Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa UMS Raih Medali Perunggu JDIE 2026 Lewat Inovasi PharmaSwift Berbasis IoT

Mahasiswa UMS Raih Medali Perunggu JDIE 2026 Lewat Inovasi PharmaSwift Berbasis IoT

  • account_circle Gissya Titania
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 melalui inovasi di bidang kefarmasian yaitu “PharmaSwift Reducing Waits, Delivering Care”. Inovasi ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu mempercepat proses penyiapan dan peracikan obat berdasarkan resep dokter.

PharmaSwift dikembangkan berangkat dari keresahan mahasiswa terhadap lamanya waktu tunggu pasien, terutama ketika obat harus disiapkan oleh apoteker. Dalam proses konvensional, apoteker masih perlu mengambil obat satu per satu sesuai resep dan dosis yang ditentukan.

Tim pengembang PharmaSwift

Ketua tim pengembang PharmaSwift, Satria Gemilang Kusuma Perdana dari Prodi Teknik Mesin, menjelaskan bahwa kondisi tersebut mendorong mereka untuk menciptakan alat yang mampu memproses resep menjadi susunan obat sesuai kebutuhan pasien.

“PharmaSwift ini berawal dari keresahan kami sebagai mahasiswa. Ketika melakukan pemeriksaan kesehatan, waktu tunggu atau peracikan obat memakan waktu cukup lama. Dari situ, kami berpikir bagaimana membuat sebuah alat yang bisa meracik berdasarkan resep menjadi satu bentuk obat yang sesuai dengan resep tersebut,” jelasnya, Selasa (13/10/2026).

Untuk mengembangkan PharmaSwift, Gemilang melakukan riset bersama dengan rekannya yaitu Maulia Hidayah dari Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK); Muhammad Akmal Indratma dari Program Studi Teknik Mesin, FT; Faiz Al Erza dari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran (FK); Bilqis Khans dari Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik; serta Dani Hendrawan dari Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi (FF). Inovasi PharmaSwift juga tidak luput dari dukungan dosen pembimbing Ir. Muhammad Al Fatih Hendrawan, S.T., M.T. Tim ini menggabungkan kompetensi lintas disiplin ilmu untuk mengembangkan inovasi PharmaSwift.

Dalam pengembangannya, PharmaSwift memanfaatkan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali sistem serta sejumlah sensor untuk mendukung proses kerja alat. Sensor tersebut meliputi sensor udara, sensor kelembapan, sensor untuk mendeteksi jumlah obat yang dikeluarkan, serta komponen yang mendukung proses sterilisasi obat.

PharmaSwift juga dirancang untuk terintegrasi dengan inovasi sebelumnya, yakni MedLink Smart. Kedua inovasi tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, mulai dari proses registrasi pasien hingga penyiapan obat berdasarkan resep.

Melalui integrasi tersebut, pasien terlebih dahulu melakukan registrasi dan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, dokter memasukkan informasi kondisi pasien beserta resep obat melalui situs web yang telah disediakan. Resep tersebut kemudian terhubung dengan sistem yang dapat diakses oleh apoteker untuk dilakukan pemeriksaan ulang.

Dengan adanya PharmaSwift, lanjutnya, bukan berarti menggantikan peran dari apoteker akan tetapi alat ini membantu pemrosesan obat dan apoteker tetap diperlukan untuk memastikan kesesuaian dosis berdasarkan usia dan kondisi pasien, termasuk mempertimbangkan kemungkinan alergi terhadap obat tertentu.

“Setelah resep dinyatakan sesuai, apoteker dapat mengirimkannya ke perangkat PharmaSwift untuk diproses secara otomatis,” kata Gemilang.

Selanjutnya, PharmaSwift bekerja dengan mendeteksi resep dan menyiapkan obat melalui mekanisme penyaluran ke dalam baki atau tray. Dengan sistem tersebut, apoteker dapat lebih berfokus pada proses verifikasi resep dan penanganan obat, sementara proses penyiapan obat dibantu oleh perangkat.

Dalam proses pengembangannya, tim membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk melakukan brainstorming, persiapan, hingga pembuatan inovasi. Meski demikian, waktu tersebut dinilai masih terbatas untuk menghasilkan pengembangan yang lebih optimal.

