Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi di Tengah Tantangan Masalah Gizi

42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi di Tengah Tantangan Masalah Gizi

  • account_circle Arina Shofiyyata
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebanyak 42 dietisien baru Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Angkatan II resmi mengikuti sumpah profesi di The Royal Heritage Solo, Selasa (6/10/2026). Para lulusan tersebut dinyatakan lulus setelah menempuh seluruh rotasi mata kuliah dengan total 38 SKS yang terdiri atas praktik gizi klinik, gizi masyarakat, dan gizi institusi, serta dinyatakan lulus Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Selain itu, seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien Angkatan II UMS berhasil lulus OSCE dan Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) berbasis Computer Based Test (CBT) dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian yang meliputi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), OSCE, dan Try Out Internal Uji Kompetensi Profesi Dietisien, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS menetapkan tiga mahasiswa dengan capaian terbaik.

Terbaik pertama diraih Afiya Hasna Nabila, S.Gz., Dietisien. Terbaik kedua diraih Fila Rachmad Ramadan, S.Gz., Dietisien, sedangkan terbaik ketiga diraih Nabila Aliya Putri, S.Gz., Dietisien.

Kaprodi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS Dr. Dwi Sarbini, SST., M.Kes., menyampaikan selamat dan apresiasi atas capaian yang diraih para lulusan.

“Prestasi ini tidak hanya mencerminkan capaian akademik, tetapi juga menunjukkan kesungguhan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi professional sebagai calon Dietisien. Semoga capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh lulusan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menjunjung tinggi profesionalisme, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dwi juga melaporkan bahwa pada 2026, Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS juga memperoleh akreditasi “Unggul berlaku 5 tahun hingga 27 Maret 2031” dari LAM-PTKes. Selain itu, program studi tersebut telah memperoleh akreditasi internasional selama lima tahun hingga 30 September 2031 dari Accreditation Agency for Study Programs in Health and Social Sciences (AHPGS) dari Jerman.

Capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, pembelajaran, praktik profesi, serta penyelenggaraan pendidikan dietisien yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan kepada para lulusan agar tidak melupakan peran dan pengorbanan orang tua setelah menyelesaikan pendidikan dan mengambil sumpah profesi.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih para lulusan tidak terlepas dari doa, usaha, dan dukungan orang tua selama menjalani pendidikan. Rektor juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan bagi dietisien, khususnya karena profesi tersebut berkaitan langsung dengan masyarakat.

“Karena usaha di sektor food, di sektor minuman itu berhubungan langsung dengan masyarakat, saya kira tanpa disurvei yang menentukan apa? Services. Jadi pelayanan menjadi penting, di dalam pelayanan itu ada kata-kata yang sopan, ada kata-kata yang baik. Jadi pelayanan menjadi penting,” tutur Harun.

Ia kemudian mendorong para lulusan untuk berani mengambil peran dan menjadi pelopor sesuai dengan visi UMS.

“Selamat dan sukses, mudah-mudahan Anda berani mengambil peran itu, jangan menunggu, jangan menjadi follower, tapi jadilah khotwah. Jadilah pelopor sebagai nama besar dan visi UMS sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ipteks yang islami, mencerahkan, unggul, mendunia, dan sebagai penggerak arah perubahan,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Florentinus Nurtitus, S.SiT., M.Gz., RD., berpesan agar para dietisien baru senantiasa mengedepankan etika, profesionalisme, serta keselamatan pasien dalam menjalankan tugas pelayanan gizi dan dietetik.

Wakil Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Florentinus Nurtitus, S.SiT., M.Gz., RD. saat memberikan pengarahan

“Janji kepada masyarakat bahwa dalam menjalankan tugas pelayanan gizi dan dietetik, saudara akan selalu mengedepankan etika, profesionalisme, serta keselamatan pasien di atas segalanya,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan kesehatan di Jawa Tengah maupun tingkat nasional saat ini semakin dinamis. Salah satunya ditandai dengan masih adanya beban ganda masalah gizi atau double burden of malnutrition, mulai dari stunting, obesitas, hingga meningkatnya penyakit tidak menular yang berkaitan erat dengan pola konsumsi dan diet masyarakat.

Ia menjelaskan, masalah gizi merupakan hasil interaksi kompleks yang melibatkan berbagai faktor, mulai dari tingkat molekuler dan mikrobiologi setiap individu hingga kondisi budaya, sosial, ekonomi, serta perkembangan masyarakat.

Penyebab langsung masalah gizi, khususnya gizi kurang dan gizi buruk, antara lain berkaitan dengan kurangnya asupan pangan dan penyakit infeksi yang saling berhubungan. Menurutnya, persoalan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke juga perlu dipahami melalui berbagai faktor yang saling berinteraksi.

“Maka teman-teman semuanya, sebagai dietitian, saudara adalah agen perubahan. Saya berharap rekan-rekan semua tidak berhenti belajar, terus tingkatkan kompetensi, lifelong learning,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan serta memperkuat kolaborasi interprofesional dengan dokter, perawat, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya di tempat mereka mengabdi.

Selain itu, para dietisien baru diminta untuk menjaga nama baik profesi dan marwah PERSAGI di mana pun berada.

Perwakilan dietisien baru, Fila Rahmad Ramadhan, S.Gz., Dietisien., menyampaikan bahwa sumpah profesi yang diucapkan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari tanggung jawab baru sebagai seorang dietisien.

“Di tempat ini, kami tidak hanya berdiri sebagai mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan profesi. Mulai hari ini, kami membawa sebuah identitas, tanggung jawab, amanah sebagai seorang dietitian,” ungkap Fila.

