Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Bukan Untuk Setara

Bukan Untuk Setara

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
  • visibility 430
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Rodiatun Mardiah*

“mampukah tuhan yang maha pencipta, menciptakan pencipta yang setara dengan dia?”

Sebuah pertanyaan sederhana yang bisa saja menodai keyakinan dalam kebingungan dan keraguan tatkala mencoba untuk mencari jawabannya.

Kita analogikan seperti seseorang yang membuat kue misalnya. ia sangat handal dalam membuat kue dan juga manajemen produknya dengan berbagai sarana pendukung, sehingga menjadikan produk kue yang sempurna dan terkenal dimana-mana. Lantas, apakah hal itu berarti produk kuenya itu akhirnya setara dengan dia? Jelas tidak, karena sesempurna apapun produk kue itu, ia tetaplah dibuat oleh si pembuatnya.

Akan tetapi manusia sebagai makhluk dua dimensi, memungkinkan ia untuk mengenal dan berkomunikasi baik dengan entitas fisik ataupun supranatural. Begitu banyak sarana yang hanya diberikan sang pencipta hanya kepada manusia. Sebagaimana juga yang di analogikan oleh Jalaludin Rumi, selayaknya pohon pisang yang tumbuh kemudian berbuah lalu mati. Buahnya adalah manusia, yang dimana pohon pisang yang bertumbuh baik itu daunnya, batangnya, jantungnya, adalah dipersiapkan untuk buahnya.

Keadaan yang nyaris sempurna inilah yang tak jarang menimbulkan rasa tinggi hati atau kekeliruannya dalam mengkritisi ciptaan Tuhan yang lainnya, atau bahkan Tuhan itu sendiri. Padahal perlu dipahami bahwa penciptaan manusia dengan berbagai kelebihan yang tidak di berikan kepada makhluk lainnya ini adalah sebagai sarana dari Tuhan untuk manusia bisa melaksanakan tujuannya diciptakan.

Manusia itu berbeda

Tentu saja kita akan mencapai kesepakatan bahwa manusia itu berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya. Tidak hanya berbeda akan tetapi justru sangat istimewa. Bagaimana tidak? Manusia nyaris memiliki segala unsur alam semesta didalam dirinya, baik itu unsur biologis, kimia, mineral bahkan sampai unsur hewan dan tumbuhan juga ada dalam satu objek ciptaan Tuhan yang disebut manusia ini.

Dan tentunya unsur yang paling istimewa dan tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk lain namun dimiliki oleh manusia adalah akal. Tuhan mengistimewakan manusia dengan srana yang luar biasa itu. Hal ini pula yang membuat manusia kadang disebut sebagai hewan yang berpikir, atau hewan yang berbicara. Keberadaan akal inilah yang menuntun manusia untuk mampu berkomunikasi, berekspresi, dalam bentuk sombol yang berbeda dengan makhluk lainnya.

Tiga sarana istimewa

Manusia sebagai ciptaan Tuhan yang berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya dianugerahi sarana-sarana istimewa, yaitu akal, hati atau intuisi dan wahyu.

Secara fungsional, akal dibagi mnjadi dua, yakni akal kognitif atau teoritis dan akal manajerial atau praktis. Dimana akal kognitif atau akal teoritis adalah akal yang membantu manusia untuk meraih atau menyusun ilmu pengetahuan dengan mengabstraksi makna, baik itu dari data-data yang diperoleh melalui indra ataupun konsep-konsep mentaldengan mengelompokkannya kedalam kategori-kategori tertentu membentuk konsep-konsep universersal. Dan kemampuan mengabstraksikan makna melalui konsep-konsep mental yang abstrak hanya dimiliki oleh manusia. Dengan proses penyusunan data-data baik melalui indra ataupun konsep mental inilah manusia dapat menghasilkan suatu ilmu dan berbagai klasifikasinya.

Kemudian ada akal manajerial atau praktis yang tentu tidak kalah pentingnya. Bagaimana tidak, komposisinya yang terdiri dari nafsu syahwat, nafsu amarah dan nafsu rasional apabila tidak dikelola dengan baik dan seimbang maka akan berpengaruh fatal pada jiwa manusia sehingga mendorong manusia untuk melakukan perbuatan-perbuatan tercela.

Sebagaimana halnya akal, hati atau intuisi yang juga merupakan sarana istimewa dari tuhan untuk manusia juga mampu untuk menangkap objek-objek immaterial, hanya saja dengan cara yang berbeda. Dan keberadaan hati ini pula yang memungkinkan manusia menjadi makhluk dua dimensi, karena ia berpotensi untuk menjadi media komunikasi antara manusia dengan entitas spiritual atau ruhani, serta menerima ilham dan wahyu.

Wahyu merupakan pedoman yang berupa firman dari Tuhan. Berbeda dengan akal dan hati, wahyu merupakan sarana tambahan yang haya diberikan Tuhan kepada manusia pilihan-Nya baik secara langsung maupun tidak. Akal, wahyu dan hati tentunya saling terhubung. Dimana akal jelas diberikan tuhan agar manusia mampu untuk memahami wahyu dan wahyu yang hadir untuk mengarahkan dna meluruskan kerja akal.

