
KABARMUH.ID, Lampung – Lampung Green Movement merupakan sebuah insiatif progam kolaboratif Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung (PW IPM Lampung) bersama Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP UNILA), Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung (MLH PWM Lampung) dan Yayasan Bumi Loka Indonsia. Kegiatan ini dilaksanakan di Lumbok Seminung Danau Ranau Lampung Barat pada Senin-Rabu, 23-25 Juni 2025.
Gerakan Lampung Green Movement ini bertujuan menjadi wadah kolaboratif antar pelajar, akademisi, pemerintah, juga masyarakat dalam menjawab tantangan degradasi lingkungan di Lampung. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memantik kesadaran ekologis dan melahirkan kader-kader muda yang memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan, juga mampu menjadi motor perubahan di komunitasnya masing-masing.
Ma’ruf Abidin, M.Si selaku Sekertaris PWM Lampungg dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya tanggung jawab Muhammadiyah bukan hanya perihal sosial dan pendidikan, tapi juga perihal lingkungan.
“Tentang hal ini adalah tanggung jawab Muhammadiyah, bukan hanya soal sosial dan pendidikan, tapi juga lingkungan,” ujar Ma’ruf.
Ia juga mengucapkan terima kasih sudah di terima dan diberikan ruang untuk memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat Lampung Barat, khususnya di Lumbok Seminung.
“Kami sampaikan terima kasih, karena kami sudah diterima di sini, melakukan kegiatan di Lampung Barat, khususnya di Lombok Seminung,” imbuh Ma’ruf.
Sejalan dengan hal tersebut, Kajur Administrasi Negara FISIP Unila Meiliyana, S.IP., MA juga menyebutkan bahwasanya perihal lingkungan merupakan bagian tanggung jawab tridharma perguruan tinggi, yaitu kemasyarakatan.
“Progam ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, akadamesi tidak hanya bertanggung jawab dalam dunia pendidikan tetapi harus mampu berbuat lebih banyak di masyarakat. ungkap Meiliyana.
Disusul dengan sambutan yang disampaikan oleh Erwin Ardiansyah, S.Pd.I selaku Camat Lumbok Seminung, ia mengucapkan terima kasih karena sudah berkunjung ke Lumbok Seminung untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.
“Terima kasih telah mau untuk berkunjung ke sini dan melakukan kegiatan yang bermanfaat disalah satu tempat wisata di sini,” ucap Erwin.
Pada pelaksanaannya, Lampung Green Movement menyajikan agenda utama, antara lain tanam pohon, jelajah alam, focus grup discussion, pelatihan kader lingkungan, juga clean up. Terdapat beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan Lampung Green Movement ini yaitu, Pelatihan Manajemen Risiko Anggaran Dana Desa di Lumbok Seminung, Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Literasi Gizi di Kabupaten Lampung Barat, Peningkatan Kapasitas Pemuda Lampung Barat Melalui Pelatihan Administrasi dan Manajemen untuk Promosi Pasar Tematik Lumbok Seminung, dan Pelajar Hijau: Kader Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan di Lampung Barat.
Dalam rangkaian kegiatan ini turut menghadirkan adanya lauching Gerakan Lampung Green Movement dalam sesi pembukaan dan launching Bumi Loka diakhir sesi Pelatihan Kader Hijau. Bumi Loka adalah ruang dan wadah bagi anak muda untuk berdampak lebih jauh.
Firdaus Armansyah selaku ketua PW IPM Lampung sekaligus bagian dari Bumi Loka berharap besar dengan di launchingnya Bumi Loka ini menjadi awal semangat anak muda untuk terus berdampak dan berbuat lebih jauh di masyarakat, Arman berpandangan pentingnya untuk mengejawantahkan pengetahuan dan pemahaman yang sudah di dapat di bangku pendidikan kedealam aksi-aksi nyata di masyarakat.
“Saya berharap, dengan dilaunchingnya Bumi Loka ini menjadi awal semangat bagi anak muda untuk terus berdampak dan berbuat lebih jauh di masyarakat. Penting bagi kita untuk mengejawantahkan pengetahuan dan pemahaman yang telah didapat di bangku pendidikan ke dalam aksi-aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Firdaus Armansyah.
Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Lampung Antoniyus, S.IP., M.IP. juga berkomitmen kuat untuk menggelorakan kembali semangat peduli terhadap lingkungan, masyarakat harus terus diedukasi terkait lingkungan. Ia menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang kurang pro tehadap lingkungan.
“kedepan MLH akan fokus pada isu-isu lingkungan hidup, tidak hanya dengan aksi-aksi langsung di masyarakat, tetapi MLH juga akan fokus pada advokasi terkait kebijakan public yang berdampak langsung pada lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Ketua MLH PWM Lampung, Camat Lumbok Seminung; Bapak Erwin Ardiyansyah, S.Pd.I., Ketua Jurusan Administrasi Negara, FISIP Unila, Kepala Laboratorium Administrasi dan Kebijakan Publik, FISIP Unila, Dosen Civitas Akademika FISIP Unila, serta berbagai stack holder di Lampung Barat.



