Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ekstrakurikuler Karawitan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Latih Ibu-Ibu Sekolah Lansia, Perkuat Pelestarian Budaya dan Kepedulian Antargenerasi

Ekstrakurikuler Karawitan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo Latih Ibu-Ibu Sekolah Lansia, Perkuat Pelestarian Budaya dan Kepedulian Antargenerasi

  • account_circle M Nur Isholattudin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, WONOSOBO – Upaya pelestarian budaya Jawa tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas atau pementasan seni dalam berbagai acara seremonial. Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan nyata dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda sebagai penerus tradisi. Semangat inilah yang tercermin dalam kegiatan Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo yang melatih ibu-ibu Sekolah Lansia memainkan alat musik gamelan.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata murid dalam menjaga keberlangsungan seni karawitan sekaligus memperkuat hubungan sosial antara generasi muda dan generasi yang lebih tua. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar memainkan gamelan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengamalkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai budaya yang selama ini mereka pelajari di lingkungan sekolah.

Lebih dari sekadar kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan karawitan ini memiliki makna penting dalam konteks pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya bertanggung jawab membekali murid dengan kemampuan akademik dan keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga perlu menumbuhkan kepekaan sosial, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat, murid memperoleh pengalaman nyata tentang bagaimana pengetahuan dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Bagi anggota ekstrakurikuler karawitan, melatih ibu-ibu Sekolah Lansia tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Mereka perlu menyesuaikan cara berkomunikasi, menjelaskan teknik permainan secara sederhana, serta memahami bahwa setiap peserta memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting dalam membangun kesabaran, empati, kemampuan bekerja sama, dan sikap menghargai orang lain.

Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi ibu-ibu Sekolah Lansia untuk tetap terlibat dalam aktivitas sosial dan kebudayaan. Pembelajaran karawitan dapat menjadi sarana untuk memperluas interaksi, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menciptakan pengalaman kebersamaan yang bermakna. Seni tradisional dalam hal ini tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media untuk membangun hubungan sosial dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih inklusif.

Namun, pelestarian budaya melalui kegiatan semacam ini perlu dipahami secara lebih mendalam. Tantangan pelestarian karawitan saat ini bukan sekadar memperkenalkan gamelan kepada masyarakat, melainkan memastikan bahwa seni tersebut tetap dipelajari, dimainkan, dan diwariskan secara berkelanjutan. Di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan pola hiburan masyarakat, seni tradisional berpotensi semakin jarang mendapat ruang apabila tidak disertai upaya pembelajaran yang konsisten dan menarik bagi berbagai kelompok usia.

Karena itu, kegiatan pelatihan karawitan bagi ibu-ibu Sekolah Lansia menjadi langkah positif yang perlu dikembangkan lebih lanjut. Pelestarian budaya tidak seharusnya berhenti pada satu kali pelatihan atau sekadar dokumentasi kegiatan. Diperlukan kesinambungan berupa latihan berkala, pendampingan, kesempatan tampil bersama, serta keterlibatan sekolah dan masyarakat dalam membangun ekosistem kebudayaan yang hidup. Dengan demikian, karawitan tidak hanya hadir sebagai simbol identitas Jawa, tetapi benar-benar menjadi bagian dari aktivitas sosial masyarakat.

Kegiatan ini juga memberikan perspektif penting tentang peran sekolah dalam menjalankan pendidikan yang berorientasi pada kehidupan nyata. Sekolah dapat menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus ruang perjumpaan sosial yang menghubungkan murid dengan kebutuhan masyarakat. Ketika keterampilan yang dimiliki murid dibagikan kepada masyarakat, proses pendidikan tidak lagi terbatas pada pencapaian individu, tetapi berkembang menjadi bentuk pengabdian dan tanggung jawab sosial.

Dalam konteks tersebut, Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatan yang lebih luas. Pelatihan dapat diarahkan pada pengenalan gending-gending Jawa, pembelajaran nilai-nilai yang terkandung dalam seni karawitan, hingga pementasan kolaboratif antara murid dan peserta Sekolah Lansia. Kolaborasi semacam ini berpotensi menciptakan ruang belajar bersama yang menempatkan setiap generasi sebagai pihak yang memiliki kontribusi dalam pelestarian budaya.

SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo melalui Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga menunjukkan bahwa murid dapat mengambil peran lebih besar dalam kehidupan masyarakat. Mereka bukan hanya penerus tradisi yang menerima warisan budaya dari generasi sebelumnya, tetapi juga dapat menjadi penggerak yang membantu memperluas ruang pelestarian seni tradisional.

