Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Teknik Kimia UMS Jadi Delegasi di Forum Internasional, Serap Ilmu Peremajaan Kelapa Sawit

Mahasiswa Teknik Kimia UMS Jadi Delegasi di Forum Internasional, Serap Ilmu Peremajaan Kelapa Sawit

  • account_circle Zulfan Falakhi
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Johor Bahru – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi delegasi di forum internasional untuk menyerap ilmu dan menularkannya saat kembali ke kampus dan masyarakat. Forum tersebut adalah forum International Smallholders Workshop (ISW) 2025 yang diselenggarakan oleh Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) di Johor Bahru, Malaysia, 2 – 3 Mei 2025.

Delegasi peserta forum ISW 2025 saat turun lapangan melihat pengelolaan perkebunan kelapa sawit

Mahasiswa yang berkesempatan menjadi delegasi tersebut adalah Ema Lisa Febri Yani, mahasiswa dari prodi Teknik Kimia UMS. Pada forum tersebut, Ema mendapatkan banyak wawasan baru terkait dengan praktik replanting atau peremajaan kelapa sawit.

Ema yang merupakan anggota dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) mengaku sangat senang dan tertarik untuk mengikuti forum diskusi tersebut. Dia bercerita bahwa orang tuanya adalah petani kelapa sawit. Dari ia lahir hingga berkuliah, dia dihidupi dengan uang hasil berkebun kelapa sawit. Ibunya juga pernah menjadi anggota APKASINDO yang mendorongnya untuk ikut terjun ke asosiasi tersebut.

“Makanya aku bener-bener tertarik ikut andil kegiatan itu, apalagi isu sekarang itu banyak pemuda ngga mau terjun di perkebunan jadi petani. Mereka itu gengsi jadi petani karena menganggap praktik-praktik tani sudah kuno gitu,” ungkap Ema, Rabu (14/5).

Pada hari pertama, dia mengikuti workshop atau seminar dengan pemateri utama dari Indonesia dan Malaysia yang merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Pemateri dari Indonesia yang diwakili oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang membahas terkait tantangan menerapkan replanting atau peremajaan kelapa sawit di Indonesia. Hal serupa juga dilakukan oleh Malaysia Palm Oil Board (MOPB) dengan bahasan isu yang sama namun penerapan di negara Malaysia.

Pada hari kedua kegiatan dilakukan dengan demonstrasi di lapangan. Para delegasi melihat langsung penerapan Good Agriculture Practice (GAP) yaitu penerapan praktik yang benar di perkebunan. Akhirnya setiap delegasi dari 8 negara tersebut bisa belajar praktik agrikultur yang benar.

Untuk demonstrasi lapangan, anak petani sawit penerima beasiswa dari BPDP tersebut mendatangi Johor Plantation Group. Dia melihat penerapan teknologi sudah diterapkan di perusahaan tersebut sehingga petani tidak kesulitan dalam memanen, memupuk, dan berdampak pada peningkatan produktivitas hasil perkebunan. Tidak hanya itu, mapping atau pemetaan yang mereka lakukan juga telah menggunakan drone. Untuk pembibitan, mereka sudah menggunakan integrasi sprayer (penyemprotan).

“Sudah pakai teknologi canggih semua,” kata Ema.

Mahasiswi asal Riau tersebut menilai pengelolaan kelapa sawit di Indonesia juga telah maju. Namun untuk petani kelapa sawit, penggunaan teknologi masih belum bisa diterapkan karena keterbatasan biaya, seperti penggunaan traktor.

“Sehingga kita sebagai anak muda, karena aku udah belajar dari sana, ngajak temen-temen nih terkait inovasi bagaimana caranya kita bisa buat teknologi yang ramah atau bisa digunakan oleh petani kecil,” harapnya.

Di samping itu, Indonesia memiliki persoalan pembukaan lahan sawit yang menuai kritik dari publik.

Di forum tersebut, dia bertukar cerita dengan salah satu delegasi asal Papua Nugini. Di Papua Nugini, mereka memiliki kendala karena mereka harus berselisih dengan adat untuk legalitasnya. Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok juga memberikan dampak kepada sawit mereka karena hasil kebun kelapa sawit sebagian besar diekspor. Sedangkan di Indonesia, kelapa sawit sebagian besar menjadi komoditi pasar dalam negeri. Teman Ema tersebut berharap banyak belajar dari Indonesia dan Malaysia agar perkebunan kelapa sawit di negaranya bisa lebih maju lagi.

