Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » akademik » Merawat Tradisi, Mendorong Inovasi: Disertasi Doktor UMS Hadirkan Bahan Ajar IPAS Berbasis Budaya Lokal dan STEAM

Merawat Tradisi, Mendorong Inovasi: Disertasi Doktor UMS Hadirkan Bahan Ajar IPAS Berbasis Budaya Lokal dan STEAM

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Inovasi dalam dunia pendidikan dasar kembali hadir dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Melalui disertasinya, Erna Zumrotun mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan budaya lokal dan pendekatan STEAM sebagai upaya mendorong pembelajaran holistik di sekolah dasar. Disertasi tersebut ia presentasikan saat ujian promosi doktor dari program studi Pendidikan program Doktor yang digelar pada Kamis, (30/4).

Penelitiannya ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar IPAS di sekolah dasar yang dinilai masih bersifat umum, kurang kontekstual, serta belum mengakomodasi integrasi budaya lokal. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran menjadi kurang bermakna dan belum sepenuhnya relevan dengan kehidupan nyata siswa.

Erna menjelaskan bahwa integrasi pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dengan budaya lokal menjadi solusi strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, integratif, dan menyeluruh.

“Pembelajaran tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga mengaitkan dengan realitas sosial dan budaya siswa,” ujar Erna yang baru menyandang gelar doktornya, Jumat (1/5).

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yakni analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan guru dan siswa kelas V sekolah dasar di Kabupaten Jepara.

Erna mengungkapkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar IPAS yang mampu mengintegrasikan muatan IPA dan IPS sekaligus mengakomodasi konteks budaya lokal. Berdasarkan kebutuhan tersebut, Erna mengembangkan bahan ajar cetak bertajuk IPAS Pesona Jepara yang terdiri dari empat bab tematik.

“Bahan ajar ini dirancang dengan memadukan konten IPAS, kearifan lokal Jepara, serta aktivitas pembelajaran berbasis STEAM yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak dengan skor rata-rata 3,83 atau setara 95,75 persen,” paparnya.

Tidak hanya layak secara akademik, bahan ajar ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Uji efektivitas menunjukkan nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,86 pada skala kecil, serta peningkatan kategori sedang hingga tinggi pada uji skala besar di dua sekolah.

Temuan ini menegaskan bahwa bahan ajar yang kontekstual dan terintegrasi mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain itu, pendekatan holistik yang diusung juga membantu siswa memahami materi secara lebih menyeluruh dan relevan dengan kehidupan mereka.

Melalui disertasinya, bahan ajar IPAS Pesona Jepara diharapkan dapat menjadi sumber belajar pendamping bagi guru dalam mengoptimalkan pembelajaran IPAS di sekolah dasar, sekaligus memperkuat integrasi budaya lokal dalam pendidikan. (Fika/Humas)

Editor : Amtsal Ajhar

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Ramadhan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim Penuh Kekhusyukan

    Malam Ramadhan di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim Penuh Kekhusyukan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Suasana khusyuk dan penuh semangat menyelimuti Masjid Ad Da’wah, Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Sabtu (28/2/2026). Jamaah yang hadir untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih tampak memadati ruang utama masjid sejak awal waktu. Sebelum salat Tarawih dimulai, Assoc. Prof. Dr. Elviandri, S.HI., M.Hum, dosen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), menyampaikan kultum Ramadhan yang […]

  • IMM Jateng Patut Bangga, 9 Kader IMM Jateng Ikuti Muhammadiyah Diplomacy Training Batch 3

    IMM Jateng Patut Bangga, 9 Kader IMM Jateng Ikuti Muhammadiyah Diplomacy Training Batch 3

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus ucapan selamat kepada sembilan kader terbaiknya yang berhasil lolos dan mengikuti Muhammadiyah Diplomacy Training (MDT) Batch 3 yang digelar oleh Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah pada 22–24 Agustus 2025 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Keikutsertaan sembilan kader […]

  • Bolehkah Kita Memaksa Allah dalam Doa? Mengurai Batas Antara Kesungguhan Meminta dan Sikap Mendikte Takdir

    Bolehkah Kita Memaksa Allah dalam Doa? Mengurai Batas Antara Kesungguhan Meminta dan Sikap Mendikte Takdir

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Rohana Fathu Rohmah
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pernahkah kita berada di satu fase di mana sebuah keinginan terasa begitu membakar dada? Pada titik itu, sajadah menjadi saksi bisu betapa malam-malam kita diisi dengan tangisan, puasa sunnah dijalankan tanpa putus, dan lembaran rupiah disedekahkan dengan harapan satu hajat segera terwujud. Namun, di tengah gemuruh ikhtiar spiritual itu, pernahkah terbesit pertanyaan di dalam hati: […]

  • RAPIMDA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Periode 2025–2026 Teguhkan Konsolidasi dan Arah Kebijakan Organisasi

    RAPIMDA Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Periode 2025–2026 Teguhkan Konsolidasi dan Arah Kebijakan Organisasi

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TASIKMALAYA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari hasil Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSYPIMDA) dan menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan organisasi serta menyusun program strategis Muhammadiyah Kota Tasikmalaya untuk periode 2025–2026. RAPIMDA dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan Training of Trainer Eco Bhinneka “Masifikasi Eco Bhinneka: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”

    Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan Training of Trainer Eco Bhinneka “Masifikasi Eco Bhinneka: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah telah meluncurkan program Training of Trainer (TOT) Eco Bhinneka, salah satu program lanjutan dan penguatan dari gerakan Green Nasyiah dengan pendekatan lintas iman, inklusif, dan kolaboratif, pada hari Sabtu (26 Juli 2025). Gerakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi dan aksi lingkungan, tetapi juga menempatkan perempuan, terutama […]

  • UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan TU Dresden Jerman

    UMS Jajaki Kerja Sama Internasional dengan TU Dresden Jerman

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kerja sama akademik dengan Faculty of Education, Technische Universität Dresden (TU Dresden), Jerman. Kerja sama ini mencakup kolaborasi riset (joint research) dan pertukaran dosen tamu (guest lecture), yang diinisiasi oleh Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., […]

expand_less