Ia menegaskan bahwa profesi dietisien tidak hanya berkaitan dengan gelar maupun penyelesaian pendidikan, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap kompetensi seorang tenaga profesional dalam bidang gizi.

“Menjadi seorang dietitian bukanlah sekadar memperoleh sebuah gelar atau menyelesaikan pendidikan. Di balik profesi ini, terdapat manusia yang mempercayakan kondisi kesehatannya kepada kami,” kata dia.

Menurutnya, seorang dietisien akan berhadapan dengan berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat, mulai dari pasien yang tengah menjalani pemulihan, ibu yang membutuhkan pendampingan selama kehamilan, anak yang membutuhkan perhatian untuk tumbuh optimal, hingga keluarga yang membutuhkan edukasi terkait makanan dan kesehatan.

Ia menambahkan, sumpah profesi menjadi pengingat bahwa ilmu yang telah diperoleh memiliki konsekuensi berupa tanggung jawab. Tanggung jawab tersebut mencakup komitmen untuk terus belajar, menjaga etika profesi, memberikan pelayanan berdasarkan ilmu pengetahuan dan bukti ilmiah, menghargai setiap pasien dengan kebutuhan yang berbeda, serta menempatkan kepentingan dan keselamatan pasien sebagai bagian utama dalam setiap pelayanan.

Drs. Mudji Lasmono, ayahanda Fila Rahmad Ramadhan, S.Gz., Dietisien, turut menyampaikan pesan kepada para lulusan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Karena itu, pesan kami kepada kalian sederhana: Jadilah dietitian yang berguna bagi masyarakat. Gunakan ilmu yang telah kalian dapat untuk memberikan manfaat. Jangan hanya bertanya, apa yang akan saya dapatkan dari profesi ini?, tetapi sesekali tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa saya berikan melalui profesi ini,” pesannya.

Ia mengingatkan bahwa para lulusan mungkin tidak dapat membantu seluruh masyarakat, tetapi setiap orang yang berada di hadapan mereka dapat dilayani dan dibantu dengan sebaik-baiknya.

“Mungkin kalian tidak dapat membantu semua orang, tetapi bantulah orang yang ada di hadapan kalian dengan sebaik-baiknya,” harapnya. (Maysali/Humas)

42 Dietisien Baru UMS Siap Mengabdi di Tengah Tantangan Masalah Gizi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Small is Beautiful: Cerita Komunitas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

    Small is Beautiful: Cerita Komunitas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Oleh: Hening Parlan, Wakil Ketua MLH PP Muhammadiyah dan Wakil Ketua LLHPB PP ‘Aisyiyah Tahun 2020, di tengah pandemi, saya menyampaikan teori ABCD kepada Ibu-ibu LLH Pimpinan Pusat Aisyiyah di sebuah pertemuan on line. Setelah itu kami melakukan system belajar bareng bagaimana memahami teori ini. Sebuah teori yang saya dapatkan setelah belajar bersama Inspirit, yang […]

  • Semangat Berkarya dan Bermartabat: Masta PMB UMS Batch II Sambut 7.700 Mahasiswa Baru

    Semangat Berkarya dan Bermartabat: Masta PMB UMS Batch II Sambut 7.700 Mahasiswa Baru

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Batch II dengan tema “Berkarya dan Bermartabat dalam Keberagaman” Sabtu, (16/11). Diawali dengan penampilan vokal dari mahasiswa UMS yang membawakan beberapa lagu untuk menyambut kedatangan peserta di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Pada momentum yang berbahagia itu, Rektor UMS, […]

  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Timur Gelar Rapat Koordinasi Persiapan PORSENIMU-2

    Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Timur Gelar Rapat Koordinasi Persiapan PORSENIMU-2

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan -2 Pekan Olahraga dan Seni Muhammadiyah (PORSENIMU) yang berlangsung di Aula Pertemuan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Lampung Timur pada Kamis, 9 Oktober 2025. Rapat ini diadakan sebagai tindak lanjut dari surat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung yang berisi arahan pelaksanaan kegiatan PORSENIMU-2 […]

  • Tingkatkan Kualitas di Masa Muda, LKSA Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol Sukses Gelar Workshop untuk Pemuda

    Tingkatkan Kualitas di Masa Muda, LKSA Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol Sukses Gelar Workshop untuk Pemuda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 330
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukorharjo – LKSA Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menyelenggarakan workshop bertema “Memperkuat Produktivitas dan Integritas Pemuda Masa Kini” pada 2-5 Muharram 1446 H/8-11 Juli 2024 M. Workshop ini diikuti oleh para santriwati panti asuhan Aisyiyah. Agus Qamarudin,  Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol kembali mengingatkan pesan pendiri Muhammadiyah dalam sambutannya. “Jadilah apapun, […]

  • Hadiri Ceramah Dr Zakir Naik, Rektor UMS Tekankan Pendidikan dan Tarbiyah

    Hadiri Ceramah Dr Zakir Naik, Rektor UMS Tekankan Pendidikan dan Tarbiyah

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 40
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., hadir dalam acara Dr. Zakir Naik Tour Indonesia 2025 di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Selasa (8/7) malam. Rektor UMS hadir didampingi Wakil Rektor I Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D. dan Wakil Rektor III Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag. Dalam sambutannya, Rektor […]

  • Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar Meriahkan Dies Natalis ke-67 UMS

    Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar Meriahkan Dies Natalis ke-67 UMS

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-67, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Turnamen Tenis Meja Antar Pelajar se-Solo Raya pada Rabu (8/10), bertempat di Gedung Olahraga (GOR) UMS. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara olahraga yang digelar untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan prestasi di kalangan pelajar. Suasana pertandingan berlangsung meriah dan penuh […]

expand_less