Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sejumlah Amil Zakat Lazismu Ikuti Pelatihan Program Kampung Berkemajuan

Sejumlah Amil Zakat Lazismu Ikuti Pelatihan Program Kampung Berkemajuan

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Menindaklanjuti hasil rekomendasi rakernas tentang pemberdayaan masyarakat (community development) gelar Workshop Panduan, Pelatihan, LFA, dan Asesmen Program Kampung Berkemajuan Inovasi Sosial Berbasis dari tanggal 25 Juli hingga 2 Agustus 2024 di Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh Lazismu Wilayah Jateng, Jatim, Jabar, DIY, dan Lampung.

Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais menyampaikan bahwa program ini juga merujuk pada pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum Muhammadiyah dalam pengkajian Ramadhan tahun ini tentang dakwah kultural.

“Sudah banyak capaian yang diperoleh Muhammadiyah dari AUM-nya, hanya saja ada satu kerisauannya yaitu jejak pemberdayaan yang bisa dijadikan contoh,” katanya.

Di tengah capaian itu, sambung Mujadid Rais, kita masih ingat ada hasil penelitian yang cukus mengena tentang penurunan jumlah anggota persyarikatan. “Apapun itu hasilnya dari yang mengkritik, ini merupakan suatu otokritik bagi kita,” Mujadid Rais dalam sambutannya.

“Apakah kita selama ini hanya fokus pada satu aspek saja atau berusaha memperluas jangkauan dakwah yang sudah ada,” jelasnya.

Menurut Mujadid Rais, kendati ada beberapa persoalan yang dihadapi sejauh ini, pada dasarnya merupakan kenyataan yang harus dicari solusinya.

Sebagai contoh di Aceh, tepatnya di Bireun, mungkin kasusnya berbeda, papar Mujadid Rais, Muhammadiyah tidak merasa sebagai ormas besar di sana. Namun, ada salah seorang pimpinannya yang mau datang ke komunitas masyarakat setempat dengan pendekatan yang inklusif.

“Karena orang asli Aceh, ia sangat menghormati kearifan lokal masyarakat setempat dan dakwah berbasis masjidnya masih bisa diterima kalangan masyarakat, ini suatu hal yang menarik,” tuturnya.

Belajar dari realitas yang ada, sebut Mujadid Rais, selama ini kita melihat seolah ada capaian yang positif, tapi di sisi lain ada yang tertinggal. Sebab itulah, pada pengajian Ramadhan yang lalu salah satu kajiannya adalah soal perluasan basis wilayah.

“Lazismu berangkat dari kajian itu bagaimana merangkul sesame dengan pendekatan dakwah inklusif. Menghadapi komunitas tertentu tidak cukup dengan pendekatan amar ma’ruf hahi munkar. Bahkan amar ma’ruf nahi munkar bisa dimaknai secara lebih luas,” jeasnya.

Kendati demikian, mendampingi masyarakat memerlukan usaha keras, tidak bisa sendiri-sendiri. “Kita perlu kolaborasi dan sinergi sehingga ketika ada orang bertanya di mana contoh pemberdayaan masyarakat di Muhammadiyah, kita bisa jawab dengan adanya kampung berkemajuan sebagai satu contohnya,” lanjutnya.

Mujadid Rais menyebut, sejauh ini, bila ada yang menanyakan soal pemberdayaan di masyarakat, kita hanya mengarahkan ke mereka sekolah atau kampus. Kita belum bisa menunjukkan suatu komunitas masyarakat sebagai komunitas pemberdayaan dan pembinaan.

Padahal, sambung Ketau Pengurus Lazismu itu, kita menginginkan ada sesuatu yang berkelanjutan, sehingga dari Muhammadiyah bisa dilihat ada sesuatu yang bernilai.

“Mudah-mudahan Langkah kecil kita untuk sembilan hari kedepan bisa bermanfaat,” terangnya.

