Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » IMM PESMA KH MAS MANSUR MELEK POLITIK: DISKUSI PENCERDASAN BUKA CAKRAWALA PENGETAHUAN

IMM PESMA KH MAS MANSUR MELEK POLITIK: DISKUSI PENCERDASAN BUKA CAKRAWALA PENGETAHUAN

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
  • visibility 338
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sukoharjo – Diskusi merupakan salah satu pilar intelektual. Dari kegiatan diskusi, kita akan mendapat ilmu baru yang belum kita ketahui, dan juga untuk mengetahui lebih dalam pemahaman akan sesuatu. Jika kita kaitkan dengan mahasiswa, maka diskusi menjadi hal yang penting sebagai ajang bertukar pikiran tentang suatu permasalahan. Mahasiswa adalah orang-orang yang biasanya berada di garda terdepan mengenai urusan politik, seperti yang kita ketahui ketika terjadinya kejadian tahun 98, mahasiswa memiliki peran andil yang begitu besar. Mahasiswa dituntut untuk lebih membuka mata terhadap kondisi perpolitikan di negara kita. Akan tetapi, terdapat sebagian mahasiswa yang justru memandang sebelah mata urusan politik, dengan kata lain masih kurangnya kesadaran tentang penting nya politik di dalam kehidupan sehari hari.

Bidang HPKP (Hikmah Politik dan Kebijakan Publik) bekerjasama dengan Bidang RPK (Riset Pengembangan Keilmuan) PK IMM Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS mengadakan acara diskusi pencerdasan politik dengan tema, “Meningkatkan Kesadaran Kader Akan Pentingnya Politik dalam Pandangan Islam”.

Acara ini berlangsung pada tanggal 24 Maret 2024 pada hari Ahad, dari pukul 15.15 hingga 18.00 di Ruang Sidang Pesma K.H Mas Mansur UMS. Diskusi ini diisi oleh pemateri yang memiliki pengalaman dan wawasan mendalam dalam dunia perpolitikan, yaitu Muhammad Adam Ilham Mizani, S.Pd., M.Pd selaku Sekretaris Bidang Organisasi DPD IMM Jawa Tengah.

Menurut hemat beliau, politik adalah seni untuk bersikap atau berpihak. Sikap kita untuk berpihak terhadap suatu kebijakan yang dibentuk oleh pemerintah. Menurut Aristoteles, manusia adalah makhluk sosial (Zoon Politicon) sehingga mau tidak mau seorang manusia pasti membutuhkan kehadiran orang lain di dalam kehidupannya, jika kita bawa ke dalam ranah yang lebih luas, yaitu negara, maka peran politik sangatlah besar dan signifikan di dalamnya, guna mengatur jalannya kehidupan bernegara. Akan tetapi, ketika kita melihat realitas di sekitar kita, maka politik identik dengan hal yang negatif, sehingga menimbulkan pemikiran bahwa politik itu tidak penting, politik itu haram, dan lain sebagainya. Akan tetapi, apa dan bagaimana sebenarnya politik itu terkadang belum dipahami sepenuhnya oleh masyarakat secara umum, dan mahasiswa secara khusus, sehingga menyebabkan kesadaran berpolitik yang mereka miliki begitu rendah.

Lantas bagaimana agama Islam memandang politik?

Sebenarnya, agama Islam memandang politik sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang muslim, menurut Mas Adam, beliau mengatakan bahwasanya jika kita melihat bagaimana perkembangan agama Islam pada periode awal kenabian, yaitu ketika Rasulullah memerintah Kota Madinah. Kepemimpinan nabi tidak dapat dilepaskan dari unsur politik. Hal tersebut ketika Rasulullah mengatur dan menyusun kebijakan agar terciptanya masyarakat Kota Madinah yang makmur. Akan tetapi, jika kita menilik ke masa sekarang ini, maka terkadang umat Islam itu sendirilah yang memberikan pembatasan terhadap suatu pemikiran tertentu, sehingga menyebabkan eksklusivitas yang membatasi pemikiran orang-orang muslim sekarang ini, sehingga dampak signifikannya dapat mengarah ke kesadaran politik yang rendah, akibat dogma agama dan pembatasan dalam berpikir.

