Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » FEB UMS Gandeng PCM Kartasura Tingkatkan Standarisasi Laporan Keuangan Sekolah

FEB UMS Gandeng PCM Kartasura Tingkatkan Standarisasi Laporan Keuangan Sekolah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjalin kerja sama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura dalam upaya meningkatkan kualitas kelembagaan dan keseragaman laporan keuangan sekolah dan madrasah di wilayah Kartasura.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan kelembagaan bagi kepala sekolah dan pelatihan penyusunan laporan keuangan yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 19 hingga 20 Januari 2026 dan diikuti oleh perwakilan dari 11 sekolah jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK di bawah naungan PCM Kartasura. Setiap sekolah mengirimkan dua bendahara serta kepala sekolah sebagai peserta.

Dekan FEB UMS, Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE menjelaskan bahwa pelatihan ini diawali dengan audit kelembagaan dan audit keuangan untuk memetakan kondisi riil sekolah. Hasil audit tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan perencanaan strategis sekolah agar mampu bergerak dari kondisi aktual menuju kondisi ideal.

“Pengembangan paling dasar dalam manajemen strategi itu berangkat dari keuangan. Karena itu bendahara kami latih agar mampu menyusun laporan keuangan yang benar dan seragam,” ujarnya saat diwawancarai Kamis, (22/1).

“Program ini akan dilanjutkan dengan pendampingan berjenjang melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Peserta diminta untuk mempraktikkan langsung hasil pelatihan di sekolah masing-masing, kemudian dievaluasi secara berkala”, tambahnya.

Melalui kerja sama ini, Muhammadiyah berharap pengelolaan lembaga pendidikan, khususnya di Jawa Tengah, dapat semakin profesional, modern, dan berbasis ilmu pengetahuan, sehingga mampu meningkatkan kualitas organisasi dan daya saing sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua PCM Kartasura, Drs. Qomarudin, M.Pd menjelaskan bahwa kerja sama ini dilatarbelakangi oleh kesulitan dalam mengevaluasi laporan keuangan sekolah yang selama ini tidak memiliki format yang seragam.

“Selama ini laporan keuangan sekolah berbeda-beda semua, tidak ada yang sama. Hal itu menyulitkan kami untuk melihat keberhasilan pengelolaan keuangan,” ujarnya..

Ia menambahkan, perbedaan latar belakang sumber daya manusia (SDM) juga menjadi tantangan utama dalam pengelolaan keuangan sekolah. Banyak bendahara sekolah yang tidak memiliki latar belakang akuntansi sehingga laporan keuangan disusun berdasarkan pemahaman masing-masing.

Melihat kondisi tersebut, PCM Kartasura kemudian menggandeng FEB UMS sebagai mitra kerja sama. Pada bulan September lalu, FEB UMS melalui tim pendamping mulai melakukan pendataan dan menemukan bahwa memang diperlukan penyeragaman sistem dan akun laporan keuangan antar sekolah.

“Kami bekerja sama dengan FEB UMS untuk membuat satu model laporan keuangan, karena ternyata setiap sekolah memiliki akun yang berbeda-beda,” jelasnya.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali bendahara dan kepala sekolah dengan pemahaman dasar akuntansi serta kemampuan menyusun laporan keuangan yang rapi, transparan, dan sesuai standar. FEB UMS dipilih sebagai mitra karena dikenal memiliki reputasi yang baik dalam bidang akuntansi.

“Kami berharap laporan keuangan sekolah-sekolah di Kartasura bisa mendekati kualitas laporan keuangan di Jawa Timur. Setidaknya bisa meniru dan mengikuti jejak yang sudah baik,” ungkapnya. (Sarah/Humas)

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

    UMS Tambah 5 Guru Besar, Perkuat Riset Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam memperkuat kualitas akademik yang inovatif dan relevan dengan tantangan industri global, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar konferensi pers mengenai rencana pengukuhan terhadap lima guru besar baru, yang terlaksana di Restoran Dapur Solo Senin, Senin (19/1). Kini UMS mencatatkan sebanyak 70 guru besar. Jumpa pers yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan para […]

  • Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi

    Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”. Penelitian ini berangkat dari tingginya kebutuhan squalene, senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, […]

  • Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Tim Pengabdian UMS Latih Kelompok Dasawisma Teratai Diversifikasi Olahan Lele

    Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Tim Pengabdian UMS Latih Kelompok Dasawisma Teratai Diversifikasi Olahan Lele

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi keluarga, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar pelatihan pemberdayaan bagi Kelompok Dasawisma Teratai Dusun Sukunan Banyuraden Gamping Sleman DIY, Sabtu, (15/8/2026) di Roemah Yusi Boyolali. Kegiatan ini berfokus pada keterampilan diversifikasi olahan ikan lele menjadi berbagai produk olahan […]

  • Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    Meneladani Nyai Walidah, Ribuan Kader ‘Aisyiyah Lamongan Diajak Menyebar Kasih Sayang Lewat Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMONGAN – Suasana Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mendadak teduh sekaligus membakar semangat pada Ahad (26/7/2026). Ribuan perempuan berkebaya dan berkerudung rapi—mulai dari tingkatan Daerah hingga Ranting se-Kabupaten Lamongan—berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi. Mereka hadir untuk memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-109, sebuah perjalanan panjang organisasi perempuan yang tak pernah lelah merawat peradaban. Acara yang berlangsung […]

  • Bagikan Paket Ramadhan, Aisyiyah Paser Terus Gerakkan Ta’awun Sosial Dampak Covid-19

    Bagikan Paket Ramadhan, Aisyiyah Paser Terus Gerakkan Ta’awun Sosial Dampak Covid-19

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Paser – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Paser melalui Majelis Pendidikan Dasar dan Majelis Kader  melaksanakan kegiatan pemberian paket ramadhan dalam rangkaian Gerakan Ta’awun Sosial Dampak Covid-19  di Gedung Dakwah Aisyiyah Paser pada Ahad (3/5/2020) bertepatan 10 Ramadan 1441 H. Sebanyak tujuh puluh dua paket Ramadan dari Aisyiyah Paser yang berisikan mukena dan masker dibagikan […]

  • Guru Juga Berhak Sejahtera

    Guru Juga Berhak Sejahtera

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID,- Beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dihebohkan dengan pernyataan Menteri Agama yang menyebut, “kalau mencari uang jangan jadi guru, tapi jadilah pedagang.” Ucapan singkat itu langsung menimbulkan banyak reaksi, terutama dari kalangan pendidik. Bagi sebagian orang, kalimat tersebut terdengar seperti nasihat agar guru tidak semata-mata berorientasi pada materi. Namun bagi banyak guru, ucapan itu terasa […]

expand_less