Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KKN-T Umsida Kelompok 15 Hadirkan Inovasi Aquaponik di Desa Kedung Peluk

KKN-T Umsida Kelompok 15 Hadirkan Inovasi Aquaponik di Desa Kedung Peluk

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan kiprahnya dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini, KKN-TKelompok 15 yang ditempatkan di Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, memperkenalkan program unggulan bertajuk Hijau Berdaya dengan mengusung sistem aquaponik.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Rabu (10/9/2025) bertepatan dengan kajian rutin Aisyiyah. Momentum ini dipilih agar edukasi lebih efektif, karena masyarakat berkumpul dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan.

Aquaponik sebagai Solusi Cerdas

Selama ini, sebagian masyarakat Kedung Peluk menghadapi kendala dalam merawat tanaman sayuran di pekarangan. Aktivitas menyiram setiap hari dianggap merepotkan, apalagi bagi ibu rumah tangga yang disibukkan dengan berbagai aktivitas. Alhasil, tidak sedikit tanaman yang gagal panen karena kurang perawatan.

Melalui program KKN-T, mahasiswa menghadirkan aquaponik sebagai solusi. Aquaponik adalah teknik budidaya tanaman dan ikan dalam satu sistem terpadu. Air dari kolam ikan yang mengandung nutrisi dialirkan ke media tanam sayuran. Tanaman tumbuh subur tanpa perlu disiram manual setiap hari, sementara akar dan media tanam berfungsi menyaring udara agar kembali bersih sebelum dialirkan lagi ke kolam ikan.

“Dulu masyarakat sering kesulitan menyiram tanaman karena dianggap ribet. Lewat KKN-T ini, kami ingin memberi solusi melalui pemberdayaan aquaponik. Sistem ini bisa membuat tanaman tumbuh subur tanpa repot, sekaligus memberi manfaat ganda: ada sayurnya, ada ikannya,” terang Wildan, perwakilan mahasiswa KKN-T Kelompok 15, saat memberikan sosialisasi.

 

Antusiasme Ibu-Ibu Aisyiyah

Sosialisasi aquaponik mendapat sambutan hangat dari kelompok ibu-ibu Aisyiyah yang menjadi motor penggerak kegiatan sosial dan keagamaan di Kedung Peluk. Mereka menyimak penjelasan teori tentang konsep dasar, alur sirkulasi udara, hingga manfaat sistem aquaponik bagi ketahanan pangan keluarga.

Sebagai praktik awal, mahasiswa memasang sistem aquaponik di rumah Ima, Ketua Ranting Aisyiyah Kedung Peluk. Para peserta lalu mencoba menanam bibit sayuran secara langsung di media yang sudah disiapkan.

“Alhamdulillah, kami jadi terbantu banget dengan adanya aquaponik ini. Dulu sering kesulitan menyiram karena ribet. Sekarang tanaman bisa tumbuh subur tanpa repot. Selain bisa sayur, juga bisa pelihara ikan. Jadi lebih semangat merawatnya,” ungkap Ima penuh semangat.

Kehadiran testimoni ini menampilkan bahwa program KKN-T bukan hanya proyek sementara, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Selain memudahkan masyarakat dalam bercocok tanam, sistem aquaponik memberi manfaat ekonomi. Sayuran yang dihasilkan relatif lebih segar, bersih, dan bebas pestisida sehingga berpotensi dijual dengan harga lebih tinggi. Ikan yang dipelihara pun dapat dikonsumsi atau dijual sebagai tambahan penghasilan keluarga.

Dari sisi lingkungan, aquaponik menghemat penggunaan udara hingga 90 persen dibandingkan pertanian konvensional. Sistem ini juga ramah lingkungan karena air yang berasal dari kolam ikan diolah secara alami oleh tanaman, tanpa menghasilkan limbah berbahaya. Oleh karena itu, program Hijau Berdaya tidak hanya mendukung kemandirian pangan rumah tangga, tetapi juga sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Dukungan Muhammadiyah dan Aisyiyah

 

Program aquaponik mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kedung Peluk. Mereka menilai program ini sesuai kebutuhan masyarakat sekaligus berpotensi menjadi identitas gembar-gembor dalam pemberdayaan lingkungan.

