Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » IQT UMS Raih Akreditasi Unggul: Jadi Jawaban Tantangan Umat di Zaman Modern

IQT UMS Raih Akreditasi Unggul: Jadi Jawaban Tantangan Umat di Zaman Modern

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B.

Kepala Prodi IQT UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.

“Keberhasilan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi berbagai pihak. Mulai dari universitas, fakultas, dosen, mahasiswa, alumni, hingga mitra kerja sama yang turut memberikan dukungan, termasuk melalui testimoni positif dari para pengguna lulusan,” ujarnya, Rabu, (15/4).

Menurutnya, predikat unggul merupakan capaian yang telah lama diupayakan dan akhirnya dapat terwujud.

“Saya berharap akreditasi unggul ini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Prodi IQT UMS, sekaligus mendorong peningkatan jumlah mahasiswa baru serta kualitas pembelajaran yang semakin baik,” ungkapnya.

Kharis juga menjelaskan bahwa dalam proses akreditasi, prodi telah memastikan kriteria penilain telah terpenuhi.

“Dalam proses peningkatan akreditasi, prodi memastikan seluruh kriteria penilaian terpenuhi secara optimal. Hal tersebut mencakup penguatan sistem tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta capaian prestasi dosen dan mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, juga terus ditingkatkan hingga menjangkau level internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Kharis menjelaskan bahwa Prodi IQT UMS memiliki keunggulan dalam mencetak kader ulama, mufassir, dai, guru Al-Qur’an, hingga akademisi di bidang tafsir.

“Mahasiswa IQT tidak hanya dibekali teori, tetapi juga didorong untuk berkontribusi langsung di masyarakat. Bahkan, banyak mahasiswa yang telah aktif mengajar Al-Qur’an, mengelola lembaga pendidikan, hingga menulis karya keislaman sebelum mereka lulus,” jelasnya.

Kemudian Kharis juga menegaskan tentang ciri khas yang ada dalam prodi IQT UMS.

“Ciri khas lain dari prodi ini adalah pendekatan tafsir berbasis manhaj Muhammadiyah, khususnya melalui perspektif tafsir At-Tanwir. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pemaknaan teks, tetapi juga mendorong implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan keilmuan di masyarakat. Dengan demikian, Al-Qur’an diharapkan dapat hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan kontemporer,” tegasnya.

Meski telah meraih akreditasi unggul, Kharis mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi.

“Salah satunya tantangannya adalah peningkatan kualifikasi dosen, dimana masih ada dosen yang belum S3 atau sedang menempuh studi doktoral. Selain itu, penguatan kerja sama internasional juga menjadi fokus ke depan, khususnya dalam hal implementasi program seperti pertukaran mahasiswa, joint research, serta kolaborasi akademik dengan pakar Al-Qur’an dari berbagai negara,” terangnya.

Dalam pengembangan ke depan, Prodi IQT UMS juga mulai mengintegrasikan keilmuan tafsir dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa diperkenalkan pada penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan dan analisis bibliometrik dalam studi Al-Qur’an. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat akses terhadap referensi serta membantu memetakan dan menjawab persoalan-persoalan kontemporer secara lebih efektif.

Selain itu, pengembangan kurikulum akan terus dilakukan agar relevan dengan kebutuhan zaman. “Beberapa rencana yang tengah dipertimbangkan antara lain pengembangan metode pengajaran Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, termasuk pengembangan aplikasi pembelajaran Al-Qur’an yang ramah bagi generasi muda,” tambahnya.

Terakhir, ia berharap capaian predikat unggul ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas prodi sekaligus memperluas kontribusi nyata baik di ranah nasional maupun global.

“Semoga dengan capaian akreditasi unggul ini, IQT UMS mampu meningkatkan kualitas prodi juga kontribusinya di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Adi/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM: Bukan Tempat Orang Naif, Tapi Orang Berintegritas dan Berani

    IMM: Bukan Tempat Orang Naif, Tapi Orang Berintegritas dan Berani

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Adam Ilham Mizani (Aktivis DPD IMM dan PWPM Jawa Tengah) Senang sekali rasanya tulisan saya tentang “Jangan jadikan IMM Sebagai Komoditas Politik” Mendapat respon reaksioner dari IMMawan Haryono, sepertinya IMMawan Haryono belum membaca dengan tuntas, teliti dan cermat apa maksud yang tersirat dari tulisan itu. IMMawan Haryono langsung memvonis tendesius, menuduh saya ke […]

  • Pengukuhan Peserta Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman UMS

    Pengukuhan Peserta Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur Hizbul Wathan Kafilah Penuntun Moh. Djazman UMS

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta 17 Mei 2025 — Hizbul Wathan (HW) Kafilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 10–17 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 38 peserta, terdiri dari 19 peserta Diklat Lanjutan dan 19 peserta Diklat Instruktur, yang berasal dari kader-kader terbaik HW UMS. Acara […]

  • Pererat Silaturahmi, IMM dan Rektor UMPP Bahas Penguatan Kaderisasi

    Pererat Silaturahmi, IMM dan Rektor UMPP Bahas Penguatan Kaderisasi

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pekalongan — Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan antara perwakilan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Pekalongan Raya bersama Koordinator Komisariat (Korkom) IMM Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), kader IMM se-UMPP, serta perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) UMPP dengan Rektor UMPP, Dr. Nur Izzah, S.Kep., M.Kep. pada Senin, 22 April 2025. Pertemuan yang berlangsung […]

  • HARSA 7: Menebar Kebahagiaan, Ciptakan Senyuman dan Manfaat

    HARSA 7: Menebar Kebahagiaan, Ciptakan Senyuman dan Manfaat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Sabtu – Minggu, 18-19 Oktober 2025. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Haji Muhammad Misbach kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Harsa 7 yang dilaksanakan di Masjid Ar-Rohman Rejosari, Lorog, Tawangsari, Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat melalui berbagai agenda sosial dan edukatif, dengan salah satu kegiatannya yakni […]

  • Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua PWM Kaltim periode 2022–2027

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua PWM Kaltim periode 2022–2027

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah Kalimantan Timur. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur periode 2022–2027, K.H. Siswanto, wafat pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WITA di Samarinda dalam usia 58 tahun. Informasi wafatnya tokoh Muhammadiyah tersebut disampaikan secara resmi melalui press release PWM Kalimantan Timur. Kepergian almarhum sontak mengundang rasa kehilangan […]

  • Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    Literasi Adalah Ruh Intelektual dalam Tubuh IMM

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Oleh: Agung Rezki (Ketua Umum PK IMM FAI UMY) Farid Fathoni dalam bukunya kelahiran yang dipersoalkan menjelaskan bahwa, salah satu sejarah kelahiran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah berdiri disaat kader Muhammadiyah memandang organisasi Muhammadiyah sudah meninggalkan budaya intelektualnya. Keresahan dari cendekiawan muda Muhammadiyah ini, menginisiasi terbentuknya IMM sebagai organisasi otonom di bawah naungan Muhammadiyah. Jika di analisa […]

expand_less