Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    Ketua DPP IMM Tekankan Pentingnya Kontekstualisasi dalam Pemahaman Agama

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Peluncuran buku Manifestasi Islam Progresif karya Najihus Salam, Ketua Divisi Kajian KM3Nas DPP IMM, digelar dengan khidmat di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Ahad, 13 April 2025. Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi diskursus Islam progresif, khususnya melalui sorotan tajam dari Muhammad Hasnan Nahar, S.Thi., M.Ag., Ketua DPP […]

  • UMS Teken Kerja Sama dengan PT MII, Buka Peluang Magang di Industri Logistik Internasional

    UMS Teken Kerja Sama dengan PT MII, Buka Peluang Magang di Industri Logistik Internasional

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring kerja sama dengan menggandeng PT Mats Internasional Indonesia (MII) dalam pelaksanaan Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk mahasiswa. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis UMS dalam meningkatkan kualitas lulusan serta mendekatkan mahasiswa pada dunia kerja berskala global. PT MII merupakan perusahaan jasa logistik internasional yang […]

  • SUMU dan JULEHA Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban: Cetak Tim Sembelih Profesional

    SUMU dan JULEHA Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban: Cetak Tim Sembelih Profesional

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ambarawa – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Semarang dan JULEHA Indonesia menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat di Masjid Darussalam, Losari Sawahan – Ambarawa pada 31/5/25). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Semarang. Sumarno, Ketua Takmir Masjid Darussalam menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif, sekaligus bentuk nyata […]

expand_less