Menurut Mujadid Rais, Muhammadiyah punya anaisa sosial yang bisa dijadikan cara pandang. Semua aktor perlu dilibatkan dalam menempatkan kampung berkemajuan. Lazismu juga perlu melihat lokalitas yang akan menjadi agenda pemberdayaan, sehingga tidak lepas dan selalu berkelanjutan berdasarkan kebutuhan lokal di masyarakat setempat.

“Semoga dengan ikhtiar ini, Lazismu dapat berkontribusi bagi persyarikatan dan umat,” tutupnya.

Kontributor : Tim Media Lazismu PP Muhammadiyah

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Pemimpin Berintegritas, MPKSDI PCM Pekajangan Gelar Sekolah Kader sebagai ‘Investasi Peradaban’

    Cetak Pemimpin Berintegritas, MPKSDI PCM Pekajangan Gelar Sekolah Kader sebagai ‘Investasi Peradaban’

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    ​KABARMUH.ID, ​PEKALONGAN – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pekajangan, Pekalongan, resmi menggelar acara Sekolah Kader Muhammadiyah Pekajangan. Kegiatan yang berlangsung intensif selama dua hari ini (Sabtu–Ahad, 11–12 Juli 2026) dipusatkan di Ruang Demon, Gedung Fakultas Kesehatan (Fikes) Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Jl. Raya Ambokembang, Kecamatan […]

  • Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    Ketua LHKP Muhammadiyah Samarinda: Pemerintah Perlu Lakukan Mitigasi Serius Terkait Banjir dan Longsor di Kaltim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Tingginya curah hujan yang melanda Kalimantan Timur dalam beberapa pekan terakhir tak hanya merendam pemukiman, tetapi juga memicu bencana tanah longsor di sejumlah wilayah. Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Kota Samarinda, Anderyan Noor, menyoroti lemahnya mitigasi bencana dan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah menghadapi krisis iklim yang makin nyata. Maka dari […]

  • SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    SISTEM BANK DAN SOLUSINYA DALAM BUKU PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Oleh : Salsabila Rahmadhani Utami (202110230311006) Pendidikan adalah salah satu hal yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Pendidikan harusnya menghasilkan individu yang memiliki rasa kemanusiaan, produktif, bertanggung jawab, dan membawa perubahan dalam masyarakat. Pendidikan juga harus membebaskan manusia dari segala ketidaktahuan dan membebaskan diri memberi pendapat. Maka pendidikan yang baik sejatinya membebaskan dari segala rintangan, […]

  • Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Lakukan Groundbreaking Gedung Baru di Momen Milad ke-67 UMS

    Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Lakukan Groundbreaking Gedung Baru di Momen Milad ke-67 UMS

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan ground breaking pada Jumat (24/10), sebagai penanda dimulainya pembangunan kembali gedung pondok yang telah lama tidak difungsikan. Momentum bersejarah ini menjadi simbol kebangkitan kembali Pondok Shabran yang selama ini dikenal sebagai pusat pembinaan karakter dan spiritual mahasiswa UMS. Ground breaking yang digelar di […]

  • Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu-Brebes || Subuh baru saja usai, namun Masjid Istiqlal PRM Dukuturi Bumiayu, Brebes, sudah penuh sesak. Ratusan jamaah dari berbagai penjuru datang berbondong-bondong. Dua lantai masjid terisi penuh, bahkan halaman pun tak luput dari saf jamaah yang ingin mengikuti Kajian Rutin Ahad Pagi, Ahad (14/9/2025). Kajian Ahad pagi kali ini yang berlangsung sejak pukul […]

  • UMS Kembangkan Aplikasi ARGeo Code untuk Pembelajaran Geometri Berbasis Augmented Reality

    UMS Kembangkan Aplikasi ARGeo Code untuk Pembelajaran Geometri Berbasis Augmented Reality

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi dengan menghadirkan aplikasi ARGeo Code. Sebagai bagian dari proses pengembangan, tim melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama para guru di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat. Tim peneliti terdiri atas Dr. Yulia Maftuhah Hidayati, Dr. Muhammad Noor Kholid, Wahyu Ratnawati, M.Pd., […]

expand_less