Lantas apa tujuan diciptakannya manusia?

Dalam QS. Al-Dzariyat ayat 56, Allah berfirman bahwasanya manusia dan jin diciptakan untuk beribadah. Tentusaja tidak hanya manusia dan jin, akan tetapi alam semesta diciptakan untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimaa firman-Nya dalam QS. Al-Hasyr ayat 24. Akan tetapi, ada satu tujuan penciptaan yang hanya dikhususkan kepada manusia. Yakni untuk menjadi khalifah (QS. Al-Baqarah ayat 31).

Manusialah satu-satunya yang dimandatkan tugas untuk melaksanakan kehendak-kehendak Tuhan dimuka bumi. Tentu saja bentuk literal pelaksanaannya adalah untuk memakmurkan bumi dan bentuk kontekstualnya dengan membangun peradaban dan kebudayaan

Dan tentunya dengan dibekali sarana VVIP berupa akal, hati dan wahyu manusia pantas dan berpotensi untuk menjalankan mandat Tuhan untuk menjadi khalifah dimuka bumi, guna memakmurkan bukan merusak dengan berbagai perbuatan tercela. Dan selalu berpegang kepada ketentuan yang ditetapkan oleh Tuhan. Gunakan berbagai fasilitas istimewa untuk meneropong ayat-ayat Tuhan guna memahami dan melaksakan perintahnya, bukan justru untuk dimanfaatkan sebagai sarana memenuhi harapan atau bahkan bersikap seolah setara dengan Tuhan.

*Penulis adalah Kader PK IMM FAI UMY, Alumni Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Goes to Campus Hadir di UMS, Bahas Peluang Karier di Industri Sepak Bola

    BRI Goes to Campus Hadir di UMS, Bahas Peluang Karier di Industri Sepak Bola

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi tuan rumah kegiatan kolaboratif antara dunia pendidikan dan industri. Kali ini, UMS menerima kunjungan BRI Goes to Campus yang digelar di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Kamis (6/11). Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian program BRI Goes to Campus yang menyasar 18 kampus di Indonesia, […]

  • Sorotan Intelektual: Launching Nalar Futurology Maroon Iringi Pelantikan IMM Shabran UMS dan IMM Abduh FAI UMS

    Sorotan Intelektual: Launching Nalar Futurology Maroon Iringi Pelantikan IMM Shabran UMS dan IMM Abduh FAI UMS

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di Auditorium Moh. Djazman UMS, Senin (16/2).  Momentum ini sekaligus dirangkaikan dengan launching buku Nalar Futurology Maroon, karya intelektual kolektif kader IMM Shabran yang menghadirkan refleksi pemikiran kritis tentang […]

  • Kurniasih Pesan Perempuan IMM Jakarta Harus Mampu Bersaing dalam Kebaikan

    Kurniasih Pesan Perempuan IMM Jakarta Harus Mampu Bersaing dalam Kebaikan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mendorong perempuan untuk mampu bersaing secara sehat dengan laki-laki dalam berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka acara Immawati Leadership yang diselenggarakan oleh DPD IMM DKI Jakarta pada Jumat, 4 Juli 2025. “Laki-laki dan perempuan silakan untuk berfastabiqul khairat,” […]

  • Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas

    Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Rolldorado ES – juego móvil en smartphones y tabletas ▶️ JUGAR Содержимое Requisitos de hardware y compatibilidad con dispositivos Android e iOS Configuración de controles táctiles y ajustes de sensibilidad Consejos adicionales para rolldorado casino Optimización del rendimiento en redes móviles y Wi‑Fi Descarga Rolldorado ES ahora y prueba su mecánica de giros en 3D, […]

  • Robocat Casino est prompt, juste et offre de nombreuses prix aux participants suisses.

    Robocat Casino est prompt, juste et offre de nombreuses prix aux participants suisses.

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Robocat Casino propose une aventure de jeu attrayante pour les participants suisses, mettant l’accent sur la vitesse, l’équité et les prix. Son système de jeu instantané permet de commencer à jouer sans attente, tandis que ses paiements promptes garantissent un accès rapide aux profits. L’engagement du casino envers la clarté est manifeste, notamment grâce à […]

  • Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    Adu Kreatifitas: Guru Staff SD Muhammadiyah Palur Hasilkan Karya Konten Video TikTok Sukses PPDB

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – (06/12) Perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menjadikan para pendidik juga pelajar memiliki ruang yang lebih luas untuk mengeksplorasi berbagai informasi dan pengetahuan. Tidak hanya untuk menunjang sumber materi pembelajaran, kemajuan teknologi ternyata juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan berkompetisi para pendidik dan pelajar. Ketua Kegiatan Nur Laili menuturkan, Lomba diselenggarakan […]

expand_less