Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Hadirkan Guru Besar TU Dresden, Bahas Transformasi Peran Guru di Era AI

UMS Hadirkan Guru Besar TU Dresden, Bahas Transformasi Peran Guru di Era AI

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar guest lecture internasional bertema “AI in Education” dengan menghadirkan Prof. Dr. Thomas Köhler dari Technische Universität Dresden, Germany, sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang berlangsung secara daring ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi PTI UMS, Sukirman, Ph.D., yang menekankan pentingnya kecerdasan artifisial dalam membentuk ekosistem pendidikan masa depan.

“Pemahaman AI tidak hanya penting dari sisi teknologi, tetapi juga dari sisi pedagogik dan pengembangan kompetensi manusia,” ungkap Sukirman saat diwawancarai pada Rabu, (17/12).

Pada sesi utama, Thomas Köhler memaparkan bagaimana AI dan teknologi pembelajaran telah memengaruhi pendidikan tinggi di Jerman selama satu dekade terakhir. Ia menjelaskan bahwa meskipun struktur institusi pendidikan belum berubah secara drastis, AI telah mengubah cara mahasiswa mengakses informasi, cara belajar, serta peran dosen dalam proses pembelajaran.

“Teknologi seperti large language models (LLM) dinilai mampu mengubah cara manusia bekerja sama dengan pengetahuan dan mencari informasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia membahas transformasi digital di lingkungan akademik, termasuk pergeseran dari pembelajaran berbasis ruang fisik menuju ekosistem pembelajaran digital dan hybrid. Universitas, termasuk TU Dresden, kini menawarkan berbagai program pembelajaran daring dan luring sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat global. Menurutnya, kondisi ini menuntut lahirnya keterampilan profesional baru serta budaya belajar yang berkelanjutan.

Dalam konteks integrasi AI di pendidikan, Köhler menjelaskan bahwa interaksi pembelajaran saat ini tidak lagi hanya melibatkan dosen dan mahasiswa, tetapi juga sistem AI sebagai mitra. Ia mencontohkan pengembangan AI mentors dan chatbot akademik yang digunakan untuk mendukung pembelajaran dan layanan administrasi.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa peran dosen tetap krusial sebagai pembimbing, pendamping, dan pemberi pengalaman belajar yang personal.

“Ini juga menjadi penting dalam penguasaan literasi data dan keterampilan AI bagi pendidik dan mahasiswa. Menurutnya, AI bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk memperluas kapasitas belajar dan mengajar. Di sisi lain, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis agar mampu menggunakan AI secara bertanggung jawab dan memahami keterbatasannya,” paparnya.

Pada sesi diskusi, Köhler turut menjawab pertanyaan terkait peluang studi lanjut di Jerman, termasuk ketersediaan program internasional dan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa perbedaan budaya akademik tidak terlalu signifikan, dan mahasiswa internasional memiliki peluang besar untuk berkembang selama memenuhi persyaratan akademik dan bahasa. (Fika/Humas)

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyongsong Gerakan Ekonomi, PDPM Banjar Gelar EntrepreneurTalk

    Menyongsong Gerakan Ekonomi, PDPM Banjar Gelar EntrepreneurTalk

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjar – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banjar Gelar EntrepreneurTalk pada (03/05) di Villa Aranaway Kiram. Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kader pemuda muhammadiyah di kabupaten banjar tersebut digelar dalam rangka rangkaian kegiatan rapat pimpinan daerah (Rapimda) II pra muysawarah daerah ke-XVII Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banjar. Menghadirkan dua pembicara yakni Andi Fitri, Ketua […]

  • UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    UAD Yogyakarta Luncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik, Siap Dukung Riset dan Advokasi Kebijakan Publik Berbasis Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta (30/8/25) – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi meluncurkan Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) di Amphiteater Museum Muhammadiyah, Yogyakarta, sebagai wujud komitmen untuk memberikan dampak signifikan bagi masyarakat melalui riset, diskusi, advokasi kebijakan, dan kolaborasi lintas disiplin. Peluncuran PSKP ini dihadiri oleh sivitas akademika UAD, aktivis, dan perwakilan organisasi mahasiswa se Yogyakarta, termasuk Rektor […]

  • Rektor UMS Sampaikan Lima Pesan Strategis untuk Mahasiswa Kedokteran ISMKI Wilayah III

    Rektor UMS Sampaikan Lima Pesan Strategis untuk Mahasiswa Kedokteran ISMKI Wilayah III

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu pendidikan kedokteran di tingkat nasional. Hal ini ditegaskan Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah Tiga (Rakorwilga) Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Wilayah III, Selasa (30/7) kemarin, di Gedung Pascasarjana, Kampus 2 UMS. Kegiatan tersebut diikuti oleh […]

  • Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    Dakwah Kultural Berkemajuan: Batik Bebas sebagai Bahasa Pendidikan di SMP Muhapuja

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 79
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANYUMAS – Pendidikan bagi Muhammadiyah bukan sekadar proses pengajaran, melainkan jalan pencerahan. Spirit itulah yang terus dihidupkan secara konsisten di SMP Muhammadiyah Purwojati melalui kebijakan pemakaian batik bebas dan sepatu bebas setiap hari Rabu bagi seluruh peserta didik. Sebuah kebijakan sederhana, namun sarat makna ideologis dan kultural. Kebijakan tersebut bukan sekadar variasi seragam, tetapi […]

  • Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

    Bangun PAUD Ramah Anak, Tim UMS Perkuat Media Digital Storybook Anti-Perundungan

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Upaya pencegahan perundungan perlu dimulai sejak usia dini melalui pembelajaran yang ramah anak dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Berangkat dari kepedulian terhadap fenomena tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan program penguatan karakter anti-perundungan berbasis digital storybook bagi guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten […]

  • Ambis Boleh, Materialis Jangan

    Ambis Boleh, Materialis Jangan

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.368
    • 1Komentar

    Oleh: Andi Rezti Maharani* Di tengah gegap gempita dunia yang semakin mempesona, masih banyak yang menjadikannya sebagai tolak ukur kesuksesan. Saat ini jarang kutemukan seseorang yang belajar dan bekerja tulus tanpa menginginkan cuan. Ketika ditanya perihal keinginan di masa depan, rata-rata akan menjawab ingin menjadi sukses, ingin membahagiakan orangtua, dan ingin punya mobil dan rumah […]

expand_less