Usai mengikuti forum internasional terkait dengan kelapa sawit, Ema menaruh harapan besar agar generasi muda dapat terus mencetuskan inovasi yang ramah kepada petani kecil dan bisa ditularkan kepada masyarakat.

“Harapanku buat para pemuda itu jangan gengsi untuk terjun di perkebunan. Kemudian ilmu yang kita dapatkan di bangku perkuliahan, ketika kita pulang bisa kita praktikkan kepada masyarakat sekitar kita,” harapnya.

Dia juga mendorong generasi muda untuk tetap menyebarkan ilmu mereka meskipun ada kemungkinan masyarakat tidak langsung menerapkannya. Akan tetapi, harapannya melalui berbagi ilmu tersebut akan dapat mengubah pola pikir masyarakat. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Zulfan Falakhi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Sudarman Pimpin Langsung Gamelan di Milad ke-113 Tegaskan Wajah Muhammadiyah yang Berbudaya dan Bersahaja

    Prof. Sudarman Pimpin Langsung Gamelan di Milad ke-113 Tegaskan Wajah Muhammadiyah yang Berbudaya dan Bersahaja

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, METRO – Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 tingkat wilayah Lampung yang digelar di Universitas Muhammadiyah (UM) Metro, pada 30 November 2025, menyuguhkan pemandangan yang tak biasa. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., tidak hanya tampil memberikan pidato organisasi, tetapi juga turun langsung memimpin korps karawitan dan menabuh gamelan di hadapan […]

  • MDMC Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, Relawan Muhammadiyah Kaltim Dikirim ke Aceh

    MDMC Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, Relawan Muhammadiyah Kaltim Dikirim ke Aceh

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 85
    • 0Komentar

      Samarinda – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kesiapsiagaan dan respons kebencanaan nasional melalui pengiriman relawan ke Aceh. Pelepasan relawan tersebut dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kaltim, Jalan KH. Siradj Salman, Samarinda, Sabtu (31/1/2026). Relawan dilepas langsung oleh Ketua PWM Kaltim, […]

  • Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    Menjaga Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan di Tengah Tantangan Keberagaman

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Kebebasan beragama atau berkeyakinan masih menjadi tantangan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari penolakan rumah ibadah hingga pelarangan kegiatan keagamaan, kasus-kasus ini menunjukkan bahwa hidup dalam keberagaman tidak selalu berjalan mudah. Hal ini dibahas dalam sesi kedua Akademi Eco Bhinneka Muhammadiyah yang menghadirkan Ihsan Ali-Fauzi. Ia dikenal sebagai peneliti dan pemerhati […]

  • Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar agenda Pembekalan Purnastudi Angkatan 2021 pada Jumat (25/4) di Gedung Kampus 2 UMS. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya fase pengabdian para wisudawan pondok di medan dakwah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) […]

  • LPP PWM Jateng Apresiasi Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Patean Kendal Wujudkan Pesantren Tafaqquh fii Ad-Din (Muadalah Muallimin)

    LPP PWM Jateng Apresiasi Pesantren Muhammadiyah Darul Arqom Patean Kendal Wujudkan Pesantren Tafaqquh fii Ad-Din (Muadalah Muallimin)

    • calendar_month Minggu, 24 Sep 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 779
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kendal – Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Jawa Tengah lakukan sosialisasi program pesantren ke Pondok Pesantren Daarul Arqom Muhammadiyah Patean, Kendal, Sabtu, (23/9/2023). Rombongan LPP PWM Jawa Tengah yang dihadiri ketuanya KH. M. Irzal Fadholi dan sekretaris ustadz M. Ashimul Irfi disambut mudir PPM Darul Arqom KH. Taufiq Hartono, PDM Kendal […]

  • SAMBUT ISRA’ MI’RAJ, MAJELIS KESEHATAN PC ‘AISYIYAH COLOMADU GELAR KEGIATAN DONOR DARAH BERSAMA UTDRS RSUD DR MOEWARDI

    SAMBUT ISRA’ MI’RAJ, MAJELIS KESEHATAN PC ‘AISYIYAH COLOMADU GELAR KEGIATAN DONOR DARAH BERSAMA UTDRS RSUD DR MOEWARDI

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 314
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Karanganyar – Dalam rangka menyambut Isra’ Mi’raj yang jatuh pada 8 Februari 2024 M/27 Rajab 1445 H, Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Colomadu mengadakan kegiatan Donor Darah bekerja sama dengan UTDRS RSUD Dr Moewardi. Kegiatan ini diselenggarakan di balai desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar (27/1). Sasaran kegiatan donor darah adalah warga Muhammadiyah ‘Aisyiyah Colomadu, dan masyarakat […]

expand_less