Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa FHIP UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

Mahasiswa FHIP UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

  • account_circle Fika
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Jody Julian Putra Caesar, meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam ajang Future Leader Summit 2026 yang diselenggarakan pada 7-9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok.

Penghargaan tingkat nasional tersebut diraih melalui gagasan advokasi lingkungan yang menyoroti polemik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo di Surakarta serta pentingnya perlindungan terhadap pekerja informal di sektor persampahan.

Dalam forum yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tersebut, Jody mengangkat isu pengakuan terhadap pemulung sebagai pahlawan lingkungan. Menurutnya, pemulung memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah, tetapi belum sepenuhnya memperoleh perlindungan dan pengakuan yang sepadan dengan kontribusinya.

Gagasan tersebut berangkat dari perhatian Jody terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat terdampak di kawasan Putri Cempo. Ketertarikannya pada isu tersebut bermula pada tahun 2024. Saat itu ia menjabat sebagai Ketua BEM Surakarta, diajak oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo untuk mengadvokasi persoalan pencemaran limbah. Isu tersebut turut menyoroti belum adanya kompensasi bagi masyarakat terdampak dari Pemerintah Kota Surakarta sejak 1986, sebagaimana disampaikan dalam bahan advokasi yang diangkatnya.

Jody menilai, pemulung perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah terpadu. Selama ini, mereka bekerja dengan risiko paparan kuman dan virus, tetapi belum mendapatkan jaminan perlindungan yang memadai.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pengingat bahwa suara akar rumput, seperti para pemulung di Putri Cempo, harus mendapatkan ruang terhormat dalam kebijakan transisi energi kita. Saya berharap advokasi ini bisa mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan lingkungan,” ujar Jody, Senin (12/10/2026).

Ia menegaskan, pengakuan terhadap profesi pemulung perlu diwujudkan melalui langkah konkret, seperti penyediaan jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan alat pelindung diri (APD). Upaya tersebut dinilai penting untuk melindungi pekerja informal sekaligus memperkuat peran mereka dalam pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Selain persoalan perlindungan pekerja, Jody juga menyoroti dampak lingkungan dan kesehatan yang dikaitkan dengan operasional PLTSa Putri Cempo. Berdasarkan informasi yang diangkat dalam advokasinya, kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan anak-anak, menjadi perhatian utama. Ia juga menyoroti laporan mengenai balita yang mengalami penurunan berat badan serta anak-anak yang terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah persoalan pengelolaan residu. Isu tersebut, menurutnya, perlu ditangani melalui evaluasi lingkungan dan perlindungan kesehatan masyarakat secara serius.

Selain advokasi persampahan, Jody membawa gagasan pengelolaan pangan berlebih (food surplus management) melalui gerakan Care Food Solo dalam esai yang mengantarkannya terpilih sebagai peserta Future Leader Summit 2026. Gagasan tersebut dinilai memiliki dampak nyata dan berpotensi direplikasi oleh mahasiswa dari lima regional di Indonesia.

“Melalui pendekatan food rescue, pangan berlebih yang masih layak konsumsi dapat diselamatkan dan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan. Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi pemborosan pangan, tetapi juga berpotensi menekan timbulan sampah organik yang menghasilkan gas metana di tempat pemrosesan akhir (TPA),” paparnya.

Jody menekankan bahwa upaya mengatasi persoalan sampah tidak harus selalu dimulai melalui kebijakan berskala besar. Masyarakat dapat mengambil langkah sederhana dengan membiasakan diri mengonsumsi makanan secara bijak dan menghindari pemborosan pangan.

Sebelumnya, Jody juga berkontribusi dalam forum internasional sebagai pembicara pada Organic and Climate Regional Asia Pacific Congress di Jakarta, 25 September 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan praktik baik pengelolaan pangan berlebih sebagai salah satu upaya konkret untuk mengurangi emisi karbon.