Pada akhirnya, keberhasilan pelestarian budaya tidak cukup diukur dari terselenggaranya sebuah kegiatan, banyaknya peserta yang hadir, atau dokumentasi yang dipublikasikan. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana kegiatan tersebut mampu menumbuhkan minat, membangun hubungan antargenerasi, dan mendorong keberlanjutan praktik seni karawitan di masyarakat.

Melalui semangat nguri-uri kabudayan Jawa, Ekstrakurikuler Karawitan Jayawindra Kalijaga SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo diharapkan terus mengembangkan kegiatan yang menghubungkan pendidikan, kebudayaan, dan pengabdian masyarakat. Sebab, budaya akan tetap hidup bukan hanya karena diwariskan, melainkan karena dipelajari, dipraktikkan, dan dirawat bersama oleh setiap generasi.

  • Penulis: M Nur Isholattudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Príručka inteligentného hráča live kasínom

    Príručka inteligentného hráča live kasínom

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Ako prvýkrát vkročíte do prostredia živého kasína, kontrast oproti bežným automatovým hrám je ihneď zrejmý a hlboký fs-kasino.sk. Už to nie je len o algoritmoch a generátoroch náhodných čísel, ktoré fungujú v pozadí. Namiesto toho sledujete skutočného krupiéra, ktorý práve v tejto chvíli premieša balíček kariet alebo zatočí ruletu v profesionálnom štúdiu. Vzduchom prechádza jemné […]

  • Ustadz Fathurrahman Kamal: Kerennya IMM di Madinah!

    Ustadz Fathurrahman Kamal: Kerennya IMM di Madinah!

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 360
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Madinah – Di antara kebahagiaan yang patut disyukuri selama rihlah di Haramain pada awal tahun 2024 ini ialah saat membersamai kader-kader genial/genzi Muhammadiyah yang sedang menimba ilmu di bumi wahyu, Al-Madìnah Al-Munawwarah. Sungguh tak terbayang saat kami nyantri di Kota Kenabian seperempat abad yang lalu (1995-1999), akan adanya kegiatan organisasi kemahasiswaan seperti yang terjadi […]

  • Dukung Literasi Anak dengan Disleksia, Tim PKM-PM UMS Gandeng Guru dan Orang Tua di SD Negeri Nayu Barat 1

    Dukung Literasi Anak dengan Disleksia, Tim PKM-PM UMS Gandeng Guru dan Orang Tua di SD Negeri Nayu Barat 1

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan workshop pendampingan bertajuk Sahabat Disleksia di SD Negeri Nayu Barat 1 Surakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dan orang tua dalam mendampingi anak dengan disleksia melalui pendekatan multisensori dan teknologi digital. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi […]

  • Tetap Melakukan Meski Bosan

    Tetap Melakukan Meski Bosan

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, MPID PDM Lamongan Okky Madasari, seorang novelis berbakat asal Indonesia, pernah mengatakan, “Senang sekali mendengar seseorang bisa berhenti melakukan sesuatu karena bosan. Tapi sayangnya tidak denganku. Aku bosan, tapi tak berhenti melakukan. Aku tak suka, tapi harus selalu bisa.” Ungkapan ini menggambarkan realitas kehidupan banyak orang, di mana kita sering kali […]

  • PDM Ponorogo Luncurkan E-Library GenS-Mu di Milad Muhammadiyah ke 111

    PDM Ponorogo Luncurkan E-Library GenS-Mu di Milad Muhammadiyah ke 111

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 328
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Ponorogo mengadakan resepsi Milad Muhammadiyah yang ke 111 yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo pada Ahad 19 November 2023. Yang menarik dari resepsi tadi yaitu launching e-library genS-Mu. GenS-MU adalah Digital library Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ponorogo diinisiasi oleh Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi yang dirancang untuk memberikan akses […]

  • PWM Lampung Gelar Rakerwil 2026 Fokus Penataan Aset Organisasi dan Aksi Program Berdampak

    PWM Lampung Gelar Rakerwil 2026 Fokus Penataan Aset Organisasi dan Aksi Program Berdampak

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk mengevaluasi kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus merumuskan peta jalan strategis menghadapi tantangan tahun 2026. Rakerwil yang berlangsung khidmat ini dihadiri […]

expand_less