“Program seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Jika dikembangkan secara serius, bukan hanya rumah tangga yang terbantu, tetapi juga bisa jadi program unggulan mengomel. Kami siap mendukung jika masyarakat ingin membentuk kelompok tani aquaponik yang lebih besar,” ujar perwakilan PRM Kedung Peluk.

Dengan dukungan tersebut, peluang program semakin terbuka lebar. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, aquaponik di Kedung Peluk berkembang menjadi usaha mikro berbasis komunitas yang memberikan tambahan penghasilan bagi warga.

Menuju Desa Inspiratif

Mahasiswa KKN-TKelompok 15 berharap program ini tidak berhenti di tahap sosialisasi. Mereka menekankan bahwa tujuan utama bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi menumbuhkan kesadaran dan keterampilan baru di masyarakat. Jika dikelola dengan baik, aquaponik bisa menjadi solusi ketahanan pangan rumah tangga di tengah perubahan iklim dan keterbatasan lahan.

Lebih dari itu, program ini memperkuat semangat gotong royong. Dengan antusiasme ibu-ibu Aisyiyah, dukungan bapak-bapak Muhammadiyah, serta komitmen mahasiswa, aquaponik berpotensi menjadi gerakan Hijau Berdaya yang berkelanjutan.

Desa Kedung Peluk kini memiliki peluang tampil sebagai desa inspiratif yang mampu menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi tepat guna, demi terwujudnya masyarakat yang lebih mandiri, sehat, dan sejahtera.

Penulis: Akhmad Hasbul Wafi

Redaktur : Al Fadhlil Raihan Yunan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikukuhkan Periode 2026–2028! PW IPM Kaltim Dorong Gerakan Pelajar Berdampak, 1.000 Beasiswa Disiapkan

    Dikukuhkan Periode 2026–2028! PW IPM Kaltim Dorong Gerakan Pelajar Berdampak, 1.000 Beasiswa Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda — Kepengurusan baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Timur mulai membawa arah gerakan yang menempatkan kebermanfaatan pelajar sebagai ukuran utama organisasi. Gagasan PW IPM Kaltim periode 2026–2028 tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Sabtu (29/8/2026). Pelantikan dihadiri kader dan pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di […]

  • Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-107, PDA Ponorogo Selenggarakan Donor Darah

    Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-107, PDA Ponorogo Selenggarakan Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 245
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Ponorogo menggelar acara donor darah dalam rangkaian Semarak Milad ke 107 ‘Aisyiyah. Acara donor darah diselenggarakan di Gedung Dakwah ‘Aisyiyah Ponorogo pada Sabtu (18/5/24). Kegiatan donor darah merupakan suatu wujud kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah, banyak masyarakat yang terbantu utamanya dalam hal kebutuhan darah. Tak hanya […]

  • Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    Wamenag Tekankan Tanggung Jawab Moral Manusia atas Kecerdasan Buatan di ICIMS 2026 UMS

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., menekankan pentingnya tanggung jawab moral manusia dalam penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) pada 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 yang diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada Selasa […]

  • Pelatihan SIG UMS Dorong Akurasi Penataan Wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan

    Pelatihan SIG UMS Dorong Akurasi Penataan Wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi tim Penegasan Batas Daerah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 8-9 Desember 2025, dan diikuti dua aparatur dari PEMDA Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan – Bagian Tata Pemerintahan. Kegiatan pelatihan diikuti oleh Barcis Thesia, S.STP, Kepala […]

  • What to Know Before Playing at Goospin Casino

    What to Know Before Playing at Goospin Casino

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Goospin Casino offers players a dynamic online gaming experience, and before diving in, it’s essential to understand the platform’s offerings and nuances. The site, accessible at https://goospincasinoau.com/, provides a variety of gaming options, catering to both new and seasoned players. Game Library Overview The extensive game library at Goospin Casino sets it apart from many […]

  • Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    Majelis Hukum ‘Aisyiyah Kalimantan Barat Lakukan Edukasi Soal Cyberbullying Ke SD Muhammadiyah 2 Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 185
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pontianak –  Majelis Hukum Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Barat mengadakan sosialisasi dan edukasi soal cyberbullying ke siswa SD Muhammadiyah 2 Pontianak, kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa dan para guru di SD Muhammadiyah 2 tersebut, pada dasarnya Cyberbullying adalah bentuk perundungan yang terjadi melalui media digital, seperti media sosial, pesan teks, email, atau […]

expand_less