Rangkaian kontribusi tersebut menunjukkan konsistensi Jody dalam menghubungkan advokasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan solusi berbasis komunitas. Ia berupaya menempatkan persoalan lingkungan tidak semata-mata sebagai masalah teknis, tetapi juga sebagai persoalan keadilan sosial yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Penghargaan Most Inspiring Participant diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk memperluas kontribusi di tengah masyarakat. Bagi Jody, kepemimpinan mahasiswa tidak cukup diwujudkan melalui penyampaian kritik atau demonstrasi, tetapi perlu dilanjutkan dengan advokasi, pendampingan, dan upaya menghadirkan solusi bagi kelompok yang rentan dan termarginalkan.

Ia mendorong mahasiswa untuk lebih peka terhadap persoalan di sekitarnya serta berani mengangkat isu yang belum mendapatkan perhatian memadai. Melalui riset, pengorganisasian masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor, mahasiswa dapat berperan dalam mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Fika/Humas)

  • Penulis: Fika
  • Editor: Gandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Nalar, Merawat Nilai: Suara Baik di Tengah Riuh Demokrasi

    Menjaga Nalar, Merawat Nilai: Suara Baik di Tengah Riuh Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Sita, ST, Anggota Nasyiatul ‘Aisyiyah Kepulauan Sangihe Di ruang publik hari ini, sering kali yang terdengar bukanlah yang paling benar, tapi yang paling nyaring. Suara kebaikan, yang berangkat dari niat tulus dan akal sehat, sering kalah oleh suara yang bising, sensasional, bahkan penuh provokasi. Bukan karena kebaikan itu salah arah, tapi karena ia […]

  • “Jangan Salah Idolakan!”: Pesan Tegas Ustadz Masumi di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah

    “Jangan Salah Idolakan!”: Pesan Tegas Ustadz Masumi di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Samarinda – Pengajian Ahad malam di Masjid Ad-Da’wah Muhammadiyah Jl. Siradj Salman Samarinda, (19/10/2025), menghadirkan Ustadz Ir. Masumi, Bendahara PWM Kalimantan Timur, yang membawakan materi bertema “Idola Istimewa.” Kegiatan rutin Majelis Tabligh PWM Kaltim ini diikuti dari berbagai unsur jajaran pimpinan wilayah, upp, dan ortom Muhammadiyah, serta jamaah. Dalam ceramahnya, Ustadz Masumi menyoroti fenomena masyarakat […]

  • Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

    Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari Raih Dua Penghargaan Nasional IGPA di UGM

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, YOGYAKARTA — Kiprah sekolah Muhammadiyah dalam membangun pendidikan berkelanjutan berbasis pelestarian lingkungan kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pondok Pesantren dan SMP Muhammadiyah Abudzar Al Ghifari, Lampung Timur, sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Green Principal Award (IGPA) Batch 8 yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada (PSPD UGM), […]

  • Jelang Idul adha, Bank Jateng Syariah Serahkan Sapi Kurban ke UMS

    Jelang Idul adha, Bank Jateng Syariah Serahkan Sapi Kurban ke UMS

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Menjelang Iduladha 1446 H, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menerima amanah dari mitra strategis. Bank Jateng Syariah menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot hampir 1 ton sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud kemitraan berkelanjutan antara sektor keuangan dan dunia pendidikan. Rektor UMS, Prof Harun sambut hangat Dirut Bank Jateng Penyerahan dilakukan secara […]

  • PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026. Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari […]

  • Launching Program BEM Berdampak UMS: Sinergi Mitigasi Bencana dan Edukasi Stunting di Kelurahan Sewu

    Launching Program BEM Berdampak UMS: Sinergi Mitigasi Bencana dan Edukasi Stunting di Kelurahan Sewu

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) resmi meluncurkan program Mahasiswa Berdampak di Kelurahan Sewu, Jebres, Kota Surakarta. Linggar Ardi Prakoso, salah satu perwakilan mahasiswa BEM Berdampak UMS mengungkapkan program yang diberi nama “Transformasi Komunitas Tangguh melalui Edukasi Bencana dan Warisan Kuliner” ini menjadi bagian dari implementasi Program Mahasiswa Berdampak: […]

expand_less