BeritaKaltimPersyarikatan

Ratusan Warga Muhammadiyah Hadiri Pengajian Antar Cabang dan Ranting PDM Samarinda di PCM Samarinda Utara

Semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ideologi Persyarikatan mewarnai Pengajian Antar Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kota Samarinda yang digelar PDM Samarinda bersama PCM Samarinda Utara di Masjid Istiqamah Muhammadiyah, Ahad (5/7/2026).

Pengajian rutin antar cabang dan ranting menjadi salah satu media konsolidasi Muhammadiyah dalam membangun jamaah yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan. Hal itu tampak dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Istiqamah Muhammadiyah Samarinda Utara.

SAMARINDA – Suasana kebersamaan dan semangat dakwah mewarnai Pengajian Antar Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Kota Samarinda yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Samarinda bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Samarinda Utara pada Ahad, 20 Muharram 1448 H bertepatan dengan 5 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Istiqamah Muhammadiyah, Samarinda Utara, dan dihadiri unsur pimpinan Persyarikatan dari tingkat wilayah hingga ranting, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta jamaah Muhammadiyah dari berbagai penjuru Kota Samarinda.

Pengajian menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, Drs. KH. Muhammad Jafron, M.Si., sebagai pemateri utama dengan tema “Membentuk Pribadi Muhammadiyah Sejati” yang menekankan pentingnya pembinaan karakter warga Persyarikatan berdasarkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Materi tersebut mengajak warga Muhammadiyah untuk menguatkan akidah, ibadah, akhlak, semangat menuntut ilmu, kepedulian sosial, hingga komitmen amar makruf nahi munkar sebagai ciri pribadi Muhammadiyah.

Ketua PCM Samarinda Utara, Ustaz Taufik, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran PWM dan PWA Kalimantan Timur, PDM dan PDA Samarinda, seluruh PCM, PCA, PRM, dan PRA se-Kota Samarinda, Direktur Perguruan Istiqamah beserta seluruh kepala unit pendidikan, Anggota DPRD Kalimantan Timur H. Muhammad Darlis, serta seluruh jamaah, anggota, dan simpatisan Muhammadiyah.

“Atas nama PCM Samarinda Utara kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pimpinan Persyarikatan dan jamaah Muhammadiyah. Kami juga memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan ini masih terdapat kekurangan dan kekhilafan,” ujar Taufik.

Selanjutnya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Samarinda, Ustadz Damingun, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada PCM Samarinda Utara beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan Pengajian Antar Cabang dan Ranting dengan baik. Menurutnya, kegiatan rutin tersebut bukan sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi media pembinaan ideologi dan penguatan gerakan Muhammadiyah di Kota Samarinda.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PCM Samarinda Utara beserta seluruh panitia yang telah menjadi tuan rumah pengajian ini. Semoga semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga dan semakin memperkuat ukhuwah serta dakwah Muhammadiyah di Samarinda,” ujarnya.

Tidak sekadar menjadi majelis ilmu, Pengajian Antar Cabang dan Ranting di lingkungan PDM Samarinda menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat ideologi Muhammadiyah, dan menyatukan langkah dakwah di tengah tantangan zaman.

Pada kesempatan itu, Damingun juga mengingatkan seluruh pimpinan cabang (PCM) dan pimpinan ranting (PRM) Muhammadiyah se-Kota Samarinda agar segera melakukan transformasi menuju tata kelola organisasi berbasis digital. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari percepatan implementasi Program SatuMu yang sedang digerakkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai upaya modernisasi administrasi dan pelayanan organisasi.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan agar organisasi mampu bergerak lebih cepat, tertib, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Saya mengajak seluruh PCM dan PRM untuk segera bertransformasi menuju digitalisasi organisasi. Program SatuMu yang dicanangkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah harus kita sukseskan bersama sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan tata kelola Persyarikatan yang semakin modern, efektif, dan terintegrasi,” tegasnya.

Selain itu, Damingun memberikan perhatian khusus kepada seluruh sumber daya manusia di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), baik guru, dosen, tenaga kependidikan maupun karyawan. Ia berharap seluruh insan AUM tidak hanya berkhidmat di tempat kerjanya, tetapi juga aktif mengikuti kegiatan pembinaan Persyarikatan melalui pengajian yang diselenggarakan oleh PCM maupun PRM sesuai wilayah domisili masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan aktif keluarga besar AUM dalam kegiatan pengajian akan memperkuat pemahaman ideologi Muhammadiyah sekaligus mempererat hubungan antara amal usaha dan struktur Persyarikatan.

“Guru, dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh karyawan Amal Usaha Muhammadiyah hendaknya aktif mengikuti pengajian di cabang atau ranting sesuai domisilinya. Amal usaha dan Persyarikatan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling menguatkan dalam satu gerakan dakwah yang utuh,” pesannya.

Damingun optimistis, apabila penguatan ideologi melalui pengajian rutin dibarengi dengan transformasi digital organisasi dan keterlibatan aktif seluruh keluarga besar Amal Usaha Muhammadiyah, maka gerakan Muhammadiyah di Samarinda akan semakin kokoh, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada umat dan masyarakat.

Menurutnya, menjadi tuan rumah pengajian antar cabang merupakan amanah sekaligus kesempatan mempererat ukhuwah antarwarga Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan serupa terus menjadi ruang silaturahmi, pembinaan, dan konsolidasi gerakan dakwah Muhammadiyah di Kota Samarinda.

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Jafron mengingatkan bahwa kekuatan Muhammadiyah selama lebih dari satu abad bukan hanya terletak pada banyaknya amal usaha, tetapi terutama pada kualitas pribadi setiap warganya. Ia mengutip semangat Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah yang menegaskan bahwa tujuan pembinaan adalah melahirkan Muslim yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, serta bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa warga Muhammadiyah harus terus membangun akidah yang lurus, menjalankan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah, memiliki akhlak mulia, mencintai ilmu pengetahuan, aktif dalam amar makruf nahi munkar, bekerja keras, hidup sederhana, memperkuat ukhuwah, dan memiliki semangat berkemajuan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan kehidupan

KH. Muhammad Jafron juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan sosial tidak boleh menjauhkan warga Muhammadiyah dari nilai-nilai Islam. Sebaliknya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai media dakwah dan penyebaran nilai-nilai kebaikan sebagaimana semangat Islam Berkemajuan yang terus diusung Muhammadiyah.

Para peserta mengikuti pengajian dengan antusias hingga akhir acara. Selain mendapatkan penguatan keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pimpinan cabang, ranting, dan amal usaha Muhammadiyah di Kota Samarinda.

Keikutsertaan berbagai unsur Persyarikatan, mulai dari pimpinan wilayah, daerah, cabang, ranting, organisasi otonom, hingga pengelola Amal Usaha Muhammadiyah menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun gerakan yang solid. Hadir pula Anggota DPRD Kalimantan Timur H. Muhammad Darlis sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas dakwah dan pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Timur.

Melalui pengajian rutin antar cabang dan ranting, PDM Samarinda berharap semangat bermuhammadiyah tidak berhenti pada aktivitas organisasi semata, tetapi benar-benar tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pribadi-pribadi Muhammadiyah yang beriman, berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap sesama, Muhammadiyah diharapkan terus menjadi pelopor gerakan dakwah, tajdid, dan pemberdayaan masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Samarinda, Kalimantan Timur, dan Indonesia.(ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button