Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Menilik Religiusitas Organisasi Mahasiswa Islam

Menilik Religiusitas Organisasi Mahasiswa Islam

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, – Organisasi mahasiswa seperti pisau bermata ganda, bisa membuat grow up iman, tapi juga bisa dengan atau tanpa sadar membuat down grade iman. Beberapa mahasiswa yang mungkin idealis saat menjadi maba pada kenyataannya jika pondasi tak kuat, akan terbawa arus dengan sendirinya. Bertemu segala bentuk manusia, campur baur terus menerus, berbagai perkaderan yang diikuti baik formal maupun non formal perlahan merubah pola pikir, ada sebagian ke arah yang baik, namun tak sedikit ke arah yang buruk.

Segala yang baik pasti bisa dirasakan, namun tetaplah yang buruk akan terus menjadi sorotan. Begitulah kenyataan, cara manusia biasa memandang.

Organisasi mahasiswa adalah ruang bagi mahasiswa berekspresi dari berbagai latar belakang yang berbeda. Namun tak jarang ada sebagian budaya buruk menjamur di ruang yang seharusnya bersih. Dan pada akhirnya budaya atau kebiasaan buruk itu menyebabkan downgrade iman.

Contohnya budaya menunda sholat ketika rapat, ini contoh yang sering ditemui. Pertanyaannya, manakah yang lebih penting, panggilan dari Tuhanmu atau rapatmu yang full duniawi itu? Oke iya, tidak full duniawi, tapi memikirkan kemaslahatan umat, tapi sadarlah Tuhan saja kau sepelekan. Lebih lucu lagi ketika organisasi mahasiswa yang berlandaskan Islam tapi masih menyepelekan hal seperti ini. Tak jarang ditemui dari tingkat bawah sampai atas melanggengkan budaya seburuk ini.

Ada pula budaya buruk yang lain. Organisasi mahasiswa adalah ruang paling rentan terjadinya ikhtilat. Campur baur ikhwan dan akhwat tanpa kepentingan syar’i. Entah sudah budayanya dari dulu seperti itu atau memang zamannya mudah sekali menormalisasi hal-hal demikian. Kebiasaan ini outputnya tak jarang adalah cinlok di organisasi. Dan output paling sial bagi organisasinya adalah ketidakprofesionalan saat menjalankan amanah. Ini sering ditemukan diberbagai organisasi, dan sungguh akan lebih ironi jika terjadi di organisasi mahasiswa Islam.

Sebagian menganggap hal seperti ikhtilat adalah bentuk perkaderan non-formal yang paling efektif dilakukan untuk mempertahankan ghiroh berorganisasi para kader-kadernya. Padahal ada banyak teknik menaikkan ghiroh dan semangat kader tanpa harus melanggar syari’at Islam. Misal pimpinan akhwat berbaur mengkader secara non-formal kepada kader-kader yang juga akhwat, dan sebaliknya. Sehingga tidak menimbulkan fitnah dan bentuk upaya dari menjalankan misi sebagai hamba yang taat juga bentuk implementasi dari visi religiusitas yang dibawa.

Dengan beberapa contoh ini, dapat dilihat bahwa tak jarang religiusitas yang diangkat dalam visi organisasi mahasiswa berlandaskan Islam tak sejalan pada implementasinya.

Solusi paling relevan dari fenomena ini adalah, sejatinya para kader yang tergabung dalam organisasi tersebut menguatkan pondasi keimanan terlebih dahulu sebelum terjun lebih jauh ke dalam organisasi yang diikuti, agar ketika nanti didepan sana ada arus tak terduga kamu tak terseret jauh.

Dan bagi yang sudah jauh di dalam sana, mulailah untuk merenungi visi atau arah gerakan organisasi yang diikuti, kembali pada tujuan awal, bukan malah terlena oleh budaya-budaya buruk yang semakin dilanggengkan semakin lama membuat downgrade iman. Jika kamu sebagai kader menyadari hal tersebut, tetaplah sadar dan bangunkan mereka yang tak sadar. Jangan malah ikut tertidur pulas sambil puk puk kemunduran.

Kontributor: Rahma Aprilia Sari

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah: Demonstrasi Adalah Hak, Tapi Harus Bertanggung Jawab

    Muhammadiyah: Demonstrasi Adalah Hak, Tapi Harus Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) mengeluarkan himbauan moral kepada masyarakat menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 21 April mendatang. Himbauan ini menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan keadaban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Ketua PWM Kaltim, KH. Siswanto, menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin, namun harus […]

  • Bagikan 208 Paket Sembako, Lazismu Kanla Sebulu Bersama Pemuda Muhammadiyah Berbagi Kebahagian Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    Bagikan 208 Paket Sembako, Lazismu Kanla Sebulu Bersama Pemuda Muhammadiyah Berbagi Kebahagian Menjelang Bulan Suci Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 834
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, Sebulu – Menjelang bulan suci ramadan 1422 H, Lazismu Kantor Layanan Sebulu bersama dengan Pemuda Muhammadiyah melakukan pembagian ratusan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan juga untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Pembagian Sembako sebanyak 208 paket […]

  • UMS Gelar ICAC 2025, Gaungkan Internasionalisasi lewat Ajang Budaya dan Akademik

    UMS Gelar ICAC 2025, Gaungkan Internasionalisasi lewat Ajang Budaya dan Akademik

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring global dengan menggelar “4th International Culture and Academic Competition (ICAC) 2025” di Auditorium Moh. Djazman, Kampus 1 UMS, Rabu (18/6). Acara yang diselenggarakan oleh Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) UMS ini merupakan ajang pertukaran budaya dan akademik bagi mahasiswa UMS, baik […]

  • Billybets Casino – Games Offered in New Zealand

    Billybets Casino – Games Offered in New Zealand

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Players from New Zealand searching for an online casino will have much to appreciate at Billybets. The platform’s game library is designed for local players, blending well-known international games with relatable themes. You can enjoy everything from the excitement of live dealer games to the newest video slots and classic table games. Billybets collaborates with […]

  • Perkuat Sinergi dan Mutu Akademik, Pimpinan FEB UMS Hadiri Pertemuan AFEB PTMA 2026

    Perkuat Sinergi dan Mutu Akademik, Pimpinan FEB UMS Hadiri Pertemuan AFEB PTMA 2026

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Jajaran pimpinan fakultas dan ketua program studi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadiri rangkaian agenda Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (AFEB PTMA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), 4-5 Agustus 2026. Keikutsertaan tersebut diikuti seluruh struktural program studi di […]

  • Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

    Bank Indonesia Dorong Bank Pemerintah Siapkan Pembiayaan Untuk Pelaku Usaha dan UMKM Muhammadiyah Lampung

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bandar Lampung – Acara Business Matching Pembiayaan Pelaku Usaha dan UMKM Provinsi Lampung Tahun 2025 resmi diselenggarakan di Hotel Santika Bandar Lampung pada 30 September 2025. Acara ini menjadi momentum penting karena mempertemukan langsung pelaku usaha, petani, peternak, UMKM, hingga pekerja migran dengan sejumlah bank milik negara yang siap menyalurkan pembiayaan. Kehadiran Bank Rakyat […]

expand_less