Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Desa Musuk Olah Alpukat Menjadi Yoghurt

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui “Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Alpukat berupa Yoghurt Alpukat” di Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas alpukat sekaligus membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk inovatif yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Pelatihan pembuatan yoghurt alpukat merupakan bagian dari program Piwulang Ibu Musuk, yang diinisiasi oleh PPK Ormawa IMM FIK UMS sebagai upaya memberdayakan ibu rumah tangga melalui inovasi produk berbasis alpukat dan susu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, memperkuat jiwa kewirausahaan, serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat Desa Musuk melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Ibupreneur Musuk dan didampingi oleh dosen pendamping serta mahasiswa anggota Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai potensi pengembangan produk turunan alpukat, manfaat yoghurt sebagai pangan fermentasi, serta peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui pengolahan hasil pertanian lokal.

Ketua Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS, Fidelina Tri Adelin, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat agar mampu mengoptimalkan potensi desa menjadi produk yang memiliki daya saing.

“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat mampu melihat peluang usaha dari komoditas alpukat yang melimpah di Desa Musuk. Produk olahan seperti yoghurt alpukat diharapkan dapat menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Setelah penyampaian materi, kegiatan yang telah berjalan pada 18 Juli 2026 itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif dan penuh antusias. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses fermentasi yoghurt, pemilihan bahan baku yang berkualitas, perbandingan komposisi yoghurt dan alpukat.

“Memasuki sesi praktik, peserta didampingi secara langsung oleh tim PPK Ormawa IMM FIK UMS dalam proses pembuatan yoghurt alpukat. Tahapan yang dilakukan meliputi persiapan alat dan bahan, pencampuran greek yoghurt dengan puree alpukat menggunakan formulasi yang telah ditentukan, hingga proses pengemasan produk. Peserta diberikan kesempatan untuk mencoba setiap tahapan sehingga mampu memahami proses produksi secara menyeluruh,” paparnya.

Peserta pelatihan menghaluskan daging buah alpukat untuk mendapatkan puree alpukat

Sebagai bentuk evaluasi terhadap produk yang dihasilkan, kegiatan dilanjutkan dengan uji organoleptik oleh panelis. Penilaian dilakukan terhadap beberapa aspek, meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat penerimaan keseluruhan terhadap yoghurt alpukat. Hasil penilaian panelis diharapkan menjadi masukan bagi peserta dalam menyempurnakan kualitas produk sehingga lebih sesuai dengan preferensi konsumen dan memiliki daya saing ketika dipasarkan.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan,Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS berharap masyarakat mampu mengembangkan produk yoghurt alpukat sebagai salah satu produk unggulan desa yang bernilai ekonomis.

Kontributor: Maysali/Humas

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IMM Pekalongan Bersama Cipayung Pekalongan Raya, Gelar Aksi Damai

    PC IMM Pekalongan Bersama Cipayung Pekalongan Raya, Gelar Aksi Damai

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan –  Senin siang (8/9/2024), suasana di depan Kantor DPRD Kab. Pekalongan berubah dari biasanya. Jalanan yang biasanya ramai dengan lalu lalang kendaraan, mendadak dipenuhi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Pekalongan Raya. Dengan langkah tegap, spanduk, bendera dan poster di tangan, serta semangat yang menyala di dada, mereka hadir bukan untuk gaduh, melainkan […]

  • PC IMM Kabupaten Blora melauncing Griya Ta’awun sebagai basis Pergerakan

    PC IMM Kabupaten Blora melauncing Griya Ta’awun sebagai basis Pergerakan

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Blora – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Blora melauncing Grand Desain Perkaderan Griya Ta’awun. Griya Ta’awun sendiri terdiri dari 2 kata Griya dan Ta’awun, Griya yang artinya rumah dan Ta’awun adalah tolong menolong. Rumah yang dimaksud disini mengacu pada rumah Allah, dimana hamba akan dinaikkan derajatnya apabila beriman dan berilmu. Kegiatan Griya Ta’awun […]

  • IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    IMM UNTUK RAKYAT BUKAN UNTUK PENJILAT

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Farich Al Mughni, Ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Magelang Pikiran ini berangkat atas keresahan penulis, akan tingkah kader IMM yang mulai mempunyai sifat superioritas Dan mulai tidak peduli dengan kaum-kaum mustadhafin (kaum yang tertindas) Dan juga Sikap para kader IMM yang Mengenyampingkan humanitas dalam trikoda Dan hilang nya Kemasyarakatan pada idealisme […]

  • Wakil Rektor UM Bandung Ajak Mahasiswa Teladani Empat Karakter Nabi Muhammad SAW

    Wakil Rektor UM Bandung Ajak Mahasiswa Teladani Empat Karakter Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 161
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandung – Dalam sambutannya di acara Baitul Arqam mahasiswa baru Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Wakil Rektor I Hendar Riyadi menyampaikan pesan penting tentang empat karakter Nabi Muhammad SAW yang harus diteladani oleh seluruh mahasiswa dan sivitas akademika. Acara yang diikuti oleh 728 mahasiswa […]

  • Santri Al-Mujahidin Kembali Cetak Prestasi!

    Santri Al-Mujahidin Kembali Cetak Prestasi!

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Balikpapan – Setelah Fahri, kabar bahagia kembali datang dari siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin, Balikpapan. Kali ini, 3 santri pondok pesantren Al-Mujahidin berhasil menjuarai lomba keagamaan tingkat kota. Ananda Rama Hidayat, Ananda Tasya Andini Putri, dan Ananda Andi Rezti Maharani. Nama ketiganya keluar sebagai juara 1 lomba adzan, juara 3 lomba kaligrafi, […]

  • BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    BIKERSMU Korwil DIY Bersama Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo Dan LDK PWM DIY Tebar Hewan Qurban Di Kampung Mualaf Gunung Kidul Dan Kulonprogo

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kulonprogo – Muhammadiyah melalui tim sekoci dakwahnya yakni BIKERS MU Korwil DIY dan Mualaf Center Muhammadiyah LDK PDM Kulonprogo dan LDK PWM DIY melaksanakan acara touring baksos tebar hewan qurban Sabtu (7/6/2025) di Kampung Mualaf ex Budha Dusun Sonyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo. Dalam kegiatan ini diserahkan hewan qurban berupa 2 ekor sapi dan 18 […]

expand_less