Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

Krisis Air Bersih dan Kerusakan Infrastruktur: Respons Cepat MDMC Brebes di Tengah Banjir Bandang Bumiayu

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.Id, Bumiayu, Brebes — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Brebes Selatan sejak Sabtu hingga Kamis, 8–13 November 2025, memicu banjir bandang yang meninggalkan duka mendalam bagi warga Kecamatan Bumiayu. Pergeseran aliran Sungai Keruh akibat sedimentasi menyebabkan luapan air besar yang menerjang permukiman, jalan raya, fasilitas umum, mengganggu suplai air bersih, hingga menimbulkan korban jiwa.

Subkor Kedaruratan BPBD Brebes, Rismanto, menjelaskan bahwa perubahan alur Sungai Keruh menjadi pemicu utama banjir bandang. Luapan air merendam permukiman di Desa Adisana, Penggarutan, dan Kalierang, memutus akses jalan Adisana–Cilibur, merusak infrastruktur desa, serta berdampak pada 134 jiwa dari 41 rumah. Suplai air bersih terganggu setelah tiga sumber PDAM Tirta Baribis rusak. Empat sekolah dasar di Kalierang juga tidak dapat beroperasi akibat ruang kelas yang terendam lumpur. Seorang warga, Haikal Alfi (27), meninggal dunia setelah tersengat listrik dan terseret arus banjir.

Warga Adisana, Faqih Mahtuh, mengatakan aktivitas harian warga lumpuh total. Arus lalu lintas di kawasan Adisana RW 03/RT 01 terganggu karena aliran Sungai Keruh kini menggenangi jalan raya Adisana–Dukuhweni, berdampak langsung pada 59 KK. Sekretaris Desa Adisana, Winny Dian P., menambahkan bahwa anak sekolah, pedagang, serta pekerja harus memutar jauh karena jalan poros desa tidak dapat dilewati.

“Aliran sungai mengalir deras ke permukiman RT 01 Dukuh Kweni, di sekitar Perumahan Jabal Mina 1. Dinding pembatas jebol dan air masuk ke perkampungan,” ujarnya.
Sementara itu di Desa Penggarutan terdapat 28 KK terdampak. Jalan desa di Adisana RT 01/RW 03 masih lumpuh dengan ketinggian air mencapai 20–50 cm. “Kondisi masih cukup berat,” tambah Yohan Melani, relawan KOKAM.

Pemkab Brebes Bergerak Cepat: Alat Berat Dikerahkan, Tanggul Ditutup

BPBD bersama Pemkab Brebes melakukan penanganan darurat berupa pengerukan sedimentasi, perbaikan tanggul jebol, dan pemulihan alur Sungai Keruh. Dua unit alat berat diturunkan untuk menutup tanggul jebol serta mengembalikan aliran sungai ke jalur semula guna menghindari banjir susulan.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Tanggul jebol ditutup dan aliran sungai dialihkan kembali agar tidak masuk ke permukiman,” jelas Rismanto.

MDMC Brebes Kerahkan 65 Relawan dan Aktifkan POSKOR

Menghadapi kondisi darurat tersebut, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Brebes bergerak cepat dengan mengaktifkan Pos Koordinasi Relawan (POSKOR) di Muhammadiyah Children Center (MCC) PCM Bumiayu, Pagenjahan, Kalierang.

Ketua LRB MDMC Brebes, Afghani Abduh Ridha, menyampaikan bahwa sejak hari pertama pihaknya melakukan langkah strategis. Sebanyak 65 personel dari MDMC, AUM kesehatan, ortom, dan relawan Muhammadiyah diterjunkan untuk melakukan asesmen di 3 desa terdampak, evakuasi warga, pembersihan material banjir, penyemprotan jalan, distribusi logistik, pemulihan dini bersama BPBD, BNPB, Damkar, Banser, ormas, serta pemerintah desa.

Pada Kamis, 13 November, MDMC bersama RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Klinik Pratama Aisyiyah Bumiayu, dan Klinik PKU Penggarutan menggelar layanan kesehatan gratis di PRM Kalierang, Klinik Penggarutan, dan Desa Adisana. Layanan ini dimanfaatkan oleh 210 warga. MDMC juga menyalurkan 300 paket sembako, serta mengoperasikan layanan distribusi air bersih menyusul terhentinya suplai PDAM.

“Warga benar-benar sangat membutuhkan. Kita bergerak secepat mungkin,” ujar Ria Utami, relawan MDMC.

MDMC Brebes mengajak AUM, ortom, dan warga Muhammadiyah untuk mengonsolidasikan bantuan melalui POSKOR demi mempercepat proses pemulihan. Komitmen ta’awun dan koordinasi lintas unsur Muhammadiyah di Brebes Selatan menjadi bukti nyata hadirnya gerakan ini di tengah masyarakat pada masa tanggap darurat.

