Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Haedar Nashir: Kalender Islam Global Bukan Hanya Milik Muhammadiyah, Tetapi Umat Islam di Seluruh Dunia

Haedar Nashir: Kalender Islam Global Bukan Hanya Milik Muhammadiyah, Tetapi Umat Islam di Seluruh Dunia

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
  • visibility 324
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Pekalongan — Salah satu agenda Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-32 ialah persiapan mengesahkan Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa pengesahan ini bagian dari melunasi utang peradaban karena umat Islam selama 14 abad lamanya belum memiliki kalender terpadu yang unikatif.

“Kami dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyambut baik (rencana realisasi KHGT), dan ini sebagai pelunasan utang peradaban,” ucap Haedar dalam acara pembukaan Munas Tarjih ke-32 di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) pada Jumat (23/02).

Sebelum disahkan, Haedar memberikan beberapa pesan penting. Ia menginginkan adanya argumen yang tangguh di balik penulisan dan pengesahan KHGT ini. Menurutnya, argumentasi ukhuwah dan solidaritas umat Islam dapat menjadi alasan kuat pemberlakukan kalender Islam berskala global.

“Ukhuwah dan solidaritas menjadi keniscayaan di era global ketika dunia semakin melintas batas. Ukhuwa menjadi idiom yang indah namun begitu susah diwujudkan karena banyaknya kepentingan,” tutur Haedar.

Haedar menyoroti bahwa dalam konteks ini, argumen kesatuan atau unity juga menjadi kunci penting untuk mendukung pemberlakuan KHGT. Meskipun sulit, namun penting untuk membangun kesatuan dalam melihat kekhawatiran terhadap perpecahan dunia Islam. Penerapan kalender yang bersifat pemersatu dalam skala global diharapkan dapat menjadi solusi untuk menyatukan dunia Islam yang terkadang terpecah-belah.

Haedar juga menekankan pentingnya dukungan konsepsi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) dengan dasar dalil bayani dan burhani untuk menghasilkan aspek “kepastian”. Baginya, sebuah kalender harus membawa kepastian tentang hari dan tanggal, khususnya dalam penentuan awal bulan Ramadan, Syawal/Idul Fitri, serta awal dan tanggal 9 (Hari Arafah) serta tanggal 10 (Idul Adha) bulan Zulhijah dalam satu kesatuan kalender Hijriah yang menjadi rujukan bersama seluruh dunia Islam.

“Kita iri dengan kalender miladiyah (masehi). Mereka tidak pernah berselisih tentang Natal dan hari-hari besar lainnya, karena sudah ada kalender tunggal, satu hari satu tanggal di seluruh dunia,” ujar Haedar. Pernyataannya menunjukkan keinginan untuk mencapai tingkat keseragaman yang dimiliki oleh kalender Gregorian dalam konteks hari raya dan perayaan agama. Dengan demikian, KHGT diharapkan dapat menjadi landasan yang seragam untuk seluruh umat Islam di seluruh dunia.

Dalam konteks kalender, Haedar menilai bahwa adagium “perbedaan adalah rahmat” tidak berlaku dan perlu digantikan dengan pandangan bahwa “kesatuan dan kepastian dalam berkalender hijriah tunggal adalah rahmat”. Menurutnya, perbedaan dalam penentuan tanggal-tanggal penting dalam kalender Hijriah bisa membawa dampak negatif, bahkan dalam beberapa kasus dapat berujung pada fitnah.

Oleh karena itu, mengutamakan kesatuan dan kepastian dalam KHGT dianggap sebagai langkah bijak untuk menghindari perpecahan dan memastikan konsistensi dalam perayaan serta ibadah umat Islam di seluruh dunia.

Bila KHGT telah disahkan, Haedar berharap hal ini tidak hanya menjadi milik Muhammadiyah melainkan milik seluruh umat Islam di dunia. Karenanya penting melakukan sosialisasi yang simpatik dengan pendekatan QS. An-Nahl ayat 125 yaitu disampaikan dengan hikmah dan kerendahan hati. Penggunaan berbagai saluran sosialisasi digital yang menarik dan simpatik dapat dilakukan secara masif.

Sumber: muhammadiyah.or.id

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisudawati UMS Asal Fiji Kenalkan Baju Tradisional, Simbol Pencapaian di Momen Wisuda

    Wisudawati UMS Asal Fiji Kenalkan Baju Tradisional, Simbol Pencapaian di Momen Wisuda

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 108
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana berbeda terlihat dalam prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ketika salah satu wisudawati internasional tampil mengenakan pakaian tradisional khas negaranya. Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, alumni Program Studi Manajemen S1 UMS asal Fiji, memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru. Upacara Wisuda Sarjana, […]

  • Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    Kolaborasi FT UMS dengan Industri, Dorong Edukasi Material Bangunan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin inisiasi kerja sama dengan PT Timur Mas Abadi melalui kegiatan kuliah umum bertajuk Edukasi Material Ramah Lingkungan, Sabtu (25/10), bertempat di Lantai 3 Gedung J UMS. Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi […]

  • Sehat yang Belum Utuh: Kesehatan Mental dalam Konsep Sehat Perspektif Muhammadiyah

    Sehat yang Belum Utuh: Kesehatan Mental dalam Konsep Sehat Perspektif Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Oleh: Hessy Sahana, Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan Selama ini, kesehatan sering diukur dari kondisi fisik semata: tidak sakit, tubuh kuat, umur panjang. Pada kenyataannya, terdapat satu dimensi yang kerap luput dari perhatian padahal dampaknya tidak kalah serius bagi kualitas hidup manusia, yaitu kesehatan mental. Seseorang bisa saja tampak sehat secara fisik, namun […]

  • Santri Bumiayu dan Wanasari Persembahkan Prestasi Gemilang CCI dan Tahfidz di MAPSI Brebes, Siap Melaju ke Provinsi 

    Santri Bumiayu dan Wanasari Persembahkan Prestasi Gemilang CCI dan Tahfidz di MAPSI Brebes, Siap Melaju ke Provinsi 

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Brebes || Suasana haru dan bangga menyelimuti keluarga besar Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Bumiayu dan MBS KH. Mas Mansur Wanasari. Pada Selasa (16/9/2025), lima santri mereka berhasil meraih gelar juara I dalam ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat SMP se-Kabupaten Brebes yang digelar di […]

  • Tim IMM FK UMS Lolos Program PPK Ormawa 2025, Fokus Pencegahan Katarak di Desa Sanggung

    Tim IMM FK UMS Lolos Program PPK Ormawa 2025, Fokus Pencegahan Katarak di Desa Sanggung

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ar-Razi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) berhasil meloloskan program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025. Program ini mengangkat topik kesehatan mata dengan fokus pada pencegahan kebutaan akibat katarak melalui edukasi dan deteksi dini di Desa Sanggung, Sukoharjo. Ketua Umum PK IMM […]

  • Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    Bakti Sosial AMM di Desa Samiran: Menguatkan Tali Silaturahmi dan Pengabdian Sosial

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Boyolali – Ahad, 23 Juni 2024 menjadi hari bersejarah bagi Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Pada hari tersebut, Bakti Sosial Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) diselenggarakan dengan penuh semangat dan dihadiri oleh 1000 tamu undangan. Acara berlangsung di Halaman Gedung Serbaguna Desa Samiran, dan dalam momen berharga ini, sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada […]

expand_less