Menurut anggota tim, tambahan waktu pengembangan akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyempurnakan sistem dan meningkatkan kemampuan alat.

“Persiapan tiga bulan itu masih terlalu mepet untuk kami. Kalau bisa diberi waktu lebih lama lagi, mungkin kami akan mengembangkan PharmaSwift lebih lanjut,” ungkapnya. (Maysali/Humas)

Editor : Gissya Titania

  • Penulis: Gissya Titania

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Membanggakan! Humas UMKO Wakili Kampus PTMA Lampung di Program Nasional Bergengsi

    Prestasi Membanggakan! Humas UMKO Wakili Kampus PTMA Lampung di Program Nasional Bergengsi

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dan citra institusi di era digital melalui penguatan peran hubungan masyarakat (humas). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, humas perguruan tinggi dituntut tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola isu strategis, pembangun reputasi, serta penghubung efektif antara institusi dan […]

  • Festival Anak Sholeh (FANS) 7: SD Muhammadiyah Bandar Jaya Tumbuhkan Semangat Berprestasi Sejak Dini

    Festival Anak Sholeh (FANS) 7: SD Muhammadiyah Bandar Jaya Tumbuhkan Semangat Berprestasi Sejak Dini

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR JAYA — SD Muhammadiyah Bandar Jaya kembali menggelar Festival Anak Sholeh (FANS) ke-7 pada Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tahunan ini diikuti lebih dari 200 peserta yang berasal dari KOBER, PAUD, dan TK se-Kecamatan Terbanggi Besar. Festival yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wahana pengembangan bakat dan minat anak-anak usia dini. […]

  • Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    Hangatnya Kajian Ahad Pagi Masjid Istiqlal bumiayu: Dari Tadabbur Musibah hingga Sarapan Bersama Jamaah

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bumiayu-Brebes || Subuh baru saja usai, namun Masjid Istiqlal PRM Dukuturi Bumiayu, Brebes, sudah penuh sesak. Ratusan jamaah dari berbagai penjuru datang berbondong-bondong. Dua lantai masjid terisi penuh, bahkan halaman pun tak luput dari saf jamaah yang ingin mengikuti Kajian Rutin Ahad Pagi, Ahad (14/9/2025). Kajian Ahad pagi kali ini yang berlangsung sejak pukul […]

  • Lewat Metode Interaktif dan Kekinian, Mahasiswa UMS Tanamkan Pendidikan Karakter di SMPN 1 Surakarta

    Lewat Metode Interaktif dan Kekinian, Mahasiswa UMS Tanamkan Pendidikan Karakter di SMPN 1 Surakarta

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikut berpartisipasi aktif dalam penguatan karakter pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta. Selama sebulan penuh, tepatnya pada 13 Juli hingga 8 Agustus 2026, mahasiswa UMS secara rutin mengampu kegiatan pelatihan karakter dua kali seminggu, yaitu setiap […]

  • DPD IMM Jawa Tengah Jajaki Penguatan Riset ke Maarif Institute

    DPD IMM Jawa Tengah Jajaki Penguatan Riset ke Maarif Institute

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KABARMH.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Maarif Institute, Andar Nubowo, Ph.D., menerima kunjungan jajaran Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah di kantor Maarif Institute, Rabu (10/12). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi IMM Jawa Tengah untuk memperdalam orientasi riset serta membangun arah pengembangan IMM Research Center. Dalam diskusi tersebut, Andar menekankan pentingnya […]

  • PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    PRM Singasari Wakili Banyumas di Ajang CRM Unggulan Jawa Tengah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanglewas, Banyumas – Kabar membanggakan datang dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Singasari. PRM Singasari resmi lolos 9 Besar Final CRM Unggulan Jateng 2026 dan akan kembali bertanding mewakili Banyumas di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Blingbingrejo, Cabang Nalimsari, Jepara, pada 8-9 Agustus 2026. Ini adalah buah dari pembinaan 72 tahun sejak 18 November 1953. Kini PRM Singasari […]

expand_less