BeritaJateng

Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Jadi Langkah Garneta Kembangkan Potensi dan Raih Prestasi

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa berprestasi untuk mengembangkan potensi melalui berbagai program beasiswa. Salah satunya melalui Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA) yang diberikan kepada mahasiswa dengan capaian hafalan Al-Qur’an.

Salah satu penerima BHA UMS tahun 2026 adalah Garneta Felicia Furaida, calon mahasiswa Program Studi Keperawatan UMS asal Temanggung. Bagi Garneta, kesempatan memperoleh beasiswa dari UMS tidak hanya membantu meringankan beban orang tua, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang selama menempuh pendidikan di UMS.

“Karena ingin meringankan orang tua. Saya juga ingin membanggakan orang tua dengan mendapatkan beasiswa ini. Selain meringankan, beasiswa ini juga memotivasi saya untuk lebih berkembang dan menjadi lebih baik,” ungkap Garneta saat ditemui di UMS, Kamis (13/8/2026).

Garneta merupakan salah satu dari mahasiswa baru UMS yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur beasiswa. Ia mengaku senang ketika mengetahui dirinya diterima sebagai penerima BHA UMS, terlebih kesempatan tersebut sebelumnya tidak masuk dalam rencana utamanya.

“Saya senang banget dan tidak menyangka. Saya mendaftar FKG dan Keperawatan, kemudian diterima di pilihan kedua, yaitu Keperawatan. Alhamdulillah justru diterima di sini sebagai penerima beasiswa,” tuturnya.

Kesempatan tersebut sekaligus mempertemukan Garneta dengan lingkungan akademik UMS yang menurutnya dapat menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimilikinya. Selain melanjutkan pendidikan di Program Studi Keperawatan, ia berencana aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan di UMS.

Garneta menargetkan dapat berkontribusi melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan mengikuti perlombaan. Ia juga memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan Mahasiswa Pecinta Qur’an (MPQ) serta Keluarga Huffaz Muhammadiyah (KHU).

“Insyaallah saya ingin ikut lomba dan berkontribusi di UKM. Saya juga sudah ada gambaran untuk masuk MPQ dan KHU,” katanya.

Selain aktivitas di dalam kampus, Garneta berharap UMS dapat memberinya kesempatan untuk mengikuti program student exchange ke luar negeri. Keinginan tersebut telah dimilikinya sejak menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah (MA).

Menurutnya, pengalaman internasional dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kemampuan diri. Ia juga menargetkan dapat mengikuti berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional selama menjadi mahasiswa UMS.

“Dari dulu sejak MA saya sudah ingin mengikuti student exchange, tetapi belum mendapat kesempatan. Mudah-mudahan di UMS saya bisa mendapatkan kesempatan untuk student exchange ke luar negeri. Saya juga ingin mengikuti lomba tingkat nasional maupun internasional dan bisa meraih prestasi,” ungkapnya.

Melalui program BHA, UMS tidak hanya memberikan dukungan pendidikan kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi akademik, organisasi, maupun prestasi. Garneta berharap kesempatan yang diperolehnya dapat menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi bagi UMS dan masyarakat.

Ia juga berharap semakin banyak pelajar, khususnya para penghafal Al-Qur’an, yang tertarik melanjutkan pendidikan di UMS dan memanfaatkan berbagai kesempatan beasiswa yang tersedia.

“Harapannya, adik-adik kelas saya bisa masuk ke UMS juga dan ikut mendapatkan Beasiswa Hafidz Al-Qur’an atau beasiswa lainnya. Saya ingin mengajak teman-teman yang memiliki hafalan Al-Qur’an untuk mencoba mendaftar,” pungkasnya. (Tim Humas UMS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button