BeritaInspirasiJatengkabar muhammadiyah

Pentas Karawitan Jayawindra Kalijaga Meriahkan Parenting dan Pertemuan Wali Murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo

KABARMUH.ID WONOSOBO — Suasana kegiatan parenting dan pertemuan wali murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo semakin semarak dengan penampilan Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga. Pentas seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para wali murid, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus membentuk karakter murid melalui pendidikan seni.
Dengan lantunan gamelan yang harmonis dan penampilan yang penuh percaya diri, para anggota Karawitan Jayawindra Kalijaga menunjukkan kemampuan mereka dalam memainkan berbagai instrumen gamelan Jawa. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para wali murid, guru, dan seluruh peserta kegiatan.
Pentas karawitan menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat, kreativitas, karakter, serta kecintaan terhadap kebudayaan bangsa. Melalui kegiatan ekstrakurikuler, murid mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus kesempatan untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakatnya.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo menyampaikan bahwa pelestarian kebudayaan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Sekolah memiliki peran strategis dalam mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Melalui karawitan, murid belajar bukan hanya tentang musik dan seni tradisional, tetapi juga tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, kesabaran, dan penghargaan terhadap warisan budaya. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam membentuk karakter murid,” ungkapnya (19/8).

Keberadaan Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga menjadi salah satu bentuk nyata komitmen SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional di tengah perkembangan teknologi dan budaya global. Murid diberikan kesempatan untuk mengenal budaya Jawa secara langsung, mempraktikkannya, serta menampilkannya di berbagai kegiatan sekolah maupun di luar sekolah.

Kegiatan parenting dan pertemuan wali murid sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga. Dalam proses pendidikan, dukungan orang tua memiliki peran yang sangat penting, termasuk dalam memberikan apresiasi terhadap bakat dan minat anak di bidang seni dan kebudayaan.

Melalui penampilan Karawitan Jayawindra Kalijaga, sekolah sekaligus mengajak para orang tua untuk melihat bahwa kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar aktivitas tambahan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang dapat membantu murid membangun kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kreativitas, serta karakter positif.

Pentas tersebut juga menjadi pesan bahwa pendidikan dan pelestarian kebudayaan dapat berjalan beriringan. Sekolah tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara akademik dan vokasional, tetapi juga generasi yang memiliki karakter, identitas budaya, serta kepedulian terhadap warisan budaya bangsa.

Dengan semangat “belajar, berkarya, dan melestarikan budaya”, Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga diharapkan terus berkembang dan menjadi wadah bagi murid SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo untuk mengenal, mencintai, dan turut melestarikan seni budaya Jawa. Pentas dalam kegiatan parenting dan pertemuan wali murid ini pun menjadi salah satu langkah kecil namun bermakna dalam menyiapkan generasi muda yang berkar.

Editor: Muhammad Farhan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button