Satu Hari Penuh, ‘Aisyiyah Kaltim Matangkan Agenda Gerakan 2026
- account_circle Redaksi Kabarmuh
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Timur menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun 2026 sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penguatan arah gerakan perempuan berkemajuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Kantor PWA Kalimantan Timur, Balai Lansia Kaltim, Jalan Wiratama, Samarinda .
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua PWA Kalimantan Timur, Dra. Hj. Nurhayati Tappa, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerpim bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk memastikan program kerja organisasi tetap relevan, terukur, dan berdampak bagi umat dan masyarakat.
Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Timur Tahun 2026 berlangsung dinamis dengan agenda yang padat dan partisipasi aktif dari seluruh unsur organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Kantor PWA Kalimantan Timur, Balai Lansia Kaltim, Samarinda.
Sejak pagi hari, peserta Rakerpim yang terdiri dari pimpinan wilayah, majelis, lembaga, serta perwakilan organisasi otonom perempuan Muhammadiyah mengikuti rangkaian acara secara tertib. Agenda diawali dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an, serta sambutan pimpinan sebelum memasuki sesi utama berupa laporan dan evaluasi program.
Forum ini menjadi ruang strategis bagi ‘Aisyiyah Kalimantan Timur untuk menilai capaian program kerja tahun 2025 sekaligus menyusun rencana program tahun 2026. Setiap majelis dan lembaga diberi kesempatan menyampaikan laporan kegiatan serta memaparkan program yang akan dilaksanakan ke depan.
Rakerpim dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur, KH Siswanto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya seluruh pimpinan ‘Aisyiyah kembali menelaah dan menjadikan pedoman ideologis organisasi sebagai rujukan utama gerakan.
“AD/ART, Kaidah Organisasi, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, serta Kepribadian Muhammadiyah harus terus ditelaah dan dihidupkan dalam program,” kata KH Siswanto.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh banyaknya program, tetapi oleh kualitas dan kesungguhan dalam pelaksanaannya. Ia mendorong agar program yang disusun bersifat sederhana, realistis, dan dapat direalisasikan secara maksimal.
Selain itu, KH Siswanto juga mengingatkan pentingnya sinergi antar majelis dan lembaga. “Upayakan kolaborasi dalam pelaksanaan program yang memungkinkan, agar dampaknya lebih luas dan terasa,” tambahnya.
Ketua PWA Kalimantan Timur, Dra. Hj. Nurhayati Tappa, dalam arahannya menekankan pentingnya evaluasi sebagai sarana perbaikan berkelanjutan. Ia mengajak seluruh pimpinan untuk jujur dalam menilai kekuatan dan kelemahan program yang telah dijalankan.
“Kita ingin program ke depan lebih terarah, berdampak, dan menjawab kebutuhan umat,” ujarnya.
Sesi demi sesi berlangsung dengan diskusi yang konstruktif. Peserta Rakerpim tidak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga memberikan masukan dan tanggapan terhadap program lintas majelis dan lembaga. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kolektivitas dalam menggerakkan organisasi.
Sekretaris PWA Kalimantan Timur, Dra. Hj. Ratnawati, M.Psi, menilai Rakerpimwil kali ini meninggalkan kesan mendalam. Menurutnya, suasana forum sangat kondusif dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat.
“Kegiatan Rakerpimwil ini berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan komitmen kuat dalam merumuskan program strategis organisasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, forum tersebut menjadi penguat sinergi dan soliditas pimpinan dalam menggerakkan ‘Aisyiyah yang lebih progresif dan berdampak bagi masyarakat.
Rakerpim ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk mengimplementasikan seluruh hasil keputusan secara nyata. Harapannya, program-program yang dirumuskan tidak hanya berhenti pada tataran perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat Kalimantan Timur.(ay.1)
- Penulis: Redaksi Kabarmuh
Saat ini belum ada komentar