Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peluncuran Buku Jurnalisme Filantropi di Milad Lazismu, Revitalisasi Peran Media untuk Visi Kesejahteraan

Peluncuran Buku Jurnalisme Filantropi di Milad Lazismu, Revitalisasi Peran Media untuk Visi Kesejahteraan

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, JAKARTA – Dalam respsi milad ke-24 Lazismu, di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, 29 Juli 2026, Majalah Suara Muhammadiyah yang berkolaborasi dengan Lazismu meluncurkan buku berjudul, Jurnalisme Filantropi, Media dan Visi Kesejahteraan.

Penulis buku Roni Tobroni, Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyidin, Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas RI Tirta Sutedjo, dan Peneliti Filantropi Islam Amelia Fauzia, membedah buku setebal 345 halaman, dengan mengupasnya dari sudut pandang masing-masing.

Penulis mendedahkan bahwa buku ini lahir dari dua kegelisahan intelektual, pertama jurnalisme yang terus mengalami guncangan disrupsi, kedua praktik kedermawanan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia tidak terhubung baik dengan dunia jurnalisme.

“Buku ini digagas untuk menjembatani dua kegelisahan itu. Tetapi diksi jurnalisme filantropi, menjadi sebuah kajian keilmuan baru yang interdisiplin dan melahirkan cara pandang, pendekatan dan konsep baru dalam bidang jurnalisme”, ujarnya.

Roni mengungkapkan bahwa jurnalisme filantropi tidak sebatas mengabarkan sesuatu. Tidak berhenti pada menuliskan informasi tentang kegiatan dan aksi sosial, atau hanya memberitakan sisi lain penderitaan orang, tetapi juga mengawal realitas dibalik problem sosial yang dihadapi, menggerakan kedermawanan, dan mendorong publik untuk aksi bersama memberikan Solusi dari permasalahan yang ada.

“Oleh karena itu, ukuran keberhasilan jurnalisme filantropi bukan pada banyaknya berita, bukan pada seberapa viral, tetapi pada seberapa besar dampak yang dihadirkan bagi kehidupan sosial masyarakat,” pungkasnya.

Menanggapi isi buku baru tersebut, Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyidin, mengatakan buku ini ingin menjembatani orang yang membutuhkan pertolongan dan masyarakat yang ingin membantu. Jurnalisme filantropi menjembatani dua hal itu.

“Karya Mas Roni ini akan sangat membantu. Buku ini berhasil merangkum, menceritakan tahap demi tahap dan juga bagaimana kemudian jurnalisme filantropi itu diterapkan,” paparnya.

Andi menjelaskan, jurnalisme filantropi itu berarti memberitakan, lalu menampilkan empati dan melakukan aksi. Intinya di sana. “Kondisi itu yang sedang dilakukan oleh media-media besar. Mereka sedang bergerak ke arah sana, tapi kita juga perlu berdiskusi lebih lanjut soal ini” ungkapnya.

Selebihnya, bagaimana jurnalisme bisa membangun kepercayaan publik. Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Bappenas RI, Tirta Sutedjo menilai bahwa konsep jurnalisme filantropi sangat menarik untuk membangun kepercayaan publik. Dengan konsep yang menarik itu, bisa menggerakan isu sosial dan kesejahteraan Masyarakat yang disertai dengan tawaran solusinya.

“Kita memiliki agenda besar tahun 2045, tepatnya 100 tahun Indonesia Merdeka. Harapannya, kita sudah menjadi negara maju. Artinya tidak ada kemiskinan lagi dan seluruh masyarakat Indonesia sudah sejahtera”, ungkapnya.

Tirta mengatakan jurnalisme filantropi tentu perlu mengambil peran lebih dalam lagi. Salah satunya bagaimana menghapus pelabelan negatif terhadap kelompok rentan yang masih dominan di Indonesia.

“Ini menjadi tugas kita bersama. Baik pemerintah, masyarakat, jurnalis, dan media perlu bergandeng tangan sehingga agenda bersama ke depan bisa berjalan dengan baik dan lancar”, tuturnya.

Perspektif lain dikemukakan oleh Peneliti Filantropi Islam, Amelia Fauzia. Ia mengatakan bahwa di Indonesia sudah mengakar sangat kuat praktik filantropi. Baik tentang filantropi yang melahirkan jurnalisme ataupun jurnalisme yang melahirkan filantropi.

“Ada Republika yang melahirkan Dompet Dhuafa. Ada Muhammadiyah yang melahirkan koran ataupun Suara Muhammadiyah. Ini sebagian contoh saja. Mungkin di luar Indonesia lebih banyak lagi,” paparnya.

Amelia menyampaikan bahwa jurnalisme filantropi perlu memiliki kode etik. Sehingga memiliki standar yang jelas ketika hendak memberitakan, mengawal, bahkan mengadvokasi sebuah isu-isu sosial-kemasyarakatan yang ada.

“Bagaimana seorang jurnalis menjaga independensi jurnalistik. Paling tidak tetap saja jurnalisme filantropi harus ada kode etiknya. Bagaimana menyeimbangkan fungsi advokasi dengan prinsip-prinsip verifikasi, independensi, dan integritas,” tandasnya.

Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media, Deni Asy’ari, dalam sambutannya menyebutkan bahwa kehadiran pers (jurnalis) tidak sekadar mewartakan, tidak sekadar memberitakan, tapi juga hadir untuk mencerahkan, memperkaya informasi, dan memberdayakan masyarakat.

“Kita berharap buku yang ditulis Kang Roni Tabroni ini, peran pers ke depan tidak sekadar mengungkap fakta, tetapi mulai membangun empati, memberi inspirasi, dan mengkoordinasi potensi, dan mengkonsolidasi sumber daya, termasuk di lingkungan Lazismu,” jelasnya.

Hal demikian jika diintegrasikan dengan kekuatan jurnalisme, Deni optimis dapat memberikan dampak yang sangat dahsyat. Kehadirannya akan menguatkan dampak dalam mengkonsolidasikan potensi ekonomi, zakat, infak, dan sedekah.

“Kami berharap buku ini memberi pengaruh bahwa dunia pers tidak melulu soal berita, tapi ke depan, dunia pers bisa menginspirasi, membangun empati, dan mengkonsolidasikan potensi-potensi besar secara ekonomi dan juga memberikan solusi untuk membangun negeri ini,” tandasnya.

Peluncuran buku tersebut menjadi momentum penting dalam memperkenalkan gagasan kritis mengenai peran media dan jurnalisme dalam memperkuat gerakan filantropi serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Kontributor: Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Soleh

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKNMAS 2025 di Riau, Jalin Silaturahmi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Tualang Kabupaten Siak

    Mahasiswa KKNMAS 2025 di Riau, Jalin Silaturahmi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Tualang Kabupaten Siak

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SIAK — Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah dan Aisyiyah (KKNMAS) 2025 yang berlangsung di Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tualang, Siak. Kegiatan ini menjadi bagian dari program KKNMAS yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia. Di Kecamatan Tualang, sejumlah kelompok KKNMAS ditempatkan di […]

  • Level up Casino – The Spot Where Enjoyment Is Nonstop

    Level up Casino – The Spot Where Enjoyment Is Nonstop

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    When I first found level up casino, I was captivated by the variety of games and the lively atmosphere that guaranteed nonstop excitement. The mix of classic table games and new slot machines drew me in immediately. But what really shone were the matchless bonuses and a community of gaming enthusiasts. If you’re interested about […]

  • 30 Dai Komunitas Muhammadiyah Jawa Barat Siap Sebarkan Dakwah Usai Ikuti Bimtek Intensif

    30 Dai Komunitas Muhammadiyah Jawa Barat Siap Sebarkan Dakwah Usai Ikuti Bimtek Intensif

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 106
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat baru saja mengukuhkan 30 dai yang berhasil menyelesaikan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi dai komunitas. Acara yang berlangsung selama dua hari, pada 16 hingga 17 November 2024, diikuti oleh para dai yang penuh semangat untuk memperdalam wawasan dan keterampilan mereka dalam berdakwah, terutama […]

  • FAI UMS Edukasi Mahasiswa tentang Pencegahan Kekerasan dan Perlindungan Hukum di Kampus

    FAI UMS Edukasi Mahasiswa tentang Pencegahan Kekerasan dan Perlindungan Hukum di Kampus

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan talkshow layanan kemahasiswaan yang diikuti seluruh mahasiswa semester 2, Selasa (2/6), di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari bidang hukum, psikologi, dan layanan kemahasiswaan guna memberikan pemahaman terkait perlindungan mahasiswa, kesehatan mental, hingga berbagai layanan pendukung yang […]

  • Was sind die besten Bonusstrategien für Lucky Seven Casino?

    Was sind die besten Bonusstrategien für Lucky Seven Casino?

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Das lucky7 Casino hebt sich durch eine ansprechende Auswahl an Boni und attraktiven Promotions hervor, die Spielern helfen, das Beste aus ihrer Spielerfahrung herauszuholen. In dieser ausgiebigen Analyse werden die besten Bonusstrategien besprochen, um das gesamte Potenzial der Plattform optimal zu nutzen. Vielfalt der Bonusangebote Die Bonusprogramme im Lucky Seven Casino sind vielfältig und reichen […]

  • 236 Pelajar dari 27 Sekolah Meriahkan Olimpiade PAI dan Seni Islami Semarak Milad ke-70 SMAMSA Purwokerto

    236 Pelajar dari 27 Sekolah Meriahkan Olimpiade PAI dan Seni Islami Semarak Milad ke-70 SMAMSA Purwokerto

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOKERTO — Semarak Milad ke-70 SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto tidak hanya ditandai dengan perayaan perjalanan panjang sekolah, tetapi juga dengan gelora prestasi dan kreativitas pelajar. Sebanyak 236 pelajar dari 27 sekolah turut memeriahkan Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Seni Kreasi Islami Tahun 2026 yang digelar di Hanggar SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto, Sabtu (29/8/2026). […]

expand_less