Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inilah Kriteria-Kriteria Wujudul Hilal Dalam Penentuan Awal Puasa

Inilah Kriteria-Kriteria Wujudul Hilal Dalam Penentuan Awal Puasa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Yogyakarta – Pada sholat tarawih Ramadhan 1445 H perdana ini Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dipenuhi oleh para jamaah dari berbagai kalangan, baik Mahasiswa UAD sendiri maupun masyarakat umum dan ceramah tarawih perdana ini disampaikan oleh Prof. Dr. Muchlas, M.T selaku rektor Universitas Ahmad Dahlan. Ahad (10/03).

“Ketika kita akan melaksanakan sesuatu tentu kita harus memiliki alasan termasuk mengapa malam ini kita sudah memasuki bulan Ramadhan, maka saya akan membahas sedikit mengenai wujudul hilal yang merupakan metode yang dipakai oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang metode ini juga sama-sama yang berkembang di Indonesia, selain rukyatul hilal bilfi’li yang digunakan oleh pemerintah dengan cara melihat secara langsung posisi hilal apakah sudah terlihat atau belum” Prolog Prof. Muchlas mengawali ceramahnya.

Dia menjelaskan mengenai apa saja kriteria-kriteria yang digunakan Persyarikatan Muhammadiyah dalam menentukan awal puasa yang menggunakan wujudul hilal agar yang berpuasa besok semakin mantap ketika memutuskan berpuasa selama 30 hari kedepannya, namun metode wujudul hilal ini akan diganti menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dimulai pada 1 Muharram 1446 H.

KHGT merupakan versi paling mutakhir dari upaya umat Islam sedunia untuk menyatukan penanggalan mereka. Kalender ini berprinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Artinya jatuhnya tanggal baru Hijriah adalah pada hari yang sama di seluruh muka bumi. adapun berikut kriteria-kriteria wujudul hilal dalam menentukan puasa:

  1. Conjuction terjadi sebelum maghrib, bulan mengelilingi bumi kemudian ada sinar matahari dan sinarnya sejajar dengan bidang ekliptika dengan bulan, dan inilah disebut dengan Conjuction.
  2. Terjadinya peristiwa moonset after sunset, matahari tenggelam terlebih dahulu dan bulan akan terlihat dan saat itulah ketinggian bulan akan diukur.
  3. Ketinggian bulan berada di atas posisi 0 derajat.

“Kesimpulannya adalah hari ini sudah masuk 1 Ramadan 1445 Hijriyah pada ba’da magrib karena di dalam kalender Hijriyah perubahan hari itu dilaksanakan atau terjadi setelah maghrib jika bulan syamsiah atau bulan biasa itu tengah malam setelah jam 12 berganti hari, jika bulan Hijriyah pergantian harinya atau pergantian tanggalnya adalah setelah Magrib dan hari ini adalah tanggal 1 Ramadhan,” terang Ustaz Muchlas.

Tak sampai disitu saja, Ustaz Muchlas juga mengajak para jamaah terawih untuk senantiasa mengisi hari-hari dengan berbagai amal sholeh dengan memperhatikan apa saja kebiasaan Nabi menjelang Ramadhan. Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi kita semuanya sebagaimana dinyatakan dalam Al-Quran, sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”

Maka hal yang perlu seseorang lakukan adalah banyak bersedekah dan berinfaq, menahan amarah, jangan sedikit-sedikit marah, memperbanyak kalimat yang baik, mudah memaafkan kesalahan orang lain dan memperbanyak senyum. Diakhir ceramahnya Ustaz Muchlas berpesan sebagai ketua majelis pustaka dan informasi yang memiliki tanggung jawab untuk mengajak bijak dalam bersosial media.