Jaringan Solidaritas Muhammadiyah Menguat

Respons cepat dan kolaboratif antara MDMC, relawan, RSU Siti Aminah, Klinik Aisyiyah, Klinik PKU Penggarutan, Lazismu, Pemkab Brebes, serta berbagai organisasi kemanusiaan menunjukkan kuatnya jaringan solidaritas Muhammadiyah di Brebes Selatan. Dengan semangat ta’awun dan fastabiqul khairat, Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi warga hingga proses pemulihan selesai. (Tarqum Aziz–JurnalisMu Brebes)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembukaan Musycab PCM dan PCA Grogol, Begini Tausiyah PWM Jateng

    Pembukaan Musycab PCM dan PCA Grogol, Begini Tausiyah PWM Jateng

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Kecamatan Grogol gelar pembukaan Musyawarah Cabang priode muktamar 48 pada Ahad (27/08/23) bertempat di LKSA Panti Asuhan Yatim Putera Muhammadiyah Grogol.  Acara ini dihadiri oleh PWM Jawa Tengah, PDM Sukoharjo  MUI Kecamatan Grogol, Pemerintah Kecamatan Grogol, serta Ortom Muhammadiyah se-kecamatan Grogol. Agus Komarudin, selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah […]

  • Pentingnya Ilmu Pengetahuan dalam Islam

    Pentingnya Ilmu Pengetahuan dalam Islam

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Satrio Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS Dalam islam ilmu pengetahuan sangat penting untuk kehidupan, terutama ilmu pengetahuan agama islam karena bagimana kita tahu tatacara ibadah seperti sholat, puasa, zakat, haji dan bermuamalah yang benar. Menuntut ilmu agama islam itu wajib bagi setiap muslim karena ilmu agama tidak hanya dibutuhkan di dunia […]

  • Kolaborasi PC IMM Jakarta Pusat dan LPSK RI: Merawat Politik Kemanusiaan untuk Perlindungan Korban dan Korban

    Kolaborasi PC IMM Jakarta Pusat dan LPSK RI: Merawat Politik Kemanusiaan untuk Perlindungan Korban dan Korban

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Pusat – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Jakarta Pusat bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) menggelar diskusi publik bertajuk “Politik Kemanusiaan 2025: Merawat Nalar Politik Kemanusiaan untuk Perlindungan Saksi dan Korban”, yang berlangsung di Kopi Nako Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (17/10), sebagai lokasi strategis […]

  • 5 SANTRI PONPES AL-MUJAHIDIN WAKILI KALTIM KE TINGKAT NASIONAL

    5 SANTRI PONPES AL-MUJAHIDIN WAKILI KALTIM KE TINGKAT NASIONAL

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 506
    • 0Komentar

      KABARMUH.COM-Balikpapan, Lima orang santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Mujahidin terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam Liga Santri Piala Kasad Tingkat Nasional di Bandung, yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 4-22 Oktober 2022 mendatang. Liga Santri Piala Kasad Tingkat Nasional ini merupakan program Mabes Angkatan Darat yang bekerja sama dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Tujuannya […]

  • Cerita Ketua PDM Kota Palembang, Membuka Pencasi Tapak Suci UIN Raden Fatah.

    Cerita Ketua PDM Kota Palembang, Membuka Pencasi Tapak Suci UIN Raden Fatah.

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PALEMBANG – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palembang, Prof. Dr. Muhammad Mawangir, M.Ag, menyampaikan pentingnya menjadikan sirah nabawi sebagai landasan dalam berdakwah. Pencasi merupakan langkah awal bagi para mahasiswa pesilat untuk menjadi anggota UKMK Tapak Suci. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Tapak Suci UIN Raden Fatah, berlangsung selama tiga […]

  • Kenalkan AUM sebagai Wadah Kader, UMPP Sambut Kunjungan SMK Muhammadiyah Kedungwuni

    Kenalkan AUM sebagai Wadah Kader, UMPP Sambut Kunjungan SMK Muhammadiyah Kedungwuni

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 36
    • 0Komentar

      KABARMUH.ID, Pekalongan – Sebanyak 150 siswa kelas X dari SMK Muhammadiyah Kedungwuni berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) pada Jumat (16/5/2025) dalam rangka pembelajaran langsung terkait Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan materi Kemuhammadiyahan, sekaligus memperkenalkan UMPP sebagai salah satu AUM unggulan di Jawa Tengah. Guru Kemuhammadiyahan SMK Muhammadiyah […]

expand_less