Kemudian, bagaimana cara untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya politik ini? Menurut Mas Adam, “Orang yang paling kejam adalah orang yang tidak peduli dengan politik.” Sejatinya kita dalam hidup bernegara sangat bergantung pada keputusan politik, entah itu terkait BBM, bahan pokok, ataupun gaji pekerja, semuanya berkaitan dengan keputusan politik itu sendiri. Adapun cara untuk menumbuhkan kesadaran menurut Mas Adam, “Cara untuk membangun kesadaran berpolitik adalah dengan memantapkan kesadaran berideologi.”

Kenapa kita sebagai umat Islam agar tahu bahkan wajib mempelajari politik itu sendiri? Karena agar visi rahmatan lil alamin agama Islam menyebar dengan luas dengan cara kita mempelajari dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja yang harus dipersiapkan untuk terjun atau sebelum kita belajar dunia politik? Jawabannya ada 2, yaitu dengan sayap tauhid dan sayap siyasah. Adapun hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil dari belajar politik tersebut adalah dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan, mendorong untuk bermusyawarah, amarah dan keadilan dilebur menjadi satu, mampu merealisasikan keadilan, menaati aturan Allah, Rasul dan pemimpin, dapat mendamaikan konflik yang terjadi, memiliki aqidah yang kuat, memiliki jiwa kemanusiaan, memahami kapasitas diri, dan belajar untuk terus mengasah diri.

Red : Muhammad Farhan | Ed : ARM

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAKERCAB IMM Arab Saudi: Melanjutkan Warisan Intelektual KH Ahmad Dahlan di Tanah Hijaz

    RAKERCAB IMM Arab Saudi: Melanjutkan Warisan Intelektual KH Ahmad Dahlan di Tanah Hijaz

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Madinah – Pimpinan Cabang Luar Negeri (PCLN) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Arab Saudi menggelar kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Madinah, Jumat (19/01/2024). Ketua PCLN IMM Arab Saudi mengatakan, IMM Arab Saudi bukan hanya untuk eksistensi semata, tetapi berusaha untuk penerapan Al-Qur’an dan Sunnah menjadi landasan utama bagi seorang kader. “kita harapkan dalam rakercab […]

  • Drumband Surya Nada Mula MIM 09 Hipnotis Ribuan Pasang Mata pada Karnaval Pendidikan Desa Labuhan

    Drumband Surya Nada Mula MIM 09 Hipnotis Ribuan Pasang Mata pada Karnaval Pendidikan Desa Labuhan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.I, LABUHAN – Suasana Karnaval Pendidikan Desa Labuhan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mendadak riuh dan penuh haru pada Sabtu (22/7/2026). Gemuruh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton pecah saat group drumband legendaris Surya Nada Mula dari MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) unjuk gigi membelah jalanan desa. […]

  • SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

    SUMU Gelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok, 52 Peserta Kunjungi Pusat Perdagangan Yiwu

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, YIWU, TIONGKOK (14/8/26) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi menggelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Kegiatan yang diikuti 52 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut kini telah tiba di Yiwu dan berlangsung dengan lancar. Perjalanan bisnis ini menjadi bagian dari upaya SUMU membuka akses lebih […]

  • Benchmarking ke ANTARA Jateng, Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perkuat Kurikulum Berbasis Kebutuhan Industri

    Benchmarking ke ANTARA Jateng, Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perkuat Kurikulum Berbasis Kebutuhan Industri

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    ‎‎KABARMH.ID, ‎SEMARANG – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  melanjutkan rangkaian benchmarking dengan mengunjungi Kantor Berita ANTARA Biro Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penyusunan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri media, setelah sebelumnya melakukan benchmarking ke Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (UNDIP). […]

  • Kabut Asap Jadi Ancaman, KKN UMRI dan Pemdes Buluh Rampai Gaungkan Gerakan Pakai Masker

    Kabut Asap Jadi Ancaman, KKN UMRI dan Pemdes Buluh Rampai Gaungkan Gerakan Pakai Masker

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARUH.ID; BULUH RAMPAI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) bersama Pemerintah Desa Buluh Rampai mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah desa. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara. Kondisi kabut asap yang terjadi menjadi perhatian bersama […]

  • Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    Dukung Kelancaran Ibadah Haji, RS Muhammadiyah Lamongan Tugaskan Tim Relawan Kesehatan ke Asrama Haji Surabaya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN — Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) kembali menunjukkan komitmennya di bidang sosial dan kemanusiaan dengan berpartisipasi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. RSML secara resmi mengirimkan tim relawan kesehatan untuk bertugas di Poliklinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sabtu (16/5/2026). Pengiriman tenaga kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan bantuan dari Balai […]

expand_less