“Tentu kita semua saat ini tidak bisa lepas dari sosial media, bahkan ketika bangun tidur yang pertama kali kita buka adalah sosial media, maka saya harap kita semua memiliki kebijakan yang baik dan memiliki karakter yang baik dalam bersosial media dan mari kita gunakan sosial media ini untuk amal sholeh, sampaikanlah kebaikan-kebaikan hal-hal yang benar, karena orang beriman diperintahkan untuk senantiasa mengucapkan perkataan yang baik,” tutupnya.

Kontributor: Sakila Ghina

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

    Sulap Limbah Organik Jadi Pupuk, IMM Al-Ghozali UMS Dorong Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Al Ghazali (PK IMM Al-Ghozali) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan edukasi kepada kelompok petani Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pembuatan pupuk. Kegiatan bertajuk Pojok Tani tersebut digelar di Balai […]

  • MDMC Kaltim Kirimkan Enam ‘Aisyiyah Tangguh untuk Bantu Korban Gempa Palu

    MDMC Kaltim Kirimkan Enam ‘Aisyiyah Tangguh untuk Bantu Korban Gempa Palu

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 877
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Timur (Kaltim) terjunkan relawan untuk membantu korban bencana Palu, Donggala dan Sigi pada Selasa (23/10). MDMC Kaltim terjunkan enam punggawa ‘Aisyiyah untuk menjadi relawan korban bencana di Sulawesi. “Palu salah satu tetangga terdekat kami, tentunya tetangga yang baik tidak akan berdiam diri saja saat tetangganya membutuhkan bantuan baik […]

  • Kebijakan Publik Harus Bijak dan Bertanggung Jawab: Pakar UMS Kritisi Arah Pembangunan Nasional

    Kebijakan Publik Harus Bijak dan Bertanggung Jawab: Pakar UMS Kritisi Arah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Polemik proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung kembali mencuat setelah Kementerian Keuangan menolak permintaan pembayaran utang proyek tersebut. Keputusan ini memicu perdebatan soal tata kelola investasi negara dan efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si., menilai langkah Kementerian Keuangan […]

  • Pembelajaran IPA SD Dalam Kurikulum 2013

    Pembelajaran IPA SD Dalam Kurikulum 2013

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.884
    • 0Komentar

    Kurikulum 2013 merupakan kurikulum operasional yang dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Sehingga, penerapan kurikulum 2013 yang merupakan perubahan dari kurikulum berbasis kompetensi dan tingkat satuan pendidikan guru program selaku pelaksana. Apalagi didalam kurikulum 2013 tujuan pembelajaran IPA di sekolah dasar adalah untuk menuntut siswa agar mampu melakukan dan menemukan sesuatu yang menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran dengan  […]

  • Tingkatkan Kualitas dan Karakter pendidikan, AUM Batuliman Indah Gelar Upgrading Knowledge

    Tingkatkan Kualitas dan Karakter pendidikan, AUM Batuliman Indah Gelar Upgrading Knowledge

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun karakter pendidik yang inspiratif, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Batuliman Indah menggelar kegiatan Upgrading Knowledge Tenaga Pendidik dan Kependidikan, pada Senin, 23 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung MI Muhammadiyah Batuliman Indah. Dengan mengusung tema: “Membangun Karakter Pendidik dan Tenaga Kependidikan Menuju Pendidikan yang Menyenangkan”, […]

  • PSM UMY Buka Ruang Aspirasi Guru Bahas Beban Kerja dan Kepala Sekolah

    PSM UMY Buka Ruang Aspirasi Guru Bahas Beban Kerja dan Kepala Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Perubahan regulasi terkait beban kerja dan penugasan kepala sekolah masih menjadi perhatian serius di kalangan guru. Menjawab hal tersebut, Pusat Studi Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PSM UMY) memfasilitasi seminar sosialisasi Peraturan Menteri terbaru yang membahas linieritas, beban kerja guru, serta mekanisme penugasan kepala sekolah. Kegiatan yang digelar di Hotel Ramada Surakarta, Rabu […]

expand_less