Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa HW UMS Bersama Warga Kedunglengkong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Pengelolaan Sampah

Mahasiswa HW UMS Bersama Warga Kedunglengkong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Pengelolaan Sampah

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, BOYOLALI – Mahasiswa HW Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Sistem Mitigasi Desa Kedunglengkong: Penguatan Tim Tanggap Bencana dan Standardisasi Pengelolaan Limbah Sampah” di Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana dan pengelolaan sampah di lingkungan desa.

Kegiatan tersebut melibatkan warga, Tim Tanggap Bencana Desa Kedunglengkong, serta pengelola sampah setempat. Dua materi utama disampaikan oleh pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali dan dosen Kesehatan Masyarakat UMS yang berpengalaman di bidang lingkungan.

Pada sesi pertama, pembahasan berfokus pada penguatan peran Tim Tanggap Bencana dan kesiapan desa dalam menghadapi potensi bencana. Pemateri menekankan pentingnya keberadaan tim siaga yang didukung pembagian tugas, standar operasional prosedur (SOP), informasi kebencanaan, serta peralatan yang memadai untuk penanganan di lapangan.

Diskusi juga membahas potensi kebakaran dan tanah longsor di Desa Kedunglengkong. Dalam sesi tanya jawab, masyarakat menyampaikan perlunya dukungan peralatan untuk menangani keadaan darurat, termasuk pohon tumbang yang dapat menghambat akses jalan. Selain itu, muncul usulan agar kebutuhan peralatan dan anggaran penanggulangan bencana dibahas lebih lanjut bersama pemerintah desa dan pemerintah kabupaten.

Berbagai masukan tersebut menjadi bahan untuk merangkum kebutuhan dan kendala dalam upaya kesiapsiagaan bencana. Pembahasan diarahkan pada pentingnya perencanaan kebutuhan yang jelas, pembagian tanggung jawab, serta koordinasi dengan pihak terkait agar usulan masyarakat dapat ditindaklanjuti.

Pada sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan materi standardisasi pengelolaan sampah rumah tangga. Pemateri dari UMS mengajak peserta membahas pentingnya memulai pengelolaan sampah dari rumah masing-masing. Materi mencakup pemilahan sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3), serta pemanfaatan sampah organik melalui pengolahan menjadi kompos atau eco-enzyme.

Pembahasan juga menyinggung program Boyolali Hompimpa sebagai salah satu contoh upaya pengelolaan sampah dari sumbernya. Melalui sesi ini, peserta diajak berdiskusi mengenai kebiasaan masyarakat dalam menangani sampah serta pentingnya keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah di lingkungan desa.

Rangkaian kegiatan dilengkapi dengan diskusi dan evaluasi bersama warga, Tim Tanggap Bencana, serta pengelola sampah. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan untuk merangkum kebutuhan masyarakat, baik dalam kesiapsiagaan bencana maupun pengelolaan sampah rumah tangga.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa HW UMS merencanakan audiensi awal dengan Pemerintah Desa Kedunglengkong dan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk membahas usulan kebutuhan anggaran. Audiensi tersebut diarahkan untuk menyampaikan hasil diskusi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan peralatan penanggulangan bencana dan dukungan untuk menunjang kesiapsiagaan desa. Langkah ini diharapkan menjadi awal komunikasi antara masyarakat, mahasiswa HW UMS, dan pemerintah mengenai berbagai kebutuhan yang telah dibahas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa HW UMS tidak hanya menyelenggarakan pengabdian sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga membuka ruang untuk mendengarkan masukan warga dan membahas langkah tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan Desa Kedunglengkong. Hasil diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya memperkuat mitigasi bencana dan pengelolaan sampah di tingkat desa.

Penulis : Rasya Raesita

Editor : Irsyad Hakim Affandi

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS dan PCIM Australia Sepakati Kerja Sama Penguatan Pendidikan, Riset, dan Dakwah Internasional

    UMS dan PCIM Australia Sepakati Kerja Sama Penguatan Pendidikan, Riset, dan Dakwah Internasional

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya sebagai kampus berdaya saing global dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia pada 21 November 2025 kemarin. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis UMS dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, layanan masyarakat, hingga kegiatan sosial berbasis dakwah Muhammadiyah. Penandatanganan ini […]

  • Mahasiswa Ilkom UMS Dorong Edukasi Udara Bersih dan Pencegahan TBC di Festival Srawung Sains Rusunawa Begalon

    Mahasiswa Ilkom UMS Dorong Edukasi Udara Bersih dan Pencegahan TBC di Festival Srawung Sains Rusunawa Begalon

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS yang tergabung dalam Tim Kampanye Hirup Bersih turut berpartisipasi dalam peresmian Festival Srawung Sains pada Minggu, 7 Desember 2025, di Rusunawa Begalon, Panularan. Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI), dan berkolaborasi dengan Kelurahan Panularan dan Puskesmas Penumping. Pada kesempatan ini, […]

  • PENDIDIKAN ADAB : SARANA GERAK DAKWAH MUHAMMADIYAH

    PENDIDIKAN ADAB : SARANA GERAK DAKWAH MUHAMMADIYAH

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 850
    • 0Komentar

    *Oleh : Andi Rezti Maharani Pendidikan adab masih menjadi persoalan utama di dunia pendidikan. Saat ini, adab hanya dipelajari sebagai formalitas. Nilai-nilai kejujuran, optimis, kerja keras bersifat material kurikulum pendidikan yang menghiasi nilai di rapor. Nyatanya, masih banyak yang belum mengamalkannya. Pendidikan yang harusnya dapat mencerdaskan kehidupan bangsa, bagaimana bisa membuat manusia menjadi hina? Ini […]

  • UMS Teken Kerja Sama Strategis dengan IPB, APINDO, dan BPJS

    UMS Teken Kerja Sama Strategis dengan IPB, APINDO, dan BPJS

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing global. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara UMS, Institut Pertanian Bogor (IPB), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), dan BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama tersebut dilaksanakan sebagai upaya menghadapi tantangan disrupsi industri dan krisis […]

  • PontrenMU Daarul ‘Ulum Majenang Melepas 90 Santri Tingkat Akhir di Acara Haflah Akhirussanah

    PontrenMU Daarul ‘Ulum Majenang Melepas 90 Santri Tingkat Akhir di Acara Haflah Akhirussanah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilacap – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMU) Daarul ‘Ulum Majenang sukses menyelenggarakan Haflah Akhirussanah dan pelepasan santri kelas IX MTs dan XII MA dengan penuh khidmat dan kemeriahan, Sabtu, 24 Mei 2025. Acara digelar di halaman pesantren dan diwarnai dengan beragam pentas seni sebagai bentuk apresiasi atas proses pendidikan para santri. Wakil Direktur Kemahadan, Kyai […]

  • Pemerintah Harus Hadir untuk Sritex: Affandi Affan Soroti Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan

    Pemerintah Harus Hadir untuk Sritex: Affandi Affan Soroti Pentingnya Perlindungan bagi Karyawan

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Affandi Affan, SH, MH, CTA, Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sekaligus advokat, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam menyelesaikan kasus kepailitan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Menurutnya, dalam situasi ini, negara harus hadir untuk melindungi hak-hak ribuan karyawan yang terdampak dan mencari solusi terbaik bagi keberlangsungan perusahaan. “Kasus kepailitan Sritex bukan […]

expand_less